Assalamua'laikum Wr Wb . Bapak2/Ibuk2 sarato dunsanak di Palanta .
Lansuang sajo Ambo bacarito nan Ambo tau dari Almarhum Bapak Ambo yang 
kebetulan ikuik baparang waktu itu . Manuruik carito Beliau Masyarakat Sumatera 
Tengah atau Sumbar namo no kini tu ndak punyo jiwa pemberontak yang ado hanyo 
jiwa mengkritisi . Kami waktu itu sebagai tentara hanyo manjalankan perintah 
tapi wakatu tantara dari Jawa ka masuak di Padang melalui laut kami nan bajago 
di Pantai dilarang manembak dan membiarkan tantara dari Jawa masuak dan 
akhirnyo kami lari tunggang langgang, baitu perintah Jendral Nasution dek 
Jendral Nasution kembali dapek jabatan di pusat . Dan juo waktu itu kami tabagi 
duo ado tantara dalam ado tantara lua namo no . Ambo waktu itu lari ka Pakan 
Baru dan anak Inyiak Jambek klo ndak salah bapangkaik Kolonel batahan dikaki 
gunuang Sirabuang daerah Palupuah , pernah juo bapak Ambo bacarito tentang 
kawan beliau yang jadi Tantara banamo Makudun dari daerah Malalak tingga di 
Padang punyo Hotel Makudun dan Ambo ndak tau apo
 batua ado Hotel Makudun di Padang tu sampai kini . Mudah2an bermanfaat itulah 
carito dari Almarhum Bapak Ambo yang jadi tentara dari Zaman Bulando .
Wassalam
Men Armedi Edi Koto



________________________________
Dari: Darwin Bahar <[email protected]>
Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]>
Dikirim: Rabu, 23 Maret 2011 13:58
Judul: Re: [R@ntau-Net] "Bunga Rampai PRRI", Mengapa Pelurusan Sejarah Perl


Dinda Duta, Pengurus YPRN sarato Sanak Sa Palanta nan ambo hormati
Seperti dijelaskan Andiko, kegiatan ini sudah berjalan dan sudah ada TOR-nya. 
Dan pada Andiko sebagai ‘editor in charge’ sudah ada sejumlah tulisan yang 
bagus-bagus. Karena penerbitan ini akan melibatkan YPRN, Andiko tinggal 
menempurnakan TOR meneruskan tugasnya dibantu oleh seorang sanak yang ditunjuk 
YPRN sebagai produser eksekutif.
Saran saya,  "Bunga Rampai” ini dijadikan 2 buku. Yang pertama yang bersifat 
dokumentasi sejarah. Di sini ada tulisan Prof Taufik Abdullah (diusahakan 
melalui  kanda Saaf), Prof Mestika Zed (diusahakan melalui  Angku AI),, Kanda 
Saaf, IJP (yang mempunyai pengetahuan kesejarahan PRRI), ditambah satu atau dua 
tulisan pakar lagi jika ada. Saya mengusulkan  produser eksekutif mengusahakan 
izin Tempo untuk menurunkan 2 tulisan Tempo Edisi Khusus Pak Natsir No. 
21/XXXVII 14 Juli 2008 (“Sebuah Pemberontakan tanpa Drama”, yang menampilkan 
sosok Pak Natsir dengan utuh, singkat dan padat, serta tulisan pakar sejarah 
R.Z. Leirissa, “PRRI: Membangun Indonesia tanpa Komunis”), serta izin Grup 
Kompas/ Gramedia untuk tulisan AA Navis: “Harun Zain: Ketika Semua Orang 
Senyap, Dia Yang Berdiri Tegap” dalam “Yang Berjalan Sepanjang Jalan”. Kita 
semua tentu tidak rela jika apa yang telah dilakukan tokoh yang sangat berjasa 
dalam mengembalikan harga
 diri masyarakat Minang pascaperistiwa PRRI ini hilang begitu saja ditelan 
waktu.
Buku kedua berisi kisah-kisah human interest (fakta, fiksi, fakta disamarkan) 
bernas yang sudah dilewakan di sini yang arsipnya tentu sudah ada pada Andiko; 
dari Rina, Angku Dasriel, sanak TR, tan Lembang Alam dll. Zet juga katanya mau 
menulis, ini perlu ditunggu. Demikian juga sanak yang lain, diberi limit waktu 
2 bulan dari sekarang.
Khusus untuk Rina saran saya tulisannya dibagi dua: khusus mengenai keseharian 
Pak Imam di gang Kenanga. Mungkin Rina perlu bertemu langsung papa untuk 
menggali lebih dalam lagi kisah yang sangat unik ini plus pekayaan dari Mak 
Ngah, serta kisah-kisah di luar peristiwa itu.
Dinda Zultan, pengamat bahasa yang kritis saya harap bersedia sebagai 
penyelaras  akhir, dibantu oleh saya jika masih ada umur.
Demikian usulan saya. Semoga "Bunga Rampai” ini sudah selesai dan diserahkan 
langsung oleh Pengurus YPRN kepada Gubernur Sumbar sebelum tanggal 17 Agustus 
tahun ini.
Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok
. 
Re: [R@ntau-Net] "Bunga Rampai PRRI", Mengapa Pelurusan Sejarah Perl 
Posted by: "ajo duta" [email protected] 
Tue Mar 22, 2011 3:31 pm (PDT) 
Assalaamu'alaikum Uda Darwin dan sanaks,

Ide mambuek buku dengan pelurusan sejarah PRRI ko memang rancak dan
perlu. Kalau bisa uda bisa maambiak inisiatif dgn membuek prposal.
Sanak lain nan pandai manulih seperti kanda Saaf, kanda Arman, dinda
Reflus, dinda IJP, nakan Rina dan lainnyo bisa ikut nimbrung. Insya
Allah kalau digotong royongan bisa capek salasai.

Ditambah lai awak masih punya saksi seperti Mak Ngah dan Papa Rina nan
sebagai nara sumber.

On 3/22/11, Darwin Bahar <[email protected]> wrote:
> Sanak Sa Palanta nan ambo hormati
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke