Terima kasih, bu Nur. Saya sangat menghargai peranan bu Nur dlm menggerakkan kegiatan MAPPAS, dalam kapasitas apapun. Dlm kondisi keterbatasan, ternyata lumayan banyak juga keikutsertaan MAPPAS dlm perencanaan dan pelaksanaan events pariwisata Sumbar. Rasanya ada satu lagi yg perlu dicatat, yaitu kita sudah menyusun sebuah 'grand design' utk pariwisata Sumbar, sbg referensi utk kerjasama antara tiga komponen pariwisata Sumbar, termasuk dgn MPKAS. Belum bisa kita laksanakan krn bertepuk kan tidak bisa sebelah tangan? Saya melihat bhw MAPPAS sekarang sdh bisa beraksi kembali, dgn keterlibatan Dinda Ajoduta dan bung Armen Zulkarnain. Wassalam, ------Original Message------ From: Nuraini Prapdanu Sender: Rantau Net To: Rantau Net ReplyTo: Rantau Net Subject: Re: [Wisata Minang] Re: Fw: [R@ntau-Net] Copy Darek - MAPPAS-LAPORANHASIL PERTEMUAN Sent: Feb 25, 2011 11:53
Dunsanak Kasadonyo , Sanak Syaf Al nan ambo hormati , tarimo kasih ateh saran dan masukannya bukti bahwa kepedulian sanak nan sangat tinggi , kalau bukan kita yang peduli siapa lagi ? untuk itulah sangat dibutuhkan kan syaf al - syaf al nan lainnyo ...inilah yang cubo di gugah oleh MAPPAS ...kepedulian dan kemampuan pengetahuan dunia wisata dalam turut serta sumbangsih mengembangkan Pariwisata Sumatera Barat tanpa pamrih. Sesuai dengan misi membangun MAPPAS untuk ikut menangani masalah-masalah wisata di ranah, dengan cara meminta perhatian fihak yang berwenang mengenai masalah-masalah tersebut di Sumatera Barat. Kiprah yang telah dilakukan MAPPAS selama 3 tahun , memang lebih banyak dilakukan secara individual - individual , sejujurnya hal ini bukan merupakan hasil yang baik secara Organisasi, walaupun hasil kegiatan dapat diakui oleh PUBLIK sehingga MAPPAS diakui keberadaannya , melalui lobby - lobby yang dilakukan MAPPAS mendapat kehormatan dapat makan satu meja dengan Dirjen KEMENBUDPAR dan Kadisbudpar SUMBAR, Walikota Sawah lunto , Walikota Padang, Bupati Solok Selatan, Damasraya dan key person 2 lainnya khususnya di Bidang Pariwisata , masukan - masukan secara informal diberikan dan turut mendorong promosi dan publikasi SUMBAR. Alhamdullilah pada tahun 2009 Sumbar mendapat jatah 11 Calender Event yang diselenggarakan di SUMBAR lebih banyak di banding daerah - derah lainnya yang hanya mendapat paling banyak 4 Calender event dari KEMENDBUDPAR , dengan sering nya Sumbar mendapat tempat sebagai penyelenggara acara apalagi yang berskala International hal ini merupakan Promosi yang sangat Luar Biasa bagi Sumbar tentunya ,hal ini harus diselenggarakan dengan sempurna sehingga tujuan promosi dapat yang dicapai bukan malah sebaliknya . Betul Sekali apo nan disampaikan Sanak Ronal ,MAPPAS belum dapek menjadi Organisasi yang Profesional karena belum dapat mendanai sendiri laju Organisasi , seluruh kegiatan dilakukan dengan dengan merogoh kocek masing - masing untuk bergerak dan terkadang merogoh kocek yang agak dalam nan paralu adolah indak menggangu asok dapua , mungkin itu salah satu penyebab apabila tidak seluruh nya para Pengurus MAPPAS dapat berperan aktif , dilema sebagai Organisasi Sosial " sudah mau saja sudah bagus " memimjam istilah Pak Saaf KETUM MAPPAS , saran untuk kepengurusan yang akan datang kalau dapek adolah sanak nan alah matang dan memiliki kebebasan finansial , sehingga dapek berkiprah lebih leluasa. MAPPAS sebagai sebuah organisasi Independent selama ini mengambil sikap netral tanpa ada unsur subyektifitas sehingga konflik of interest dapat di hindarkan, kalau bisanya hanya sampai basurak - surak sajo itupun sudah cukup baik daripada indak ado sama sekali, saat ini memang kemampuan MAPPAS baru sampai taraf sebagai tukang surak sajo sehingga surak nyo kadang hilang ditelan sunyinya bukit Harau dan hanya mendapat jawab suraknya dari gaung suaranya sendiri yang dipantulkan kembali tidak seorang pun yang menangkap suraknya . Beberapa Kegiatan dimana MAPPAS turut serta berperan aktif dalam Event - event yang diselenggarakan KEMENBUDPAR seperti Kemilau Sumatra di Pekan Baru tahun 2008 , Mappas ambil bagian dalam penyelenggaraan acara dan pameran Foto serta pembuatan website disini ambo berkolaborasi dengan Da Nofrins,Loggo MAPPAS ikut di seluruh materi Poromsi . back drop , sapnduk , brosur dll yang di buek oleh KEMENBUDPAR . Kemudian MAPPAS Ikut Pula berperan aktif pada event Festival Danau Singkarak '2009 yang menghasilkan Rekor MURI Ikan BILIH, ambo basamo Uda Erwin yg juga HUMAS MAPPAS. Lalu MAPPAS mengambil peran dalam pemberian penghargaan untuk Budayawan dan Artis - artis Minang yang diselenggarakan dalam rangka lustrum 50 tahun oleh FE Unand, MAPPAS turut berperan serta dalam Silaturahim Saudagar Minang di Hotel Pangeran , MAPPAS sebagai Organizing Committe Padang Fair dengan aneka lomba - lomba , MAPPAS turut serta sebagai kepanityaan dalam Pemilihan Putri Pariwisata, MAPPAS sebagai penyelenggara upacara adat dalam pagelaran Perkawinan adat daerah LINTAU, Pameran Foto Pariwisata Sumbar yang mendapat 2 stand secara gratis dalam Pameran Ragam Pernikahan Nusantara yang diselenggara kan di Balai Kartini, Kongres KKM yang di motori oleh KETUM MAPPAS, Promosi Tour De Singkarak oleh Uni Zeynita Gibbon perwakilan Mappas di Harrods London , MAPPAS bersama Keluarga Minang Bekasi yang di motori oleh HJ. Desi Lidesma yang juga pengurus MAPPAS turut serta dalam Penanggulangan Gempa SUMBAR , membawa bantuan Medis danpemberian bantuan yang terkumpul sebesar 300 juta , dan Mentawai sebesar 39 Juta yang kami serahkan ketika acara ke Sikuai dan kulilang Nagari. Banyak kegiatan - kegiatan yang dilakukan mereka - mereka Personil MAPPAS tidak terdokumentasikan misalnya Kiprah Sanak Aslim di Dunia Silek ,Kiprah Sanak Dedy Yusmen melalui tulisan- tulisannya tentang Pariwisata yang sering di muat di media cetak maupun upaya - upaya yang dilakukannya menyakinkan para pengambil keputusan untuk penyelenggaraan acara IAGI ( Ikatan Ahli Geologi ) di Sumbar , Belum lagi Kegiatan Pulang Basamo Ajo Duta merupakan pendiri MAPPAS, Ketua I MAPPAS Johannas Backir yang lebih minang dari urang minang yang turut mabil bagian dalam kegiatan - kegiatan Sumbar seperti Tabuik Priaman baru - baru ini , Event pergantian tahun baru di Sikuai dan upaya - upaya nya dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya minangkabau yang tempo dulu melalui koleksi gambar - gambarnya di account face book beliau ,sampai tercetus ide untuk membuat Pakaian Adat Minangkabau sebagai mas kawin dalam Perkawinan SUMBAR selain seperangkat alat sholat juga disertakan sapatagak Pakian Adat dan Gerakan 1000 toilet dan banyak lagi lainnya . Memang Sangat disayangkan Kiprah Mappas memang lebih banyak di dunia Maya, MAPPAS memiliki account facebook Grup yang beranggotakan sebanyak 2310 orang , tentunya ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai salah satu sarana komunikasi MAPPAS . Selain itu Kiprah MAPPAS turut di organisasi pengusaha yang tergabung dalam HIPPI seperti DA Nof, sanak ET Hadi, Sanak Ronal. dan Ambo , Johan Backir. dengan harapan dapat mengajak para pengusaha untuk investasi dan turut membangun Sumbar khusunya di bidang Pariwisata Sumbar Ranah Tacinto banyak Pe Er yang harus dilakukan , ambo sangat setuju kali saatnya MAPPAS menjadi MARTIL , dibutuhkan personil - personil yang tidak hanya SESUMBAR namun berdedikasi , memiliki integritas , inovasi dan kepedulian serta kemampuan , pengetahun wisata nan luas , banyak tugas yang harus dikakok bagaimana mewujudkan Masyarakat yang sadar dan mewujudkan 4 rancak 5 lamak Bana , kebersihan, pelayanan yang ramah, keamanan, variasi, inovasi , biro perjalanan wisata yang profesioanl , restoran,objek wisata ,toko/pusat souvenir , pemandu wisata yang baik, dan banyak lagi kompenen lainnya, yang seperti apa yang diharapkan oleh wisatawan wisnu maupan wisman dapat terpenuhi dan disanalah tangan - tangan MAPPAS dibutuhkan beraksi. Dunsanak, untuk itu mohon partisipasi dan kehadiran dalam acara Pemilihan Ketua UMUM MAPPAS terbuka luas untuk umum yang akan datang tgl 11 Maret 2011 , tunjukkan kepedulian MU.... Kalau boleh ambo ingin mengutip Sebuah Joke di dunia Sepak Bola " Penonton lebih hebat dibandingkan pemainnya , alangkah lebih baiknya jika sebagai penonton mampu memposisikan diri sebagai penonton yang arif dan santun, yang tidak hanya bisa teriak, tetapi juga memberikan dukungan, kepercayaan, dan doa agar para pemain mampu menyuguhkan permainan terbaik sebagai sebuah tim, kalau perlu turun dari tribun menjadi pemain juga ...." Salam, Nuraini Pada 24 Februari 2011 22:42, Ronal Chandra <[email protected]> menulis: Sato pulo ambo basorak. Ambo satuju jo da Syaf Al, Mappas indak punyo urang sarupo Nofrins!!. Sabana no nan melekat di da nofrins bukan cuma networking, karena kalau masalah networking ambo melihat beberapa urang punya ke ahlian di atas. Yang penting dan itu melekat di da nofrins adolah, figur da nofrins di lihat sebagai urang yang matang dan mapan secara finansial se Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
