Batua salamo iko awak manyabuik nyo : "BAGOLAK" Beberapa buku sejarah juga menyebut Pergolakan Daerah bukan Pemberontakan
--TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: asmun sjueib <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 21 Mar 2011 18:50:00 To: <[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] Permesta bukan pemberontakan tapi "pergolakan" Aww. Kemda/Dinda Rinapermadi, aaa) Ambo secara pribadi ingin mahimbau kadunsanak sadoalahnyo untuk PRRI/Permesta iko marilah kito cukuiekkan sampai disiko sajo, akarno makin dicukie2 samakien dalam sakiek atiko tamasuak urang gaek ambo dek ulah perbedaan pandangan diantaro Angkatan Darat R.I./APRI terhadap Bung Karno dan penumpasan "pemberontakan" oleh Pemerintahan NKRI manjadikan kito bedo sabedo-bedonyo. bbb) Ambo mangusulkan diarena Palanta iko untuk sekedar membatasi diri kamuko, aapo nan laie kadapeik kito karajokan untuk "Anak Nagari". Kami satuju untuk ado tim penulisan sejarah tasabuik dan mangumpulkan dalam bunga rampai sebagai suatu hal yang "baik" untuk anak cucu dikemudian hari.Tolong dicatat bahwasanyo PRRI/Permesta adolah "Pergolakan" daerah terhadap Pemerintah Pusat nan kalau dibunyikan kiniko manjadi penyelenggaraan "otonomi daerah" . ccc) Dalam konteks iko kami mangusulkan adonyo Program RED (Regional Economic Development) dengan fokus pada TITI (Trade Industry Tourism Investment). Dengan dan melalui program2 nan mambumi misalnya YPRN akan menyelenggarakan bansos untuk anak2 pinter di Nagari2 tertinggal, program back to Nagari (Youth camp dan sejenisnyo), Strategi pengembangan wilayah Maritim dan Kelautan (MN, Deakin University, dll.) ddd) Insya Allah, melalui hal2 tasabuik kito akan labieh dewasa dan akan labieh mambumi dalam mambangkiekkan batang nan tarandam.Banyak caro jo strategi Ekonomi Rakyat dengan pendekatan Zero sum approach. Mudah2an bermanfaat sekedar maluruih-luruihkan sajo. Wass., Asmun (Lk/66/Depok). --- Pada Sen, 21/3/11, rinapermadi <[email protected]> menulis: Dari: rinapermadi <[email protected]> Judul: [R@ntau-Net] Permesta bukan pemberontakan Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 21 Maret, 2011, 4:53 PM Assalamu’alaikum, Pada 20 Oktober 1961 ia menyerah kepada pemerintah pusat dan masuk karantina serta tahanan militer selama lima tahun. Lepas dari bui, Ventje banting setir menjadi orang swasta. Ia mendirikan PT Konsultasi Pembangunan, yang bergerak di bidang perkayuan. Bekas tentara ini mendapat hak pengelolaan hutan seluas 100 ribu hektare di Maluku. Ada yang unik dari perusahaan itu: mempekerjakan sejumlah orang yang pernah terlibat PRRI/Permesta. Ventje sebagai presiden direktur, Kolonel Simbolon sebagai presiden komisaris, Ahmad Husein sebagai direktur, adapun para bekas anggota pasukan menjadi staf. Kutipan ko bisa dicaliak di link sbb : http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:cIQLUINYkUYJ:setiyardi.wordpress.com/2009/04/03/herman-nicolas-ventje-sumual-permesta-bukan-pemberontakan/+PRRI+bukan+pemberontak&cd=1&hl=en&ct=clnk&source=www.google.com Menarik untuk dibaco-baco Wassalam Rina -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
