Walaikumsalam Wr Wb. Bundo Nismah Y.s.h.
Biografi adalah yang ditulis orang lain dan otobiografi ditulis oleh yang mengalaminya sendiri. Lazimnya dalam dunia jurnalis (terutama biografi dan otobiografi) menceritakan apa adanya yang pernah dialami oleh ybs tanpa sedikit pun ada unsur rekayasa atau manipulasi "sejarah". Nah, dalam pelaksanaannya, sering ybs "terpeleset" pada subjektifitas sebagai manusia normal yang kalbunya tidak pernah dicuci dengan zamzam (seperti nabi Muhammad SAW ketika akan naik ke langit dalam peristiwa Israk & Mikraj). Pasal buku yang ditulis Pak Jassin, saya belum sempat membacanya. Sedangkan dengan Pak Jassin atau Pak Bus saya pernah beberapa kali bertemu dengan beliau ketika shalat Jumat/ idul fitri di masjid Al Azhar Kebayoranbaru, Jakarta. Karena almarhum satu angkatan dan juga "seasal dan seperguruan pada awalnya" kemudian dipisahkan oleh "perbedaan paham politik yang dianut", sudah tentu wajar adanya bila ada visi yang tidak sama dalam menyikapi hidup & kehidupan nan fana. Ketika Pak Jassin (dan kawan-2nya Jendral Hoegeng, Letjen Marinir Ali Sadikin, SK. Trimurti, dan 47 orang lainnya yang menandatangani "Petisi 50") Pak Bus adalah pejabat yang "laris manis" dipakai Pak De Soeharto mengurus "lambuang rayaik". Melalui bukunya itulah barangkali, Pak Jassin melepaskan kandungan hatinya yang selama ini (mungkin) tidak dapat disalurkan secara normal kepada khlayak ramai. Saran saya, karena Jenderal Sintong Panjaitan (katanya "orang Habibie) dan Jenderal Prabowo Subianto juga pernah (2009) membuat buku yang hampir berisi sama tapi berbeda dalam seni penceritaan, maka sangat bagus sekali kalau ada pihak Pak Bus (lainnya) agar membuat buku baru (dengan fakta dan data yang akurat) guna mengklarifikasi buku Pak Jassin tersebut. Sayang kedua orang (yang saya kagumi dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada beliau) sudah tidak ada lagi di alam fana ini. "Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan beliau, dan menempatkan keduanya di firdausi yang di bawahnya mengalir air bening dan penuh kenikmatan yang tak pernah ada di atas dunia ini". Amin Ya Rabbal Alamin. Salam & doa Jumat pagi buat seluruh komunitas r@ntau-net yang seakidah & secita-cita. mm*** ________________________________ From: Nismah Rumzy <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, March 4, 2011 12:43:55 AM Subject: [R@ntau-Net] OOT. Biography (membuka aib seseorang) Assalamu Alaikum W. W. Bundo senang membaco biography orang2. Didalam agama Islam kita tak boleh membuka aib sesama Muslim. Barusan bundo membaca biography M. Jasin seorang Jendral TNI yang membuka aib alm. pak Bustanil Arifin. Tak enak rasanya dan tidak etis untuk kita orang Minang Hayatun Nismah Rumzy -- . -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
