EDITORIAL Media Indonesia, Kamis, 24 Februari 2011 00:00 WIB 

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/02/205566/70/13/Empat-Jempol-untu
k-Nurdin-

NURDIN Halid layak dijuluki Ketua Umum PSSI terhebat sepanjang sejarah.
Bukan karena prestasi, tentu saja, melainkan hebat lantaran ia tak mempan
dikritik, tahan makian dan hujatan.

Kian kencang angin perubahan menerjang PSSI, semakin kuat resistensi Nurdin
dan kroninya. Kian keras teriakan agar dia mundur, semakin bersemangat ia
dan sekutunya menulikan telinga.

Jadi, daripada terus menggerus energi untuk memaksa mereka membuka mata
hati, saatnya kita membalikkan logika, yaitu Nurdin memang komandan PSSI
supertangguh.

Sebagai Ketua Umum PSSI, Nurdin sangat berdedikasi dan total. Demikian
berdedikasinya, ia bahkan rela mengendalikan organisasi sepak bola nasional
dari balik jeruji besi.

Itu pengabdian yang tak ada bandingannya karena tak ada ketua umum asosiasi
sepak bola di kolong langit ini yang pernah memimpin dari penjara, kecuali
Nurdin.

Soal totalitas? Jangan diragukan. Selama delapan tahun sejak terpilih pada
Kongres PSSI 2003, Nurdin ogah hengkang dari kursi empuk di Senayan. Bahkan,
demikian hebat cintanya kepada sepak bola Indonesia sehingga mendorong dia
maju kembali pada Kongres PSSI 2011 untuk tetap menjadi Ketua Umum PSSI
hingga 2015.

Pesaing di luar kroninya, yaitu Jenderal George Toisutta dan Arifin
Panigoro, tidak diloloskan Komite Pemilihan PSSI. Dari 237 juta rakyat
Indonesia, komite hanya melihat Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie yang layak
memimpin PSSI.

Sama seperti Nurdin, Nirwan Bakrie juga sangat mencintai PSSI. Keduanya
kolega yang pas, sohib yang setia, penuh dedikasi, dan rela berkorban demi
PSSI. Apalagi jika ditambah Nugraha Besoes, sekretaris jenderal yang sudah
lebih dari 20 tahun bercokol di PSSI, sempurnalah kepemimpinan PSSI.

Begitu sayangnya kepada PSSI, mereka tak mau PSSI dikelola orang lain.
Karena itu, dosa rasanya jika kita ingin memisahkan mereka. Kita pun patut
berterima kasih kepada komite pemilihan yang akhir pekan lalu berhasil
menjegal Jenderal TNI George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Nah, daripada membuang waktu, energi, dan uang miliaran rupiah guna
menyelenggarakan kongres di Bali, bulan depan, langsung saja sekarang komite
pemilihan mengukuhkan Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, dan Nugraha Besoes
masing-masing sebagai Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal
PSSI sepanjang masa, seumur hidup. Toh, sudah bisa ditebak, mayoritas dari
100 anggota PSSI akan memberikan suara untuk mereka.

Demikian hebat ketiga orang itu memajukan sepak bola Indonesia, rasanya tak
cukup mengapresiasi mereka hanya dengan dua jempol tangan. Dua jempol kaki
pun patut kita acungkan.

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke