Ajo Buyuang nan adinda sayangi,
Sanang kakanda alah bisa mancogok baliak di palanta. Tantu BB ajo alah
cegak dan ajo bisa ikuik maramian baliak palanta.

On 3/2/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Dr Hilman n sanak palanta.Io sabana rang Minang Dr Hilman.Datang ka kadai
> nasi Ni Lis hanyo untuak manyilau se.Dek Ni Lis sangat rang Minang pulo,lah
> dibungkuih kan pulo nasi ramaih ciek,seba gai penghargaan kunjungan Dr
>    Itulah tata krama adaik istiadat rang Minang.Selamat makan Dok.
>    JB,71thn,sk Mandailiang, Pia man,kini di Bonjer,Jakbar.
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> Sender: [email protected]
> Date: Thu, 3 Mar 2011 00:26:57
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [R@ntau-Net] Semalam di Bukit Tinggi
>
> Assalamu'alaikum wrwb.Pak Reflus jo dunsanak di palanta. Katiko pulang dari
> p.Sikuai bulan lalu singgah dikadai uni Lis.Ambo mangecekkan bahaso indak
> makan,cuma singgah tando ambo ka kiktinggi sambie manyilau kaadaan uni
> Lis,dan kan taruih ka Jakarta.Eeh sadang maota lah babungkuih nasi ramas utk
> ka Jakarta.Kaba dari uni Lis sajak sudah operasi dulu ( 11 thn operasi tumor
> utak sagadang talue itiek ) alah 3 X. Naiek aji,alhamdulillah.
> Wassalam.
> Hilman Mahyuddin, MD
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 2 Mar 2011 23:33:26
> To: Rantau Net<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [R@ntau-Net] Semalam di Bukit Tinggi
>
> Kompasiana : Rubrik : Jalan-Jalan.  Keliling Sumatera Barat Oleh :
> Reflusmen.     Pak, ada ticket pesawat murah Jakarta-Padang, hanya Rp 250
> ribu pulang pergi. Bapak jadi guide ya ! Ok ok, jawabku. Dalam beberapa
> detik terdaftar 8 orang (4 pasang) teman kantorku yang membeli ticket secara
> online dengan jadwal penerbangan 6 (enam) bulan yang akan datang.
> Pada hari H, nama yang berangkat tidak sesuai dengan yang tertera pada
> ticket karena mutasi ke daerah, terpaksa KTPnya dipinjam. Untung nggak
> ketauan waktu check in ha ha ha.
> Sabtu jam 7 pagi pesawat take off menuju Bandara International Minang Kabau
> dan mendarat jam 8.30. Pantesan di Padang nggak ada terjun payung, takut
> nyangkut di atap yang lancip ya! Ha ha ha begitu komentar teman2 saat
> berfoto-foto setelah mendarat karena dari atas pesawat melihat bangunan
> Bandara dengan arsitektur Rumah Gadang.
>
> Dalam perjalanan menuju Bukittinggi kami mampir di Air Terjun Lembah Anai,.
> Asyikkk, dingin, dingin teriak teman2ku sambil berfoto. Ternyata Gue sampai
> juga di sini, selama ini hanya melihat di TV, kata temanku dengan logat
> Betawinya yang kental. Pak, pak kita foto ramai-ramai teriak centil
> cewek-cewek kepada Bapak asal Betawi. Nggak mau ramai-ramai. Gue hanya mau
> berfoto berdua Reflus. Ternyata Bapak itu minta izin kepada istrinya dengan
> alasan mau On The Spot. Ha ha ha ha……
>
> Kurang lebih 5 menit perjalanan dari Air Terjun, kami mampir makan Sate Mak
> Syukur di Padang Panjang. Rasanya????? Nggak usah diceritain, Presiden aja
> makan di sini lho !
> Rasanya beda, cara penyanjiannya beda, ketupat setelah disiram kuah kuning
> warna kunyit dihidangkan terpisah dengan dagingnya. Udo-Udo, tambuah ciek,
> teriak temanku asal Madura sambil makan sate ditemani kerupuk Jangek
> (Kerupuk kulit). Tak terhitung berapa tusuk sate yang dimakannya dan
> berlembar-lembar kerupuk jangek disantapnya. Sekarang aku baru tau mengapa
> dari tadi Pak Reflus ngelarang kita makan.
> Onde mande…..
>
> Setelah kenyang makan Sate Mak Syukur, perjalanan di teruskan ke Danau
> Maninjau melewati kelok 44 (Ampek puluah Ampek). Doeloe aku pernah kesini,
> tapi nggak berani sampai ke Danau, takut, takuttttt. Statement seorang cewek
> melihat angka 10. (Kelok ke 10). Jalannya sangat terjal, tapi kali ini dia
> bisa mencuci tangan dan memegang ikan dalam kerambah di Danau Maninjau.
> Menurutku keloknya lebih dari 44. Nomor kelok hanya tertulis pada kelokan 90
> derajat. Kalau semuanya dinomorin, aku pikir keloknya mungkin ada seratus.
> Begitu celetuk cewek asal Tangerang waktu kami minum teh di pinggir Danau
> Maninjau.
>
> Sekitar jam 14.30, kami berbalik arah dari Danau Maninjau menuju kota Bukit
> Tinggi. Setelah Chek In, kami jalan kaki dari Hotel menuju Jam Gadang,
> sebuah landmark di ketinggian jantung kota Bukittinggi berbentuk jam besar
> mirip Big Ben, yang merupakan simbol kota Bukittinggi.
>
> Setelah memandangi Jam Gadang dan berfoto-foto tak lupa kami mencicipi Nasi
> Kapau “Uni Lis” (wisata kuliner) di Los Lambuang - Pasar Lereng.
> Hai kawan ! Kalau orang Padang pulang dari rantau, tak makan disini berarti
> belum pulang kampong, menteri aja makan disini. Rasa, bentuk penyajian dan
> suasananya tidak akan pernah anda temui di tempat lain.
> Makanan disajikan seperti tangga (bertingkat). Uni Lis berdiri di atas,
> dengan cekatan mengambilkan makanan yang jauh dari jangkauannya memakai
> sendok yang begitu panjang ( +/- 2 meter) , kita duduk di bangku panjang di
> depan hidangan sambil menengadah melihat keunikannya, sementara pengunjung
> lain berdiri di belakang kita. Jangan lupa anda memesan cindua langkok
> (cendul dicampur emping beras pulut) disamping nasi kapau oleh penjual yang
> berbeda.
>
> Kenyang makan nasi Kapau, kami bergeser ke Pasar Ateh melalui pedagang :
> Kerupuk Sanjai, Kacang Tojin dan makanan khas lainnya untuk belanja
> kerajinan Bodir yang sudah terkenal sampai ke Manca Negara. Uni, Uda.
> Masuaklah !. Apo yang dicari ? Barangnyo rancak. Harganya murah, bujuk
> pedagang seperti di Tanah Abang ha ha ha
> Bersambung…….
> Reflusmen L 53 Tahun Jatiwaringin : Posting di Kompasiana 01 Agustus 2010
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau: Deli dan Jakarta,
kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke