Iko mamak ambo minta tolong dilaluan ka lapau
_____ From: Jupardi Sent: Wednesday, March 16, 2011 2:12 PM To: '[email protected]' Subject: RE: Mohon Pamit (Sementara) dari RN dan Pindah ke Balikpapan Sanak Aslim,Kamakan Rina dan Meddy, Dinda Seprinaldi Tan Mudo, Om Duta, Dinda Andiko, Mak Ngah, Mak Abraham, Kanti ambo Suryadi, Mak Iqbal, sanak Miko, Dinda Ryan, Dinda Amir Hamzah dan Dunsanak Palanta nan ambo hormati dan cintoi kasadonyo Sungguh..saya terpana tidak dapat kata sejenak (spechless) dan ungkapan rasa lagi membaca komentar dan rasa simpatinya terhadap saya mundur (sementara) di Milist RN ini, saya harus kunci dulu atas komentar kawan2 bukan saya "bergede rasa" atas segala ungkapan dunsanak ambo semua yang rasa-rasanya membuat saya nanar tapi paling tidak inilah sebuah indikator betapa dahsyatnya Milist RN dengan segala dinamikanya terutama dalam menjalin hubungan persaudaraan serta silahturahhim antar sesama anggotanya. Sekali lagi saya mundur ini hanya sementara waktu saja dan ingin dulu fokus dengan pekerjaan baru Kenapa saya selalu berkata INGIN FOKUS Jika ada sebuah pertanyaan (Questioner) "Apakah anda (Jepe) tidak fokus dalam mengerjakan sesuatu ketika membaca postingan RN yang selalu menarik hati anda" Maka jawaban saya adalah IYA Iya nya bagaimana Begini Saya memang tidak tahan diri jika membaca sebuah postingan yang sekira sangat menarik hati saya apalagi sebuah cerita ringan bergaya humanish, lucu penuh canda dan tawa serta kisah-kisah lama yang terlalu manis atau pahit sekalipun untuk dikenang. Ketika saya sedang fokus mengerjakan sesuatu "terbaca" postingan begini saya bisa kehilangan mood untuk melanjutkan pekerjaan yang sedang saya kerjakan dan anehnya lagi selalu membuat saya terinspirasi untuk menulis apa yang diceritakan oleh kawan di milist RN dan lebih aneh lagi ketika saya dapat inspirasi susah saya menahan diri untuk menunda menulis atau mengomentarinya harus saat itu juga, jika saya tunda maka saya kehilangan momentumnya Contoh Ketika saya membaca kisah Pak Dasriel tentang "Si Inyaik Balang' serta masa-masanya kecil remajanya mengkap ikan di Batang Anai..aduhhh aduhhh sungguh sebuah tulisan yang sangat "memprovokasi" saya untuk mengomentari dan menulis lagi serta menganggu dan membuyarkan fokus saya dalam mengerjakan sesuatu. Saya betul-betul terinspirasi untuk menulis setelah membaca tulisan Pak Dasriel. Apa yang tidak pernah saya lakukan dalam menangkap ikan baik disungai maupun di danau inilah adalah masa kecil dan remaja saya yang paling bahagia dan berkesan semua telah saya coba Memancing, Menjaring< Mamukek, Mambagan, Mamayang,Mancatuak Ikan, Malukah serta Menjalo tapi ada suatu hal sampai saat ini saya tidak pernah bisa yaitu melempar Jala selalu saja tidak mengembang jatuh ke air alias "malapoh" sungguh lucu dan aneh terdengar bunyinya ketika jala yang saya lempar ini berlabuh di air. Ketika Pak Dasriel bercerita Ikan Mungkuih..aduh..aduhhh .itu membuat saya "gatal-gatal" dan terinspirasi untuk menulisnya, sangat banyak sumber ide serta serba serbi untuk menulis dengan hanya satu kata kunci saja dari postingan Pak Daasriel yaitu "IKAN MUNGKUIH" saya yakin 4 halaman kwarto Insya Allah saya bisa ceritakan Ikan Mungkuih yang khas ini terutama dari sisi kulinernya serta hiruk pikuk di Pasar Tabing dan Lubuk Buaya pagi-pagi saya berburu cepat dengan pembeli lain untuk mendapatkan Ikan Mungkuih Lubuk Minturun, banyak lagi sisi menarik, lucu dan rasa humornya ketika saya sedikit bergarah dengan One-one penjual ikan Mungkuih ini di pasar tersebut dan itu membuat terjalin sebuah komunikasi dua arah yang sangat nyambung serta saya dengan one ini satu bahasa sederhana yang mudah dipahami dampaknya saya mendapatkan skala prioritas dari One-one ini untuk mendapatkan ikan dengan rasa yang enak, gurih dan khas ini. Sebuah episode hiruk pikuk saya di Pasar tradisonal dengan One penjual mungkuih yang rasa-rasanya banyak kisah-kisah humanish tentang kehidupan yang saya dapat , sebagai contoh bagi One penjual Ikan Mungkuih uang seribu dua ribu perak sangatlah "lebar" terasa bagi dia, ketika saya iseng menawarkan "kuranglah dua ribu One" di raut wajahnya nampak sangat berharap sekali "onde yuaangg..ka bara lah pitih duo ribu , itu pulo dek One nya" Saya tersentuh.Ikan ini sangat enak..hanya bisa berkata "iyo lah Ne..bungkusss semua dan saya tidak pernah menawar-nawar lagi setiap harga yang disodorkannya bagi One, saya adalah favorit dan pembeli potensial untuk mendapatkan untung sedikit lebih, bagi saya sendiri ini masalah selera jika mau sesuatu yang enak dan khas jangan pernah merasa sedikit "rugi" mengeluarkan uang untuk mendapatkannya Lalu dari sisi Kuliner Ikan Mungkuih ini akan mengingatkan saya pada Mama saya , ya si Mama akan selalu ingat selera anaknya terhadap Ikan Mungkuih, si Mama selalu menghadirkan sebuah cita rasa yang berselera buat anaknya jika memasak dan mengolah ikan mungkuih ini. Ada 3 Genre mama saya dalam memasak Ikan Mungkuih buat anak-anaknya Yang pertama ikan Mungkuih ukuran kecil di goreng balado bisa goreng lambok bisa di goreng agak kering crispy lalu di rancah dengan petai diiris serong nan manis, si Petai Lubuk Minturun yang terkenal Yang Kedua , Ikan Mungkuih yang berukuran besar (lebih besar dari jempol tangan orang dewasa) di palai atau dipepes dengan gilingan cabe yang super halus (powder) dengan rasa khas daun kunyit serta asam dari belimbing telunjuk dengan adonan bumbu yang serupa pasta bergelintin pintin membalut si Ikan Mungkuih yang dibungkus si Daun pisang nan harum, sungguh dahsyat, menghentak dan rock and roll rasanya (Palainya di Bakar) Yang ketiga, sama dengan genre nomor 2 tapi di kukus..lebih sedikit Heavy Metal menghentak rasanya..ROCK ON Beibe J Dari analogi diatas saya pikir dunsanak semua bisa mengerti, biarlah saya mengundurkan diri untuk sementara sebenarnya lebih tepat adalah "Saya menghindar dulu baca postingan RN yang membuat saya galigaman dan gata-gata untuk berkomentar dan itu bisa kehilangan mood dan tidak fokus ketika saya mengerjakan sesuatu" Suatu saat saya akan kembali lagi hadir di Rantau Net yang saya cintai ini dan saya sangat menikmati milist ini dengan segala dinamikanya serta anggotanya yang sangat beragam profesi, ilmu, latar belakang pendidikan serta pengalaman yang mumpuni serta banyak sekali ilmu pengetahuan dan wawasan saya jadi bertambah ini sangat berguna sekali dalam pergaulan dan membina (seni) komunikasi dengan banyak orang dalam mendukung pekerjaan saya yang rata-rata banyak berhubungan dengan masyarakat serta aparat pemerintahan. Terima kasih atas segala apreasiasi dari dunsanak semua atas permohonan pamit sementara saya ini di palanta RN, semoga dapat dimaklumi Wass-Jepe The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
