25 Pemuka Adat Sumbar Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 2 Maret 2011 - 10:18 wib

Rus Akbar - Okezone


Ilustrasi kebun sawit. (Foto: Koran SI) 
 enlarge this image

PADANG- Sebanyak 25 pemuka adat atau datuk dilaporkan suku Chaniago di Nagari 
Bawan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Para datuk tersebut dituduh telah 
mengambil hasil kebun sawit yang bukan hak milik mereka.

Menurut Kabid Humas Polda Sumbar AKBP AB Kawedar dari informasi sala hsatu 
tokoh suku Chaniago, Baharuddin Tanmanjolelo, pihaknya merasa ditipu karena 
tanah seluas 5.400 hektare yang sudah ditanami sawit milik suku Chaniago 
hasilnya justru dinikmati 25 datuk dari suku luar.

“Pada tahun 1991 tanah ini digarap dan tahun 1992 ditanami sawit, hasilnya 
semula mereka nikmati, namun sejak 2005 hasil kebun sawit yang dikelola 
perusahan tidak lagi mereka terima,” ujar Kawedar kepada okezone, Rabu 
(2/3/2011).

Diduga kasus ini muncul setelah salah satu anak kemenakan dari kaum Chaniago 
bekerja sama dengan 25 datuk lain untuk memonopoli lahan sawit tersebut, 
sehingga anak kemenakan itu tidak mendapatkan bagian dari hasil kebun sawit.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terkait kepemilikan tanah. 
Kami juga meminta laporan dari Polres Agam untuk mengsingkronkan keterangan 
dari warga ini,” tutupnya.
(ton)

---TR
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke