Alah mantap tu nakan Andiko. Lanjut!

On 3/22/11, andiko <[email protected]> wrote:
> Sidang Palanta Rantaunet yang budiman.
>
> Dengan ini saya kirimkan perkembangan terakhir penyusunan Buku Bunga Rampai
> Kisah-Kisah PRRI. Apa yang saya sampai baru berupa kemajuan yang ada pada
> saya. Untuk itu saya berharap kepada Mamanda Abraham Ilyas untuk menambahkan
> jika ada kekurangan dari laporan ini.
>
> Kami masih menunggu tulisan-tulisan berbagai genre bagi dunsanak palanta
> yang berminat ikut serta.
>
> Salam
>
> Andiko Sutan Mancayo
>
> _____________________________________________________________________
>
>
>
> Progress Penyiapan Buku Bunga Rampai PRRI
>
> Andiko Sutan Mancayo
>
> A.    Term Of Reference Penulisan Buku Bunga Rampai Kisah PRRI
>
> I.    Latar Belakang :
>
> Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) adalah sebuah kalimat
> penting yang menaburi lembaran sejarah Indonesia. Sebagai sebuah pergolakan
> politik dan militer yang menghadapkan pemerintahan pusat dengan pemerintah
> daerah, tentulah cara pandang berbagai pihak terhadap PRRI ini beragam.
>
> Di satu sisi, sejarah mainstreem menuliskan ini adalah pemberontakan, tapi
> pada sisi yang berbeda, di pihak PRRI sendiri, gerakan ini adalah sebuah
> koreksi. Tapi jauh dari semua itu, ada sebuah analisa lain yang
> menghubungkan peristiwa ini adalah sebuah letupan yang timbul dari
> pertarungan internal di tubuh ketentaraan yang endingnya berakhir dengan
> runtuhnya Orde Lama.
>
> Meskipun demikian, terlepas dari semua alasan kenapa pergolakan ini timbul,
> lepas dari siapapun menjadi pemenang atau bagaimanapun endingnya, di tengah
> itu semua terdapat berbagai aktor, baik pelaku langsung ataupun korban yang
> karena peran dan kapasitasnya, bukanlah tokoh yang menarik menghiasi
> buku-buku sejarah mainstreem. Namun demikian, sebagai pelaku kecil, atau
> justru korban, mereka adalah saksi dan memiliki kisah serta perspektif
> sendiri terhadap pergolakan yg legendaris ini. Selain itu, yang terpenting
> adalah mereka adalah bagian dari pergolakan itu.
>
> Meskipun orang-orang kecil ini menjadi bagian penting dari sebuah
> pergolakan, tetapi sejarah modern mainstreem, tidak memberikan peluang bagi
> mereka untuk bersuara, setiap peristiwa selalu menjadi monopoli dan hak dari
> tokoh utamanya. Meskipun dalam setiap pergolakan yang terjadi, orang-orang
> kecil inilah yang menjadi kayu bakar agar pergolakan itu menjadi sesuatu dan
> memberikan arti.
>
> Karena itulah lahir metodologi penulisan sejarah baru yang lebih berpihak
> kepada orang-orang kecil ini, yaitu ”Oral History”.  Metode oral histori
> lahir dan dapat dimaknai juga sebagai perlawanan dari metode penelitian dan
> penulisan sejarah yang menempatkan sejarah sebagai monopoli para tokoh utama
> dan tentunya juga para pemenang dari peristiwa bersejarah itu.
>
> Oral History adalah :
>
> ”Oral history is the systematic collection of living people's testimony
> about their own experiences. Oral history is not folklore, gossip, hearsay,
> or rumor. Oral historians attempt to verify their findings, analyze them,
> and place them in an accurate historical context. Oral historians are also
> concerned with storage of their findings for use by later scholars” .
>
> PRRI adalah sebuah pergolakan fundamental yang menghasilkan sebuah
> kebanggaan, rasa sakit, sekaligus bahkan penghinaan bagi rakyat Minangkabau.
> PRRI jika ditelisik lebih jauh, menjadi salah satu tonggak sosial yang
> menstimulus kemampuan bawaan rakyat Minangkabau untuk memandang dan
> berinteraksi dengan dunia lain diluar Alam Minangkabaunya. Kisah ini membawa
> trauma panjang, juga kebanggaan diam-diam para generasi muda akan keberanian
> orang Minangkabau mengkoreksi sesuatu yang salah.
>
> Buku ini hadir, mestinya dapat membahasakan pergolakan PRRI dalam bentuk
> yang lebih manusiawi, dengan humanisme orang-orang kecil, heroisme, kenangan
> dan persaudaraan dimasa itu. Buku ini harus jauh dari kekakuan pakem
> penulisan sejarah yang seringkali teronggok di perpustakaan yang berdebu.
> Tetapi buku ini harus dapat menyampaikan pesan PRRI dengan indah dan berseni
> yang pada akhirnya menginspirasi anak muda Minangkabau untuk menjadi
> generasi yang memiliki keberanian untuk memperjuangkan kebenaran. Buku
> inilah yang akan menjadi jembatan sejarah, yang tidak hanya menceritakan
> kisah heroisme militeristik, tetapi lebih jauh dari itu, buku ini menanamkan
> kebanggaan ke-Minangkabauan, yang kritis, bernilai dan menyumbang kepada
> kebenaran.
>
> II.   Tujuan:
>
> 1.    Menanamkan semangat korektif, kritis dan berani bersikap kepada generasi
> muda Minangkabau dan Indonesia
> 2.    Mendokumentasikan kisah-kisah humanis yang berhubungan dengan pergolakan
> PRRI
> 3.    Membuat sebuah buku bunga rampai berisi kisah-kisah humanis yang
> berhubungan dengan pergolakan PRRI berdasarkan metode ”Oral History” yang
> kemudian ekspresikan dalam berbagai bentuk bangunan tulisan sastra dan
> reportase singkat.
>
> III.  Judul buku:
>
> PRRI PERGOLAKAN MERETAS JALAN KE-INDONESIAAN: BUNGA RAMPAI KISAH-KISAH
> ORANG-ORANG KECIL
>
> IV.   Organisasi Penulisan
>
> Kontributor:
>       Para pihak yang berkeinginan menulis tentang PRRI
>
> Penyelaras: DR. Mestika Zed, Abraham Ilyas,  Andiko St. Mancayo
>
> Penerbit:
>
> V.    Kerangka Kerja
>
> 1.    Mengumpulkana semua karangan berupa cerpen, pantun, reportase, puisi.
> 2.    Melakukan penapisan semua karangan dengan mengikuti kaedah-kaedah
> penulisan standar yang sesuai dengan jenis dan bentuk karangan yang berisi
> kisah-kisah humanis PRRI yang dikirimkan kepada editor.
> 3.    Menganalisis kumpulan tulisan untuk membangun kerangka buku bunga 
> rampai.
> 4.    Membangun buku bunga rampai kisah-kisah humanis PRRI
> 5.    Menerbitkan buku bunga rampai kisah-kisah humanis PRRI
> 6.    Mendistribusikan buku kisah-kisah humanis PRRI
>
> VI.   Time Table
>
>
> Agenda        Waktu   Penanggung Jawab
> 1.    Mengumpulkana semua karangan berupa cerpen, pantun, reportase, puisi.   
>         ?
> 2.    Melakukan penapisan semua karangan dengan mengikuti kaedah-kaedah
> penulisan standar yang sesuai dengan jenis dan bentuk karangan yang berisi
> kisah-kisah humanis PRRI yang dikirimkan kepada editor.               
> Penyelaras
> 3.    Menganalisis kumpulan tulisan untuk membangun kerangka buku bunga
> rampai.               Penyelaras
> 4.    Membangun buku bunga rampai kisah-kisah humanis PRRI            
> Penyelaras
> 5.    Menerbitkan buku bunga rampai kisah-kisah humanis PRRI          IKIP/UNP
> 6.    Mendistribusikan buku kisah-kisah humanis PRRI          ?
>
>
> B.    Progress Penyiapan Buku Bunga Rampai PRRI
>
> 1.    Proses
>
> Sejauh ini sedang berlangsung kegiatan di Jakarta, Palembang dan Padang
> yaitu :
> 1)    Menampung tulisan dari yang berminat
> 2)    Mengedit tulisan yang masuk
> 3)    Mengclustering tulisan
> 4)    Comunikasi intens dengan IKIP Padang
>
> 2.    Daftar Tulisan Bunga Buku Rampai PRRI (Ada di Andiko Sutan Mancayo)
>
> No    Judul   Jenis   
> 1.            Mawar lereng tandikek   Cerpen  Dasriel Noeha
> 2.            Lain dan tentara        Cerpen  Dasriel Noeha
> 3.            Bekas pemberontak       Cerpen  Dasriel Noeha
> 4.            Selamat tinggal, isah   Cerpen  Dasriel Noeha
> 5.            Menyingkir      Cerpen  Dasriel Noeha
> 6.            Ketika papa bercerita 1 - 11    Cerpen  Rina Permadi
> 7.            Senyum yang tergantung : kamang dibombardir     Cerpen  Andiko 
> Sutan Mancayo
> 8.            Diantara garis dan kokangan senapan     Cerpen  Andiko Sutan 
> Mancayo
>                       
> 9.            Balada simpang malalak
>       Puisi   Rusli Marzuki Saria
> 10.           Mimpi buruk     Puisi   Hanifah Damanhuri
> 11.           Dampak prri     Puisi   Hanifah Damanhuri
> 12.           Doa untuk pahlawan prri Puisi   Hanifah Damanhuri
> 13.           Diskusi tentang prri di rn 2010 Puisi   Hanifah Damanhuri
> 14.           Prri    Puisi   Hanifah Damanhuri
> 15.           Rumah kami markas tentara pusat Puisi   Hanifah Damanhuri
> 16.           Jatuh cinta pada tentara (fiktif)       Puisi   Hanifah 
> Damanhuri
> 17.           Catatan prriku (fiktif) Puisi   Hanifah Damanhuri
> 18.           Prri - sepenggal kenangan       Puisi   Anonim (menunggu 
> konfirmasi pencantuman
> nam pengarang)
> 19.           Sepenggal kenangan (2)  Puisi   Anonim (menunggu konfirmasi 
> pencantuman
> nam pengarang)
>                       
> 20.           Prri nagari tanjung
>
> Nagari tanjung ikut berjuang melawan rezim soekarno   Gurindam        Abraham 
> Ilyas
> 21.           Prri di nagari paninggahan
>       Gurindam        Hera Hastuti HM
> 22.           Prri di nagari manggopoh
>       Gurindam        Deka Maita Sa
> 23.           Jangan dibunuh semua, tinggalkan satu orang             
> Gurindam        Bustanuddin
> 24.           "Minang jo minang disalasaikan dek rang batak"          Taufik 
> Rasyid
> 25.                           
> 26.           "Kebesaran jiwa ibu sebagai pendamping pejuang prri"
>       Paper    Zoer’aini Djamal Irwan
> 27.           Kok bakisa duduak jan bakisa dari lapiek nan salai
> 15 februari 1958 proklamasi prri :
> “kok bakisa duduak jan bakisa dari lapiak nan salai….”        Paper   Mas’ud 
> Abidin
>
>
>
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
rantau: Deli dan Jakarta,
kini Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi
sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke