Wa'alaikum salam. w.w.
 
Bung Armen,...
ambo raso sampai hari kini, masih ado pelaku sejarah PRRI ko nan
masih iduik. Contoh di kampuang rang rumah ambo di Kasang,
Guru Mansur tu masih iduik sampai kini, memang lah goyoh,
tapi pikirannyo tantang PRRI tu kok ditanyo masih barasiah.
Kan bisa pulo survey ka sinan tu bung Armen.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

--- On Mon, 4/4/11, Armen Zulkarnain <[email protected]> wrote:


From: Armen Zulkarnain <[email protected]>
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Pelurusan Sejarah PRRI-->Empat Tataran.
To: [email protected]
Date: Monday, April 4, 2011, 8:47 PM






Assalammualaikum wr wb


Angku, mamak, bundo sarato adi dunsanak sapalanta RN nan ambo muliakan,


Memang ambo indak baitu mangarati satantang PRRI, sabab literatur amat minim. 
Kajian sejarah merupakan salah satu bahasan yang sangat menaruh minat banyak 
orang, sahinggo taruih dibahas dalam perbincangan-perbincangan dimana saja & 
kapan saja. Asumsi ambo nan mudo matah ko, hal ini terkait jelas dengan 
kesenjangan pembangunan (untuk pihak nan di daerah) & kerasnya kemauan Soekarno 
sebagai pemimpin besar revolusi saat itu untuk menyatukan paham nasakom. 


Untuak labiah memudahkan, paralu juo dikaji sedikit kebelakang, latar belakang 
Ir. Soekarno sangat terobsesi dengan doktrin ini, hubungannya dengan kondisi 
perpolitikan internasional dimasa itu, sehingga bisa dikaji rentetan awal 
doktrin ini sejak pertama kali masuk ke Indonesia.


Dari beberapa literatur, saya membaca bahwa para aktivis pergerakan dimasa 
kolonial belanda saliang berkomunikasi satu sama lain, apakah berpaham 
islamisme, nasionalisme ataupun sosialisme/komunisme. Apakah hal ini berkaitan 
sebuah eksperimen untuk menyatukan seluruh unsur itu? Kemudian hal ini mendapat 
tentangan keras dari aktivis pergerakan sejak zaman kolonial hingga pasca 
kemerdekaan. 


Selain itu, konstelasi politik internasional dimasa itu jelas menunjukan 2 
negara adikuasa yang sedang meluaskan pengaruhnya, yaitu Amerika Serikat & Uni 
Soviet dimana ada 2 arus besar paham kapitalisme & komunisme sedang mencari 
pengaruh ke negara dunia ketiga. Tantunyo urang- urang tuo nan di palanta ko 
bisa pulo memaparkannyo labiah jauah sabab kaia kami nan mudo-mudo iyo hanyo 
sajangka panjangnyo.


Akhir kato, ambo mohon rila jo maaf pabilo ado nan takurang, sahinggo kajian 
PRRI ko bisa pulo memaparkan asal usul konflik yang menyebabkan perang saudara 
di negara Indonesia yang baru merdeka 13 tahun secara de facto & 9 tahun 
merdeka secara de jure.


wasalam

AZ / lk / 33th
Padang               

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke