He..he..ambo cuma men summarykan Tausiyah tsb

Soal maelo rambuik dalam tapuang jo dikandang kambiang mengembik itu adolah 
proses  nan idealnyo untuk dilakukan  tapi tentu saja  tanpa mengorbankan aqidah

 Karena aqidah adalah patokan utama

Soal wirid Yasin jo shalat subuh dengan qunut, adalah tugas kita memberikan 
pemahaman dengan bijak kenapa kita tidak dapat menerimanya. 

Mungkin saja kita usulkan wirid Yasin diganti semacam tadarusan, sehingga yang 
dibaca itu tidak melulu surat Yasin 

Resikonya, yang belum lancar bacaannya bisa absen, atau terpaksa siapkan 
Alquran yang punya tulisan Latin


---TR


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke