Mak Ngah dan para sanak sapalanta,
 
Walau tak seluruhnya isi naskah tsb saya mengerti -- karena terlalu teknis -- 
namun saya garis bawahi kesimpulan dan himbauan yang tercantum di bagian akhir, 
bahwa : "  the need for urgent mitigation in Padang remains extremely high. We 
hope that our study will help motivating and enabling improved disaster risk 
assessments and adequate response strategies leading to effective counter 
measures and preparedness mechanisms'.
 
Memperhatikan kondisi sekarang -- terus terang -- saya tidak yakin bahwa 
langkah-langkah tersebut sudah mendapatkan perhatian semestinya, baik dari 
kalangan pemerintahan, maupun dari kalangan tokoh-tokoh pemerintahan, dan dari 
kalangan masyarakat umum. Jalan fikirannya bagaikan dalam zaman revolusi dahulu 
: "Belanda masih jauh".
 
Hal itu berarti bahwa sebanyak 265.000 orang penduduk terancam nyawanya, oleh 
karena tinggal di "highly exposed potential tsunami inundation area".( h. 15). 
Paper ini juga menunjukkan bahwa 170.000 nyawa yang mungkin bisa menyelamatkan 
diri dalam waktu 30 menit, juga tidak bisa melakukannya.
 
Sampai sekarang, menurut penglihatan saya, upaya mitigasi terhadap kemungkinan 
tsunami di Padang ini masih tetap pada tingkat wacana.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Thu, 3/24/11, sjamsir_sjarif <[email protected]> wrote:


From: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Subject: [R@ntau-Net] Bacaan untuk Persiapan Gampo Tsunami
To: [email protected]
Date: Thursday, March 24, 2011, 2:17 AM


Untuk para pemerhati Gampo dan Tsunami serta para perencana kewaspadaan bencana 
alam ini, paper berikut baik dipelajari diteliti untuk kepentingan umum.

http://www.gitews.org/tsunami-kit/en/E1/further_resources/hazard_maps/padang/Near%20field%20tsunami%20hazard%20map%20Padang%20West%20Sumatera%20by%20Schlurmann%20et%20al.pdf

--MakNgah
Sjamsir Sjarif 
Santa Cruz, Ca,  Mar 23, 2011

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke