GEMPA DAN TSUNAMI JEPANG 2011
Semua datang dari Allah Dan akan kembali pada Allah Baru bebarapa hari yang lalu Kami berbagi cerita Tentang pucuk-pucuk gelombang Yang menjalar di pantai Aceh Pemandangan yang mengerikan itu Kembali mewarnai televisi Air yang menghalau semua yang menghadangnya Api yang berkobar dimana-mana Usai bumi Jepang bergoncang Dengan kekuatan 7,9 SR Entah berapa banyak korban yang jatuh Entah kemana yang selamat akan berlindung Entah berapa banyak harta benda yang musnah Ngeri Ngeri Ngeri Aku ngeri menyaksikan Entah bagaimana dengan yang mengalami Oh Tuhan lindungilah mereka Gelombang itu Juga akan sampai ke Negaraku Ya Allah ampuni dosa kami Ya Allah lindungilah kami Ya Allah berilah kekuatan pada kami Tiada daya Tiada upaya Kecuali izin-Mu ya Allah Berikut catatan obrolan kami oleh L.K. Ara <http://www.facebook.com/profile.php?id=1428338401> pada 07 Maret 2011 jam 2:44 PANTAI GIGIENG Pucuk ombak pernah Menghempas hempas disini Lalu meluas Ke pantai lalu kedaratan Daratanpun kuyup Oleh keluh laut Daratan kebun, rumah, ternak Hancur, luluh Hampir tanpa sisa Kini bagiamana Menahan pucuk ombak Yang beranak pinak Hingga tertahankan Menhempas kedaratan Orang orang memindahkan Gunung kepantai Batu demi batu Disusun dipantai Nampak seperti pagar Penahan jutaan ombak yang bergetar Hari itu kami berjalan dalam debu Dipantai itu Dan orang-orang sedang menyusun batu Kami pun tahu Keluh ombak tak bijak Melihat daratan dan rumah Tinggal puing Kami berjalan dalam debu Menyaksikan orang menyusun batu Sepanjang jauh memandang Pagar mulai terentang Pantai Gigieng Ombakmu kini kami coba Untuk lebih ramah Pantai Gigieng, Pidie, 3/3/011 Top of Form Bottom of Form Hanifah Damanhuri <http://www.facebook.com/hanifah.damanhuri> Ombak yang menjalar sampai keperkampungan Menghabiskan semua yang ada Terjadi atas se izin-Nya Azabkah? Cobaankah? ...Tegurankah? Engkau yang tau Seberapa ingat engkau pada-Nya Walau engkau berhasil pindahkan gunung Untuk menghambat ombak yang menjalar Tanpa mengingat-Nya Gunung itupun bisa runtuh Perkampungan kembali luluh lantak Ingat pada-Nya Mengerjakan suruhan-Nya Menghentikan larangan-Nya Dapat selamatkan perkampungan Insya AllahLihat Selengkapnya 07 Maret jam 13:10 · Yansir Gayo <http://www.facebook.com/profile.php?id=100001292746704> semuanya telah berlangsung telahpun juga terjadi kita hanya manusia biasa yang hanya bisa menerka atau malah berprasangka... ...azab atau cobaankah.. Allah SWT... beri keleluasaan kepada kita manusia yang dibekali otak gunkan untuk berfikir.. pakailah logika. jangan pernah lupa gunakan agama selalu sebagai pemandu diri juga sebagai pembimbing pandai mengambil hikmah hingga bagi diri sendiri... 07 Maret jam 19:25 · Padang, 11 Maret 2011 Hanifah Damanhuri -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
