Uda Syaf n sanak palanta nn kritis.
   Dalam melihat n mencermati 'sikon' umat Islam kita ini,disamping kita perlu 
ber amar makruf;akan tetapi kita diharuskan bernahi mungkar, memerangi 
kemungkaran melalui berbagai cara.
   Kalau kito punya kekuatan legal konstitusional dengan arti kata dalam 
bingkai negara Islam,segala bentuk kemungkaran itu baik dalam skala kecil atawa 
besar wajib ditumpas sampai keakar-akarnya.Itu nn pertamo.
   Nan kaduo,kalau tajadi kemungkaran didepan iduang awak sadangkan kito gak 
punyo senjata n kekuatan, maka serulah dengan himbauan,via media cetak or 
elektronik kalau ado,agar pihak2 nn sanang malakukan
kemungkaran itu menghentikan kegiatannya.
   Nan kaduyan,iko nn salamah lamah kekuatan,lah mada bana tu kemungkaran 
sehinggo lah bersimaharajalela se tampak no,perangilah via bisikan hati.
Iko nn salamah-lamah perjuangan Da Syaf.

   Zubir Amin,Tuanku Magek Jabang Sutan Riayat Syah,72 thn,sk Mandailiang,ghang 
Piaman,kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Mon, 21 Mar 2011 04:05:55 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Wacana yg terputus ttg memerangi keburukan.

   Da Syaf n sanak palanta nn kritis.
   Barangkali menurut hemat JB nn lebih tepat 'bukan memerangi keburukan' akan 
tetapi "memerangi kemungkaran".Bukankah kita sudah sama2 memahami filosofi n 
adagium nn populer dalam agama Islam "amar ma'ruf n nahi mungkar".

   Zubir Amin,Tuanku Magek Jabang Sutan Riayat Syah,lk,72 thn,sk Mandailiang 
kini di Bonjer,Jakbar.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 20 Mar 2011 18:13:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Wacana yg terputus ttg memerangi keburukan.

Pak Abraham, Nyit Sungut, saya merasa pertanyaan saya terhadap pendapat seorang 
sobat, belum terjawab, yaitu '' benarkah kita tidak perlu memerangi keburukan, 
oleh karena keburukan itu datangnya dari Allah swt jua" ?
 
Saya merasa, kalau diperturutkan, dari pendapat ini akan timbul sebuah agama 
baru, dengan sobat kita itu yang menjadi 'nabi'-nya. Tidak ada lagi 'amar 
makruf nahi mungkar'. Pelacuran, kejahatan, penipuan, chizid, dengki, 
khianat tak usah diperangi, 'karena semua kan berasal dari Allah swt."
 
Jadi apa jawabnya ? Perlu memerangi keburukan atau tidak perlu memerangi 
keburukan ?


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Sun, 3/20/11, sjamsir_sjarif <[email protected]> wrote:


From: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Subject: Re: [R@ntau-Net] Wacana yg terputus ttg memerangi keburukan.
To: [email protected]
Date: Sunday, March 20, 2011, 10:07 AM


Di dalam Sejarah Filsafat Barat iko dikenal jo Istilah Dialektika Hegel. Cigok 
saketek di:

http://haqiqie.wordpress.com/2007/06/09/dialektika-hegel-thesis-antithesis-sintesis-ritme-tiga-hentakan-proses-sosial-yang-cukup-melenakan/

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif


--- In [email protected], Abraham Ilyas <abrahamilyas@...> wrote:
>
> Pak Saaf sarato dunsanak di palanta nan ambo hormati.
> 
> Mungkin urang indak ka mangatokan iko filsafat, ...... tapi nan mamak ambo
> daulu bapasan ka badan diri, ........ eloklah kito *Tahu di nan Ompek (kato),
> paham di nan Duo (cupak), yakin kepado nan Asa (asal/aso/esa)*
> 
> Kutiko itu ambo batanyo ka baliau, apo itu *cupak nan Duo*, ...beliau
> manjawab: cupak usali jo cupak buatan.
> Itu sajo, indak labiah indak kurang jawabannyo. Ambo indak batanyo labiah
> lanjut.
> 
> Kini barulah ambo memahami mukasuik cupak/ukuran nan Duo tsb. yaitu sagalo
> sesuatu nan ado di alam takambang iko besifat *nan Duo*, dan dalam kondisi:
> 
> *1*. *Saling berlawanan* misalnya:baik/kebaikan dan buruk/keburukan, salah
> dan benar, dosa dan pahala dsb. <--------- tetapkan pilihan yang mana !
> 
> *2*. *Saling melengkapi* misalnya: laki-laki dan perempuan, panas dan
> dingin, kaya dan miskin dsb. <-------------manfaatkan kedua duanya.
> 
> *3*. *Bersebab-akibat*, air dan uap, api dan asap, mati dan hidup dsb.
> <------telitilah, ambil hikmahnya.
> 
> Salam
> 
> Abraham Ilyas Lk. 65
> www.nagari.org


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke