Jantungku Oleh K Suheimi Kuliah subuh saya di Masjid AnNur Jum'at hari ini 15 okt 2010
Asslamaua’alaikum Wr. Wb Alhamdulillah terima kasih ya Allah, telah Engkau hantar kami ke mesjid ini. Disini kami akan membahas ayat-ayat tanda kebesaranmu sehingga terkuaklah tabir jelaslah kerjaan langit dan jelaslah kerajaan bumi, dan jelaslah kemana kaki ini hendak dilangkahkan. Shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Allahumma sholi’ala Muhammad wa ala alihi wasahbihi ajma’in . Kita mempunyai anggota tubuh dan anggota yang terpenting itu bernama jantung. Dan kita selalu mengatakan jantungku ini didalam dadaku kemana ku pergi ku bawa. Dia menolongku, sewaktu aku tidur pun dia sselalu bekerja , tanpa istirahat, maka jantungku ini kah?, tiba-tiba kita bertanya apakah memang itu jantungku, kalau itu memang jantung kita, jantung yang kemana pergi kita bawa, tidak pernah kita tinggalkan. Kalau itu memang kita yang punya tentu dia akan patuh pada kehendak kita. Tetapi kenyataan kita lihat, jantung itu tidak penah patuh kepada kita, disaat jantung itu berdebar sangat kencang, maka pusing kita dibuatnya. Kita coba menenangkannya, maka semakin disuruh untuk tenang dia biasanya akan semakin kencang. Kalau memang jantung itu kita yang punya tentu kita bisa dan mampu mengendalikannya. Lalu kita bertanya, kalau kita tidak mampu mengendalikannya, walaupun hanya menambah satu denyut jantung saja yang kita ingini, kita tak mampu “betulkah jantung ini milikku?” bolehkah kita mengatakan ini jantungku. Kalau jantung itu tidak menuruti kehendak kita sedikitpun dan tidak mematuhi kehendak kita sedikitpun. Lalu siapakah yang mempunyai jantung kita itu? Tentu kita mengatakan ini adalah jantung yang dititipkan kepadaku, yang harus kita pelihara. Dipesankan kepada Yang menitipkan jantung ini, tolong dijaga sebagai amanah. Disini kita lihat, kalau saja jantung yang berada didalam tubuh kita sendiri tidak mampu kita mempunyainya dan mengendalikannya apalagi apa-apa yang ada diluar tubuh kita. Tidak bisa seharusnya kita tidak bisa pula mengatakan, itu mobilku, itu rumahku, itu gunungku. Tetapi semua yang terkait dengan kita adalah aamanah yang dipercayakan Allah pada kita. Perlu kita ketahui kalau kita merasa semua barang2 yang kita punya saat ini adalah milik kita bukan titipan. Maka disaat barang2 itu rusak atau diambil oleh yang punya maka hati kita akan rusak dan akan merasakan kepedihan yang sangat mendalam dan kesedihan yang berlebihan. Tetapi ketika kita mengatakan itu barang titipan yang diamanahkanNya untuk dipelihara dan dijaga sebaik-baiknya . Bila terjadi juga kerusakan maka hati kita tidak akan rusak. Memang begitulah adanya kita diberikan jangka waktu untuk pinjaman itu telah ditentukan massa dan ajal kesudahanya. Coba kita merenung pagi ini, kalau lah jantung kita yang ada didalam tubuh kita saja tidak mampu kita mengatakan bahwa jantung ini adalah milik kita. Mengapa kita berkoar-koar mengatkan ini rumahku ini bajuku, semua itu kalau kita kembali ke agama kita maka ini semua adalah barang titipan Allah kepada kita. Jantung yang bekerja siang dan malam dan tidak ada detik2 tanpa kerja. Disaat kita berkerja dia bekerja, disaat kita bekerja lebih keras dia juga bekerja lebih keras, disaat kita istirahat dia tetap bekerja. Lalu kita melihat bagaimana efisien dan efektifnya sebuah denyut jantung. Sesungguhnya jantung yang normal sistim bekerja nya sangat bagus yang juga menggunakan waktu istirahat yang juga banyak dibanding waktu kerjanya. Yang penting adalah waktu istirahatnya (diasstole) itu rendah . Kalau rendah maka bagus, tapi kalau tinggi itu tidak baik. Disaat diastole rendah waktu istirahatnya maka jantung betul2 dapat oksigen yang sempurna. Nah, kalau diasstolenya tinggi maka darah tidak akan mampu masuk kepembuluh darah coroner karena menyempit maka jantung itu akan kekurangan makanan dan O2 yang akan membuat jantung sakit. Jadi kita lihat jantung itu bekerja lalu istirahat kembali, nah bagaimanalah kalau disaat istirahat saja dia tegang dan tekanannya tinggi maka ini lah yang menyebabkan jantung ini sakit dan rusak. Yang seharusnya dia betul2 rileks tetapi dia tidak rileks. Ditambah lagi kalau dia memakan makanan yang beracun yang membebani jantung itu sendiri. Contoh yang mudah adalah kalau kita memikul barang yang ringan , contohnya ssegelass air, maka semua orang akan bisa untuk memikulnya. Tetapi kalau kita memikul air segelas itu selama sebulan atau setahun maka tidak ada seorangpun yang akan sanggup memikulnya. Maka jantung manusia itu bisa memikul beban yang berat tetapi sesudah itu beri kesempatan untuk melepaskan beban itu. Kita kadang2 tidak mampu dan kadang tidak mau untuk melepaskan beban kita. Disaat kita disakiti dan dibenci, disaat itu ada beban dibadan kita maka disaat itu ada dendam dihati kita. Orang -orang yang bijak, dendam itu kan beban dan bermacam orang berbeda-beda bebannya, dan orang bijak pandai melepaskan beban itu. Pada saat kita tidak dapat melepaskan beban itu maka bertambah sakit lah badan kita. Pada waktu itu syaraf simpatik ditubuh kita yang menyebabkan pembuluh darah kita menciut jantung berdebar cepat. Dan ini terjadi bukan sesaat saja, tetapi dihari lain juga akan terjadi, maka jantung kita tidak akan mampu memikulnya. Disaat itulah orang jatuh kepada sakit. Bapak2-ibu2 sekalian makanya Rasul, dan agama kita membimbing kita untuk sesegeranya melepaskan beban itu. Kebanyakan beban kita sebagai manusia disaat kita berhubungan dengan manusia lain. Lalu bagaimana melepaskannya? Maka Rasul berkata dihapus dendam itu dihapus marah itu. Dihapus dengan maaf. Hapus bahasa arabnya adalah maaf. Maka maaf adalah obat yang paling bagus yang paling paten karena dia mampu menghapus dendam, dengki dan semacamnya. Selama dendam itu kita pendam, selama beban itu kita pikul maka selama itu beban itu akan semakin berat sehingga akan menyakiti diri kita sendiri. Benci pada ssesseorang akan membebani kita sendiri sedangkan orang yang kita benci nyenyak2 saja tidurnya. Maka banyak ayat-ayat di Alqur’an yang menuntun ini, bahwa keampunan Allah itu dikaitkan dengan kemampuan kita memaafkan. Disaat manusia itu tidak mampu memaafkan orang lain maka jangan berharap Allah akan mengampuni manusia Tersebut. Di Al-qur’an dikatakan tolaklah keburukan itu dengan kebaikan. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. (41;34) Bapak2 Ibu2 ada seorang petani penggembala kambing, tiba2 ada tetangga baru yang pekerjaannya berburu dengan anjing2 yang ganas. Tiba2 anjing2 itu menerkam kambing2nya. Dia marah dan mengadu ke pak hakim. Hakim berkata akan memperjuangkan haknya, tetapi apakah kamu mau membalaskan dendammu atau kamu mau menjadikan pemburu itu saudaramu? Bagaimana caranya pak hakim? Berikanlah 3 ekor kambing untuk tetanggamu yang jahat itu.. Setelah pemburu itu dapat hadiah kambing. Lalu pemburu itu pun mengikat anjing2nya supaya tidak memangsa kambing2 yang diberikan kepadanya. Sehingga amanlah penggembala kambing, bahkan disaat dia mendapat Rusa yang besar sipemburu memberikan sebahgian rusa itu kepada penggembala kambing. Dan akhirnya mereka saling memberi hadiah dan betul-betul menjadi sahabat yang kental. Maka surat Fushilat itu berkata tolaklah kejahatan dengan kebaikan, maka nantinya kamu akan menemukan bahwa musuhmu itu akan menjadi teman setiamu. Kasihanilah jantungmu. Maka jantungmu akan mengasihimu Bilahitaufiq wal hidayah. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Masjid An Nur 15 okt 2010 Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
