Mungkin ado manfaatnya untuak kito basamo, .....ambo fwdkan ttg gejala
penyakit ginjal*

Biarlah materi sedikit punya
Karena harta dapat dibeli
Walaupun sehat bukan segalanya
Ketika sakit semua tiada arti*.


---------- Pesan terusan ----------
Dari: Irene L <[email protected]>
Tanggal: 19 Maret 2011 19:02
Subjek: [alumnifkgugm] Fw: Tanda Dan Gejala Penyakit Ginjal
Ke: [email protected], Mylanie Panadi <[email protected]>,
Audrey Mulia <[email protected]>

Metrotvnews.com, Jakarta:

Tanda dan gejala penyakit ginjal sering tidak spesifik dan bisa mirip dengan
berbagai penyakit lain. Di bawah ini peringatan dini penyakit ginjal
mengingatkan Anda memeriksakan diri secepat mungkin sebelum kondisinya
memburuk, dilansir The Star.

Pertama,
Kenali gejala gagal ginjal
Ginjal membantu tubuh kita membuang kelebihan air, gagal ginjal dapat
menyebabkan tubuh menahan air lebih dari yang seharusnya. Hal ini
menyebabkan bengkak di sekitar mata dan pembengkakan di tangan dan kaki.

Ginjal juga seharusnya membantu mengatur tekanan darah kita. Bila ginjal
rusak, kita juga mungkin mengalami tekanan darah tinggi.

Setelah 'menyaring' darah, ginjal mengekskresikan (mengeluarkan) kelebihan
air, produk limbah, dan racun melalui urin kita. Ginjal yang rusak atau
sakit tidak mungkin menyaring urin sebanyak itu. Ginjal yang bermasalah bisa
ditandai dengan penurunan volume urin. Orang dengan penyakit ginjal mungkin
mengalami masalah dengan buang air kecil (nyeri, atau sering buang air
kecil).

Ginjal terletak di bagian belakang, tepat di bawah tulang rusuk kita. Rasa
sakit di punggung tengah juga dapat menunjukkan masalah dengan ginjal.

Kedua,
Menilai produk urin
Mungkin sulit mendeteksi perubahan awal dalam urin hanya dengan melihat.
Tapi perubahan yang jelas, seperti urin menjadi berbusa (karena kehadiran
banyak protein), berdarah (adanya darah pada urin), atau urin berwarna
seperti kopi (adanya darah atau protein berpigmen), harus menjadi lonceng
peringatan ada masalah dengan ginjal Anda.

Tiga,
Biarkan mesin mengurus sisanya
Jejak jumlah protein atau darah seringkali tidak mengubah tampilan urin,
meskipun mereka mungkin menunjukkan penurunan fungsi ginjal dan penyakit
ginjal dini. Namun, analisis urin melalui tes laboratorium dapat menemukan
mereka.

Sewaktu hal itu ditemukan, dokter mungkin menyarankan pengujian lebih lanjut
dengan melibatkan tes darah mengukur kelainan dalam darah yang menunjukkan
penurunan fungsi ginjal. Misalnya, peningkatan kadar kreatinin serum
(kreatinin merupakan produk limbah dalam darah yang diekskresikan oleh
ginjal).

Sebuah kalkulasi tingkat filtrasi glomerular dari kadar serum kreatinin
(disebut GFR diperkirakan atau eGFR) akan memberitahu dokter: ginjal
seseorang berfungsi normal atau tidak. Kemudian eGFR digunakan untuk
menentukan stadium atau keparahan penyakit ginjal kronis. (go4/*****)
mhs@batam

salam.

Abraham Ilyas
selenkapnya di: http://www.nanampek.nagari.or.id/b315.html

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke