Assalammualaikum wr wb Beritanyo memang kurang jaleh, dimano lokasi tapeknyo di Solok Selatan & dimano pulo 10 objek wisata unggulan Sumbar nan memiliki panorama mantun. Baa pulo keterlibatan pemerintahan nagari iyo indak jaleh pulo. Nampaknyo memang alun juo barubah, masih saroman nan dulu-dulu juo. Mungkin akan manjadi versi PT. TKA nan baru.
wasalam AZ / lk / 33 th Padang http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=354 mungkinkah berkaitan jo berita nan ko? http://www.sitinjaunews.com/berita-utama/ekonomi/22303-eksplorasi-panas-bumi-solsel-terkendala-kepastian-harga EKONOMI BISNIS Permudah Investasi di Sumbar Jerman Bidik Sumber Energi dan Pariwisata Padang Ekspres • Jumat, 18/03/2011 11:05 WIB • marisa elsera • 30 klik Pemerintah Sumbar harus segera membuka jalur akses masuk atau konektivitas menuju dan dari Sumbar. Agar jalur investasi Sumbar bisa lancar,” kata Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Norbert Baas, saat temu ramah dengan Pemerintahan Sumbar di Gubernuran Sumbar, Kamis (17/3). Karena itu, pemerintah Jerman berniat menjalin kerja sama di bidang pembangunan infrastruktur dan pengembangan energi yang akan direalisasikan dalam waktu dekat. Tak hanya itu, Jerman juga akan memberikan beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia sebagai wujud kerja sama bilateral itu. Pihak kedubes, tutur Norbert Baas, telah mengusulkan Sumbar sebagai salah satu daerah yang potensial untuk dikembangkan, terutama dalam bidang energi seperti energi panas bumi yang terdapat di Solok Selatan dan Kabupaten Mentawai. Pengembangan pariwisata di Sumbar juga dinilai Baas memiliki prospek. Pasalnya, kawasan pariwisata di 10 objek wisata unggulan Sumbar memiliki panorama indah. Sebab itulah, Dubes Jerman itu bertolak ke Bukittinggi untuk melihat dari dekat kondisi daerah yang rencananya ditanami investasi perusahaan dari Jerman itu. Berdasar laporan yang dihimpun Kedubes, calon investor yang berminat menanamkan modal di Sumbar cukup banyak. Hanya saja, ia belum dapat memastikan kapan waktu direalisasikannya kerja sama itu karena harus melakukan pengkajian terlebih dahulu. Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sumbar, Masrul Zein menyatakan siap memberikan kemudahan perizinan, keringanan pajak dan ketersediaan bahan baku dalam merangsang investor. Potensi Sumbar tak hanya infrastruktur, energi dan pariwisata seperti yang dilirik Dubes Sumbar. Masih banyak potensi lain yang dapat menjadi investasi produktif, seperti pembangunan pabrik pengolahan cokelat, perkebunan karet, kopra dan perikanan. Asalkan akses calon investor ke Sumbar dipermudah, maka tidak mustahil peningkatan perekonomian Sumbar kedepan akan berlangsung cepat.(*) [ Red/admin ] -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
