PENUMPASAN PRRI OLEH KODAM II SRIWIJAYA


Sumber : http://www.kodam-ii-sriwijaya.mil.id/index.php?module=content&id=72



Yon E berangkat ke Jambi dan Bengkulu dipimpin oleh kapten Win Tamawawi
sukses menumpas gerombolan dan kehilangan satu orang anggota Serka Ito
Tusnawan di front Muara Tebo yang berlangsung pada September 1958 s/d Mei
1959



Sedangkan Yon A yang ikut melaksanakan operasi sadar yang dipimpin oleh
Kolonel  Ibnu  Sutowo berhasil membersihkan pengaruh PRRI pada unsur perwira
di wilayah TT.II/SRIWIJAYA. Hasil gemilang diperoleh oleh Yon C
TT.II/SRIWIJAYA pimpinan Mayor Sai Sohar yang berhasil merampas 100 pucuk
senjata dan menewaskan 250 orang musuh difront bengkulu, dengan kerugian
gugur 10 orang personil.



Pada 8 Juli 1959 Ki-II Yon E (Bangka) dipimpin oleh Lettu Sukoco menumpas
PRRI di Sekayu dan kemudian dibantu oleh pasukan Ki-I pimpinan Kapten Yusuf
Rosadi.  Sedangkan Yon B melaksanakan operasi di sektor IV/V dipimpin oleh
Mayor Suratmi dan Kapten Pratelo.



Hasil gemilang diperoleh oleh Yon A (Yonif 141) yang berhasil menawan
sejumlah besar pejuang yang menjadi pengikut Mayor Nawawi dkk yang terlibat
dalam PRRI. Kemudian pada Oktober 1961 Yon C (Yon 144) bertugas menumpas
PRRI diwilayah Air Hitam pendopo dengan pimpinan Kapten Z.A. Sikin dan Mayor
Usman dengan keberhasilan menewaskan 28 orang musuh dan merebut 16 pucuk
senjata. Operasi terus berlanjut terutama di sekayu oleh pasukan dari Yon D
Ki-II dan Ki-III.



Untuk mencegah perluasan pengaruh gerakan dari Mayor Nawawi dkk dalam PRRI
yang mengusung semangat ketidakpuasan atas timpangnya pembangunan antara
Pusat - Daerah. KSAD memerintahkan dijalankanya Operasi Sadar dibawah
pimpinan Kolonel Ibnu Sutowo dengan bantuan Kastaf TT II/SRIWIJAYA Letnal
Kolonel Harun Sohar dan Komandan Resimen V. Letnan Kolonel Ryacudu.



Langkah awal yang dilakukan adalah membekukan kekuasaan Panglima TT.
II/SRIWIJAYA Letkol Barlian dan diganti dengan Letkol Harun Sohar dan
kemudian dibentuk komando-komando operasi dengan daerah :



Komando Resimen V sebagai ujung tombak dengan tiga sektor :



Sektor I Berdiskolakasi di Sungai Penuh

Sektor II Berdislokasi di Jambi

Sektor III Berdislokasi di Curup

Dibantu oleh Resimen VI sebagai Cop-II untuk cadangan dan Komandan KMKB di
Palembang sebagai Cop-III.



Pasukan Mayor Nawawi Cs terus diburu dan dikepung dari segala penjuru serta
diputuskan kontaknya dengan Syafruddin Prawira Negara selaku presiden PRRI
yang berkedudukan di Padang. Sayangnya pasukan Nawawi dalam jumlah yang
tidak sedikit dan merupakan mantan pejuang kemerdekaan berhasil  melewati
kepungan untuk bergabung dengan pasukan Letkol Husain Cs di Padang



Namun Gerakan PRRI di wilayah Sumatera Bagian Selatan sendiri praktis beku
dan dibuat tak berdaya oleh tindakan taktis dari Resimen V yang dilanjutkan
dengan pengejaran dan pembersihan diwilayah Banyu Asin  terhadap pasukan
Mayor Nawawi Cs. Untuk operasi pengejaran dibentuklah gugus intelejen
dibawah pimpinan Mayor Sainan Sagiman. Kondisi semakin sulit setelah pasukan
dari Mayor A. Kori yang berkedudukan di sekayu bergabung dengan pasukan
Mayor Nawawi Cs. Melihat akibat yang begitu luas pertempuran terbuka dalam
jumlah besar antar sesama mantan pejuang kemerdekaan akhirnya MBAD mengutus
Kolonel Sabirin Muchtar untuk mengusahakan Mayor Nawawi, Mayor A Kori, dan
perwira lainya berikut pasukan mereka kembali kepangkuan Ibu pertiwi.



Untuk tugas ini diminta bantuan ulama sepuh Sumatera Selatan Kyai. Haji
Kiagus Rasyid Siddiq yang sangat dihormati kedua pimpinan utama PRRI ini
dibantu oleh Kyai Haji Kiagus Muhammad Zen. Akhirnya Mayor Nawawi dan
lain-lain perwira yang ikut andil dalam gerakan PRRI beserta pasukan takluk
dibawah jalur diplomasi dan bersedia menandatangani kembali kepangkuan NKRI
dengan dihadiri oleh KSAD. Jendral Abdul Haris Nasution, Panglima TT.
II/SRIWIJAYA Kolonel Harun Sohar, Gubernur Achmad Bastari, Sainan Sagiman,
Wahab Sarobu dan Ulama serta tokoh masyarakat Sumatera Bagian Selatan.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke