Aww. Anak Nagari Minangkabau yang bahagia.
aaa) Satuju apo nan disampaikan dek Duns. Ajo Duta tentang Bunga rampai PRRI 
dan diarokkan Anak Nagari nan lihai jo tulieh manulieh untuk mengajukan 
Proposal dan format nya.
bbb) Namonyo bunga rampai nan mamuek pokok2 masalah nan tajadi seperti latar 
belakang seperti pertentangan ataupun perbedaan pandangan diantaro kalangan 
militer pada waktu itu, pandangan tentangan pemerintahan Bung Karno dan 
menyelesaikan "Pergolakan Daerah" pada waktu itu, dstnya.
ccc) Disamping itu dapeik pihak2 takaiek mambuekkan tulisan masing2 dan 
dikelompokkan dalam fakta dan sejarah, pengalaman saksi sejarah,, pandangan 
ANak Mudo Nagari, dan lain sebagainya.Sekedar nimbrung dan memberikan masukan 
dalam memperindah Bunga rampai PRRI. Ingin diusulkan judul akan labieh tapeik " 
Bunga Rampai Pergolakan Daerah /Wilayah" sebagai suatu cikal bakal "Otonomi 
Daerah".
ddd) Akan labieh tapeik pulo pabila "Mendagri" memberikan sambutan/pengantar 
sebagai Anak Nagari Minangkabau.
Wass.,
Asmun ( Lk/66/Depok)
 

--- Pada Rab, 23/3/11, ajo duta <[email protected]> menulis:

Dari: ajo duta <[email protected]>
Judul: Re: [R@ntau-Net] "Bunga Rampai PRRI", Mengapa Pelurusan Sejarah Perlu?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 23 Maret, 2011, 5:31 AM

Assalaamu'alaikum Uda Darwin dan sanaks,

Ide mambuek buku dengan pelurusan sejarah PRRI ko memang rancak dan
perlu. Kalau bisa uda bisa maambiak inisiatif dgn membuek prposal.
Sanak lain nan pandai manulih seperti kanda Saaf, kanda Arman, dinda
Reflus, dinda IJP,  nakan Rina dan lainnyo bisa ikut nimbrung. Insya
Allah kalau digotong royongan bisa capek salasai.

Ditambah lai awak masih punya saksi seperti Mak Ngah dan Papa Rina nan
sebagai nara sumber.

On 3/22/11, Darwin Bahar <[email protected]> wrote:
> Sanak Sa Palanta nan ambo hormati
>
> Saya melihat gagasan dan kegiatan menyusun karya tulis "Bunga Rampai PRRI"
> sebagai bagian kecil dari upaya pelurusan sejarah seputar peristiwa PRRI
> yang melibatkan sejumlah tokoh dan masyarakat Minang. Upaya lain dalam skala
> dan gaung yang lebih besar ialah yang dilakukan oleh Pak AM Fatwa waktu ini
> dalam kapasitasnya sebagai Ketua Panitia Peringatan 100 tahun Syafrudin
> Prawiranegara. Sebelumnya majalah Tempo dalam rangka peringatan 100 tahun
> Pak Natsir tahun 2008 yang lalu, mencoba menampilkan secara utuh salah satu
> negarawan besar bangsa ini yang selalu dikait-kaitkan dengan PRRI, sekaligus
> menempatkan PRRI dalam bingkai sejarah yang lebih utuh.
>
> Tetapi mengapa pelurusan sejarah itu perlu?
>
> AA Navis dalam kumpulan tulisannya "Yang Berjalan Sepanjang Jalan"
> mengemukakan salah satu karakter masyarakat Minang: "tidak mau kalah dari
> orang lain". Karakter itu bisa ditambah dengan sifat-sifat pede, kalkulatif
> (oleh  pihak luar sering dikonotasikan "pelit" :) ), rajin dan pekerja
> keras. Itulah yang menyebabkan banyak perantau yang berhasil, walaupun tidak
> semua tentu  saja.
>
> Pengamatan saya sejak bekerja di PERFORM dulu yang memungkinkan saya
> mengunjungi Sumbar setiap  dua bulan sekali selama tiga tahun, sampai
> sekarang--dengan segala kedaifan saya--saya menengarai ada yang
> berkurangdari
> masyarakat Minang. Antara lain sifat pede serta sifat yang "tidak mau kalah
> dari orang lain".
>
> Banyak faktor penyebabnya tentu saja. Salah satu di antaranya sebagai pihak
> yang 'kalah' dalam peristiwa PRRI, sejarah ditulis oleh para pemenang, dan
> kita seperti menanggung 'dosa turunan': perasaan kalah dan bersalah
>
> Pak Fatwa dan Tempo punya kepentingan apa? Paling-paling sekedar meluruskan
> apa yang  dianggap bengkok.
>
> Tetapi kita?
>
> Karena itu, walaupun ini hanya usah kecil yang tidak serta merta mengubah
> situasi, saya sama sekali tidak melihat alasan kegiatan ini dihentikan.
> Bahkan saya tidak melihat alasan YPRN tidak bersedia menjadi sponsor
> penerbitan buku ini.
>
> Alangkah indahnya buku itu nanti. Ada logo RN, YPRN dan Penerbit.
>
> Bukan baitu Angku Rainal dan dinda Duta?
>
> Salam dan mohon maaf,
>
> HDB St Bandaro Kayo (L, 67+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau: Deli dan Jakarta,
kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke