Industri Rekaman Sumatra Barat dan Upaya Menjaga Mutu Pop Minang

 

MUNGKIN tidak terlalu menepuk dada kalau dikatakan bahwa industri rekaman
Sumatra Barat merupakan industri rekaman daerah yang terbesar di luar Jawa,
paling tidak di bagian barat Indonesia. Hal ini diakui juga oleh seorang
peneliti asing, Bart Barendregt, yang menulis artikel menarik "The sound of
'longing for home': Redefining a sense of community through Minang popular
music" (BKI 158-3, 2002:411-450).

 

Agusli Taher, pemilik Pitunang Record, dalam sebuah makalahnya (2008)
mencatat hampir 70-an perusahaan rekaman eksis di Sumatra Barat. Tentu saja
termasuk di dalamnya para pemain lama yang tetap bertahan sampai sekarang
seperti Tanama Record dan Sinar Padang Record dan para pesaing baru semisal
Talao Record dan Minang Record.

 

Terusannya : http://niadilova.blogdetik.com/?p=655#more-655

 

Khazanah Pantun Minangkabau # 15 - MEMIKAT 'BALAM' PAMENAN MATA

 

Tour literer menelusuri taman luas pantun Minangkabau klasik kita teruskan
dalam rubrik 'Khazanah Pantun Minang' nomor 15 ini. Pantun-pantun yang
sudah, sedang, dan akan disajikan dalam rubrik ini diambil terutama dari
naskah-naskah atas nama Ch.A. van Ophuijsen dan Ph.S. van Ronkel yang
tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden. Kedua orang itu pernah tinggal
di Minangkabau pada abad ke-19 sampai awal abad ke-20. Tapi tampaknya dalam
mengumpulkan pantun-patun yang jumlahnya ratusan bait itu, Van Ophuisjen dan
Van Ronkel telah dibantu oleh banyak orang Minangkabau. Tercatat nama-nama,
misalnya, Kamaruddin galar Chatib Sampono, Si Sati galar Maharadja Soetan
(guru di Palembayan), dan Syari Syamsul Alam. Selamat menikmati nomor ini.

 

117.

Sarai sarumpun tapi tabiang,

Tumbuah di salek urek kayu,

Bungo rayo kaik-bakaik,

Sajak bacarai jo nan Kuniang,

Sapantun budak carai susu,

Sarikayo dimakan paik.

 

Lanjutannya : http://niadilova.blogdetik.com/?p=653#more-653

 

Minang Saisuak #37 - NAWAWI GELAR SOETAN MA'MOER

 

JIKA kita menelusuri sejarah pendidikan ala Eropa di Minangkabau, tentu kita
akan tersua dengan nama Nawawi Soetan Ma'moer. Beliau adalah guru pribumi
yang paling menonjol di Kweekschool (Sekolah Radja) Fort de Kock. Beliau
sering pula dipanggil Engkoe Nawawi.

 

Guru atau Angkoe Nawawi gelar Soetan Ma'moer dilahirkan di Padang Panjang
tahun 1859 dari pasangan Malim Maradjo, seorang menteri cacar, asal Koto
Gadang dengan istrinya yang berasal dari Tiku. Awalnya ia masuk sekolah
rendah (2 tahun) di bawah asuhan keras ayah tirinya, Soetan Radjo Ameh.
Tahun 1873 ia tamat dari sekolah rendah dan langsung melanjutkan studinya ke
Sekolah Raja (Kweekschool) di Bukittinggi tahun 1873. Waktu itu Pemerintah
berencana untuk mengirim Nawawi melanjutkan studinya ke Belanda, tapi entah
kenapa tiba-tiba rencana itu tidak jadi (lihat: Java Bode, 20 November
1928). Tahun 1877 Nawawi lulus dan berhasil menggondol ijazah guru. Kemudian
beliau diangkat menjadi guru sekolah rendah dengan gaji 20 gulden (f 20)
sebulan. Pada tahun 1879 beliau diangkat menjadi guru bahasa Melayu di
almamaternya dengan gaji f 75 sebulan.

 

Selanjutnya http://niadilova.blogdetik.com/?p=648#more-648

 

Wassalam

Nofend/34+/M-CKRG

 

=> MARI KITA RAMaIKAN PALANTA SESUAI DENGAN VISI-NYA!!

Forum komunikasi, diskusi dan silaturahmi menggunakan email ini sangat
dianjurkan selalu dalam koridor topik: yang berhubungan dengan Ranah Minang,
Urang Awak di ranah dan rantau, Adat dan Budaya Minangkabau serta Provinsi
Sumatera Barat.

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke