Ass wb
Sebelum nyo ambo minta maaf jiko pengamatan ambo ko kurang/dan tidak ada 
manfaat nyo,perkenal kan ambo aliumar asal piaman,dan tingga di 
jawa(jogjakarta)lebih dari 20 thn,dan ambo salah satu pelaku penunjang wisata 
di jogja ko,yaitu ambo sebagai seniman,dan beberapa kali ambo diundang sebagai 
wakil indonesia untuk profesi ambo keluar negeri,dari situ ambo punyo saketek 
pengalaman yg akan ambo berbagi jo dunsanak2,terutama yg maurus pariwisata .
Wisata memang tidak bisa lepas dari pelaku seni baik itu seni rupa,maupun seni2 
yg lain,jika kita lihat di jogja,itu memang sudah berjalan sebagai mana 
mestinya,kegiatan seni hampir setiap minggu ,lembaga2 yg membawahi cukup 
banyak,apalagi pelaku seni nya sangat beragam,dan banyak juga,jadi menurut saya 
tidak ada salah nya kita belajar kepada daerah yg sukses dalam hal ini,misal 
nya jogjakarta.
Ketika kita akan membangun wisata di sumbar,tentu kita tidak akan /tidak mau 
seperti jogja/bali,akan berbentur dgn budaya kita yg katanya adat bersandi 
syarak, syarak bersandikan kitab ALLAH,atas dasar sndi2 ini lah sebaik nya kita 
merancang wisata yg sesuai dgn daerah kita,saya punya pemikiran ....ada tujuh 
lembaga yg bersinergi(saling bekerja sama untuk ini.)
1.lembaga/dinasĀ  pariwisata
2.pemda
3.alim ulama& cerdik pandai
4.pengusaha
5.pelaku seni(seniman)
6.dinas kepolisian
7 dinas pendidikan,
Setelah tujuh lembaga ini kita kumpulkan lalu kita konsep wisata yg akan kita 
ingin kan,kemudian setiap lembaga akan mengkonsep sesuai bidang 
masing-masing,yg tentunya sesuai dgn daerah kita sebelum kita umum kan wisata 
kita kedunia luar kita sudah siap dgn baik itu pelayanan,keamanan,dll tujuh 
lembaga ini lah yg bekerja,karna selama ini jika saya perhatikan,maaf kadang 
berjalan sendiri2.
untuk itu marilah kita bangkit kan wisata daerah kita,(SUMBAR)ada banyak bangsa 
di dunia ini senang dgn alam kita tradisi kita kesenian kita tapi kita tidak 
olah secara profesional.dan banyak seni tradisi kita yg semakin hari semakin 
hilang,misalanya RABAB,INDANG,SALAWAT DULANG,SILAT,DLL....siapa lagi kalau 
bukan kita yg akan menghidup kan,dan ini tugas dari pemerintah tentu nya yg 
mengurusi seni budaya dan pariwisata.
Sebetul nya jika kita garap ini pun bisa menghidupkan /meningkat kan 
perekonomian masyarakat,lihat jogja,bali,dan daerah2 lain yg mulai bangkit dgn 
wisata nya.
Semoga ada manfaat nya.marilah bekerja dgn sungguh2,apalagi yg sudah di amant 
kan.
aliumar jogjakarta.
http://aliumarartswork.blogspot.com

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke