Assalamualaikum pak prof MN dan sidang palanta RN nan mulia

Kalau dari pancaliak an ambo nan kurang dari kito adolah ALIANSI.
Kalau saliang picayo /TRUST alah sajak saisuak, 
kalau ba jama'ah/NETWORKING alah bajalan dengan sabana rancak.. 

Jadi pangamatan ambo kalau ingin ado hasil SINERGY ,syarat nyo adolah TRUST, 
NETWORKING dan ALIANSI.

Aliansi ko alah di praktek an dek bangso Cino Parantauan, dan Yahudi....

Nan Minang antalah....

Baa pandapek sidang palanta RN ?

Ambo tunggu komentar kito nan basamo




________________________________
Dari: Darwin Chalidi <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sab, 12 Maret, 2011 09:42:21
Judul: Re: [R@ntau-Net] MOCHTAR NAIM: JILBAB DAN TAMADDUN GELOMBANG KETIGA

Pak MN sarato snak Palanta TN nan ambo hormati.

Dirut BSM pak Yuslam (urang awak juo) punyo bahan presentasi sarato pernah 
memberikan presentasi mengenai gebrakan ummat Muslim di Indonesia sejak 
kebangkitan "umat muslim" ditahun 1980an di perkumpulan kami (Forum Silaturahim 
Masjid se Bintaro).

Menurut penelitian beliau Generasi muda muslim yang berbasiskan pendidikan 
Pesantren sertan berpendidikan tinggi atau teknokrat Indonesia "kelas menengah" 
sudah menguasai baik dunia bisnis maupun birokrasi, mereka dalam rentang umur 
25 
ke 35 tahun.

Mereka2 generasi pertama yang berbasiskan pendidikan islam tersebut seperti 
saudara Yuslam (lulusan pesantren dan mengambil bidang ekonomi) sudah bisa 
mendorong majunya pendidikan2 islam baik disekolah formal TK s/d SMA muslim - 
karena mereka2 tidak mau lagi menyekolahkan anak2 mereka disekolah sekuler. 

Diperkantoran tidak ada lagi yang tidak mempunyai fasilitas mushola atau 
masjid, 
dan selalu diiringi pembentukan majlis taklim kantoran, karena didorong oleh 
beliau2 yang sudah memegang posisi memutuskan pada level menengah.

Mudah2an gelombang2 kemajuan ini suatu saat akan menjadi Tsunami kemajuan Islam 
di Indonesia karena basis pendidikan berdasarkan Islam sudah merata diseluruh 
negeri. Walaupun tantangan dan gejolak dari musuh2 islam dengan berbagai cara 
sudah berusaha menahan gelombang kemajuan islam dinegeri kita yang tercinta ini.

Salam, Darwin Chalidi


2011/3/11 Mochtar Naim <[email protected]>

JILBAB DAN TAMADDUN GELOMBANG KETIGA 
>  
>Mochtar Naim 
>  
>Kawan2 semua di dunia maya, 
>Assalamu 'alaikum w.w. 
>  
>Itu baru jilbab, Pak Saf dkk,  
>Yang ternyata tak seorangpun   
>Atau satu gerakan apapun  
>Yang sifatnya mondial atau sekecil-secuil apapun  
>Yang menggerakkannya. 
>Tapi coba juga bayangkan gebrakan yang lain2  
>Yang rasanya tak mungkin  
>Kalau semata akibat dari usaha tangan2 manusia.  
>Semua itu kelihatannya ada yang mengatur dari atas,  
>Nun dari atas sana 
>Dari awan 'gamawan' yang meliputinya. 
>Lihat, siapa yang menggerakkan gerakan ekonomi syar'i 
>Yang liputannya juga mondial, global, universal. 
>Gerakan perbankan syariah Islam terbesar di dunia sekarang ini 
>Tidak terletak di dunia Arab yang kaya minyak itu 
>Tapi tuh di Inggeris dan Eropah umumnya  
>Yang bahkan sekarang menjalar sampai ke pusat2 ekonomi dunia 
>Ke Amerika, Kanada, Australi, Latin Amerika, dan Jepang. 
>Indonesia ini hanya kena jipratannya 
>Yang bukan saja bank2 Islam, tetapi semua bank nagara 
>Dan tak terkecualinya semua bank2 swasta di mana saja 
>Mempraktekkan sistem perbankan syar'i  
>Dengan prinsip joint venture dan profit sharing 
>Bersebelahan dengan praktek perbankan bunga-berbunga 
>Dari dunia kapitalis lama yang sedang mengalami masa dekadensinya. 
>Belum di bidang pendidikan, politik dan budaya. 
>Di Amerika sekarang digerakkan sistem pendidikan "Tarbiyah" 
>Yang mensinergikan dan sekaligus integrasikan 
>Sisi2 pendidikan yang selama ini terpisah-pisah, dan memang dipisah-pisah 
>Antara yang intelektual, emosional dan spiritual, 
>Dan bahkan sosial dan kultural 
>Menjadi satu kesatuan yang integral dan sinergetik. 
>Kita ini hanya menconek yang semua dimulai dari luar. 
>Belum pula bicara tentang politik dan kebudayaan dll 
>Yang esensinya adalah demokrasi syura  
>Yang menempatkan keadilan dan kebersamaan,  
>Bukan suara terbanyak dan kekuatan fisik semata 
>Yang jadi tolok-ukur final. 
>Silahkan bicara pula dengan perkembangan ilmu pengetahuan sendiri 
>Yang ternyata tak satupun yang mampu membatalkan atau menolak 
>Premisa-premisa yang dilontarkan oleh Al Qur'an  
>Tentang rahasia2 dan kekuatan alam 
>Yang digerakkan oleh tangan Ilahi yang invisibel itu. 
>Saya bersyukur sejauh ini sempat mengumpulkan  
>Semua ayat2 Fisika dan Geografi 
>Seperti dengan himpunan ayat2 yang lainnya,  
>Botani dan Zoologi, Biologi dan Kedokteran, Ekonomi dan Hukum,  
>Yang tak satupun yang terbantahkan 
>Oleh temuan  ilmu pengetahuan moderen dari manapun. 
>  
>Nah, apa artinya semua ini? Pak Saf dkk di dunia maya. 
>Saya mengatakan, inilah masa awal  
>Dari Tamaddun Islam Gelombang Ketiga 
>Yang insya Allah akan juga berkembang  
>Untuk sedikitnya 7 abad ke depan. 
>Tujuh abad pertama muncul dan melejitnya dunia Islam 
>Sampai di zenitnya di zaman keemasan Baghdad dan Kordoba. 
>Lalu jatuh meluncur sampai di titik nadirnya selama 7 abad pula, 
>Sehingga semua negara dan daerah Islam 
>Bertekuk lutut berada di bawah penjajahan dunia Barat yang Kristiani. 
>Sekarang, sejak usainya Perang Dunia Ke Dua di pertengahan abad ke 20, 
>Masuk ke gelombang ketiga selama insya Allah 7 abad pula. 
>Bayangkan, setelah pudarnya Dunia Barat 
>Dan sekarang berganti dengan Dunia Timur 
>Yang juga segera akan disusul oleh Dunia Islam 
>Memasuki Era Gelombang Ketiga dari Tamaddunnya. 
>Mari kita renungkan, 
>Apa artinya semua ini, khususnya bagi kita  
>Dan orang Minang yang lagi terpuruk ini 
>Yang kerjanya suka bercakak saja? 
>  
>Mochtar Naim 
>110311 
>  
>Sekarang Bung Zultan dan Mak Ngah, 
>Bukan larangan manulih jo huruf gadang lai 
>Karano lah ambo ikuti. 
>Kini isinyo nan ambo tulihkan tu, 
>Lai baa isinyo. 
>Lai bacando urang bakaberangan. 
>Co agiah ambo komentar dan reaksi 
>Partamo dari Bung Zultan dan Mak Ngah dulu. 
>  
>Salam hangat, 
>MN 
>   
>
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib 
>mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/~
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>- DILARANG:
>1. E-mail besar dari 200KB;
>2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. One Liner.
>- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
>- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib 
mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke