Bapak Saaf Yth

Sudah banyak penulis-penulis puisi yang handal di RN
Bapak Dasriel, Bapak MM, Mamal LA, Bapak Zultan, Sutan Mancayo, Rina, Bung
IJP, Ajo Suryadi, ... dan yang masih malu-malu unjuk kemampuan.

Bagus juga kalau suatu waktu ada pulang basamo dan ada pertunjukan seni dari
dan untuk warga RN. senimannya banyak sekali.

Wass

Hanifah


Pada 2 April 2011 05:06, Dr Saafroedin Bahar <[email protected]
> menulis:

> Alangkah indah - sekaligus memprihatinkan - dua pesan ttg kerusakan alam
> lingkungan yg terkandung dalam dua puisi di bawah ini. Mengingatkan kita pd
> lagu-lagu Ebiet G. Ade dan Paramita Rusadi.
> Apa tak perlu kita mendorong lebih banyak warga RN yg menulis puisi, utk
> satu saat kita adakan temu darat sbg pentasnya ?
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
>
> -----Original Message-----
> From: Hanifah Damanhuri <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Thu, 31 Mar 2011 07:16:28
> To: rantaunet<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [R@ntau-Net] TIUPLAH SULINGMU
>
> TIUPLAH SULINGMU
> (Dari PUISI bapak L.K.Ara)
>
> Dengarlah jaritan nelayan
> Yang tak lagi menemukan ikan
> Usai banjir melanda
> Dan merusak danau
>
> Pohon-pohon yang ditebang
> Hingga hutan jadi gundul
> Ketika hujan turun
> Tak ada yang mampu menahan air
>
> Air yang mengalir
> Bebas hambatan
> Berkumpul bersama
> Mengalir menghanyutkan semua ke danau
>
> Rusak hutan
> Rusak ekosistem
> Rusak sumber penghidupan
> Rusak semuanya
>
> Wahai peniup suling
> Tiupkanlah sulingmu
> Ketelinga para penebang kayu
> Tiupkanlah sulingmu lebih kencang
> Ketelinga para penyuruhnya
> Atau tembak mati saja mereka
>
> Padang, 31 Maret 2011
>
>
> Hanifah Damanhuri
>
>
>
>
> KETUKAN PERAHU
> oleh L.K. Ara pada 31 Maret 2011 jam 5:35
> KETUKAN PERAHU
>
> mungkinkah nyanyian indah
> ada diketukan perahu
> yang sedang melaju
> dan bertanya tentang riak
> yang terus memberi gerak
>
> mungkinkah nyanyian indah
> disuarakan nelayan
> yang memantul
> ke bukit-bukit gundul
> tentang nasib pohon
> yang dirobohkan.
>
> syair berbaris seperti perahu
> perahu berbaris seperti syair
> mereka mengalir di danau biru
> kadang mencelupkan diri
> tak ada yang tahu.
> Seperti menyimpan rahasia
> yang tak tertulis dalam buku
>
> syair semakin jauh
> membawa diri semakin jauh
> mencoba mencari
> kedalaman danau
> kebiruan danau
> luka danau
> adakah memerah sungai .
>
> rindu  pada danau
> menyelam hingga yang biru
> rindu pada pohon
> jangan bawa sinso ke pohon-pohon
> rindu pada perahu
> cungkil syair diatas kayu.
>
> coba tiup sulingmu
> hibur bukit yang gundul
> saingi jerit sinso
> merubuhkan pohon.
> tiup sulingmu
> hibur danau yang gelisah
> tebing curam dan lembah
> hibur nelayan yang kehilang ikan
> hibur kekasih yang kehilangan jadam
> tempat surat berkasih
> yang tenggelam.
>
>
> Banda Aceh, 30/3/2011
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke