Sanak Hilman, mungkin memang para sejarawan dan para saksi hidup saja yg masih 
berminat pd PRRI ini. Bagi saya sendiri, temuan saya ttg PRRI ini dari 
dokumen-dokumen Kodam III/17 Agustus sudah saya tuliskan dlm disertasi saya di 
UGM (1996). Tambahan bahan yg ada akhir-akhir ini dapat memperkaya, tetapi 
tidak mengubah temuan tersebut.
Dua tahun terakhir perhatian saya tercurah pd ABS SBK. Setelah ini, bersama 
teman-teman, saya mencoba ikut 'nimbrung'  pada kajian dan rekomendasi 
kebijakan utk masa depan Bangsa dan Negara kita tercinta ini.  
Wassalam,


-------Original Email-------
Subject :Re: [R@ntau-Net] Pe-er baru ttg PRRI: siapa yang 
tahubagaimanapersisnya kematian Kolonel Dahlan Djambek ?
>From  :mailto:[email protected]
Date  :Wed Feb 16 05:40:46 Asia/Bangkok 2011



Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke