Wakil Nggak Mau, Apa Lagi Jadi Anggota

Oleh: Reflusmen | 23 August 2010 | 04:38 WIB 

Dalam menerima kekalahannya, Hillary Cinton dari Partai Demokrat membujuk 
pendukungnya agar memilih Obama, tidak memilih John McCain calon dari partai 
Republik
Dalam setiap berkumpul dengan keluarga besar, biasanya kami mendiskusikan 
sesuatu masalah yang menyangkut kepentingan keluarga. Walaupun Ayah kami satu, 
tapi perangai dan kelakuan kakak-adik tidak ada yang sama, masing-masing punya 
kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.
Pemimpin yang memandu diskusi tidak selalu kakak tertua, bisa yang urutan 
tengah dan tak jarang dipimpin oleh si bungsu. Pokoknya selalu rame dan mungkin 
tak kalah serunya bila dibandingkan dengan rapat anggota DPR yang membahas 
kasus Bank Century.
Penentuan pemimpin rapat ini kadang-kadang bisa berlarut-larut karena semua 
berprinsip “Wakil aja nggak mau, apa lagi jadi anggota”, maunya jadi Pemimpin 
agar bisa berbicara lebih banyak, maklum “mendengar lebih susah dari pada 
bicara”. Satu hal yang kami syukuri, sampai saat ini belum ada diantara kami 
yang membuat keluarga tandingan.
Berkaca dari kelompok kecil tersebut, mungkin prinsip “Wakil aja nggak mau, apa 
lagi jadi anggota” ini yang terjadi di Negara kita dimana begitu banyak partai 
yang merupakan pecahan dari partai sebelumnya, padahal semua partai itu 
didirikan dengan tujuan berjuang untuk kemakmuran rakyat Indonesia. Katanya !. 
Bisa jadi juga ini dipengaruhi oleh iklan tempo doeloe di TVRI dibintangi 
almarhum Bagio “Kalau sudah duduk lupa berdiri”. Entahlah !
Kelahiran partai-partai tersebut bisa diilustrasikan sebagai berikut:
Partai Angin Ribut : Dalam suatu munas pemilihan Ketua Umum, calonnya A dan B. 
Yang terpilih adalah A. Karena B tidak puas akhirnya bikin Partai Angin 
Kencang. Disaat masa jabatan A dan B di partainya berakhir, kejadian ketidak 
puasan terjadi lagi sehingga muncul Partai Angin Sepoi-Sepoi (pecahan Angan 
Ribut) dan Partai Angin Semilir (pecahan Partai Angin Kencang) begitu 
seterusnya sehingga lahirlah banyak partai dengan pertumbuhan seperti Deret 
Ukur. Apakah ada perbedaan AD/ART partai itu ?. Tidak !, semuanya berjuang 
untuk kemakmuran rakyat Indonesia, begitu katanya.
Kalau memang tujuannya untuk kemakmuran rakyat Indonesia, mengapa tidak 
merapatkan barisan ?. Kata guruku waktu SD, “sebatang lidi tak berguna, tapi 
kalau dikumpulkan jadi satu, kekuatannya luar biasa”. Ini logikaku orang biasa 
ha ha ha
Masih segar dalam ingatan kita, persaingan yang begitu ketat antara Barack 
Obama dan Hillary Clinton dalam Pemilu Pendahuluan untuk memperebutkan satu 
kursi calon Presiden jatah partai Demokrat yang dimenangkan oleh Obama. Apa 
reaksi Hillary Clinton dalam menerima kekalahannya ?
Hillary mengucapkan selamat kepada Obama dan mendukung Obama untuk memenangkan 
Pemilu Presiden dengan cara berkampanye/membujuk pendukungnya agar memilih 
Obama. Hal ini dilakukan Hillary agar pendukungnya tidak berpindah memilih John 
Mc Cain calon dari partai Republik. Luar biasa !
Alangkah indahnya kalau bangsa kita bisa mencontoh Hillary Clinton. Bisa khan 
!. Wassalam : Reflus
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke