http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150483553315103&refid=0 Sebuah karya curahan hati yg mengharukan tapi sungguh indah dibaca....membuat pembaca hanyut dalam cerita yang penuh kejiwaan, walau dalam bentuk yang sederhana Rifki Nanda M seorang pemuda berasal dari Padang Panjang
Assalamualaikum Ibu, Tiada akan pernah bosan aku berdoa agar ibu senantiasa sehat walafiat dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dan kepada Ibu kami kabarkan keadaan kami disini, Alhamdulillah aku dan adik-adik dalam keadaan sehat walafiat. Ibu, Sangat ingin rasanya bertemu langsung dengan Ibu, kami semua sangat rindu Ibu, dan aku yakin pasti begitu juga dengan perasaan Ibu disana terhadap kami, tapi entahlah bu, apalah daya kita, Cuma dengan surat ini aku dapat bercerita. Sudah hampir dua tahun kami terpisah dengan Ibu, pedih sekali rasanya mengingat penyebab perpisahan ini, tapi tak akan ada gunanya kita membahas yang sudah-sudah, mungkin ini jalan terbaik yang digariskan Pencipta untuk kita. Valdo, Adikku yang kecil itu, anak ibu yang paling Ibu sayangi, seringkali ia menanyakan ibu, tak tahu apa yang akan aku jawab, dalam tidur lelapnya dia sering mengigaukan Ibu, larut hatiku mendengar rintihan anak kecil itu, semampuku kuberi pengertian akan ketiadaan Ibu disampingnya, nilai-nilainya turun drastis sejak tidak ada Ibu yang membimbingnya, karena hal itulah aku putuskan untuk pulang dari perantauanku di Tanah Maluku. Tapi jangan kuatir Ibu, sekarang nilai-nilai sekolahnya sudah mulai membaik lagi, dia sebenarnya sangat pintar, diumur 11 Tahun dia sudah menguasai beberapa program komputer yang aku ajarkan kepadanya, mungkin kemaren itu karena tidak ada yang membagi waktu bermain dan belajarnya. Valdo sudah kelas 4 SD bu, Alhamdulillah dia patuh denganku, dia mau mendengarkan nasehatku, bijak sekali dirinya, dan ada kabar baik dari Valdo bu, dia terpilih untuk menyanyikan salah satu lagu anak-anak ciptaan Om Muhammad Jujur yang akan diproduksi bulan ini, Om Jujur adalah putra ke3 Hoerijah Adam seorang koreografer besar yang Ibu kagumi, Mudah-mudahan secepatnya kita bisa mendengarkan suara Valdo menyanyikan lagu “Pesawat Terbang” itu ya bu, tentu senanglah hati Ibu mendengarkan kabar ini, dia juga punya bakat seni, sama persis seperti Ibu, Alhamdulillah darah seni Ibu mengalir dalam diri kami bertiga, bidangnya saja yang berbeda, Aku sangat bangga memamerkan foto-foto Ibu pada teman-temanku, Ibu adalah penari handal di desa kita dikaki Singgalang sana. Valdo giat menyanyi dan Yoga terus berkarya dengan grup musiknya Andalas Swara. Dan aku sendiri mendalami belajar piano alat musik kesukaanku, aku ingin jadi orang besar nantinya, sama seperti Almarhum kakekku, Ayah Ibu, Angku Kaharrudin Dt. Gadang, seorang dukun besar di desa Koto Laweh tanah kelahiran Ibu, beliau disegani banyak orang, dan sudah wajarlah kakek menerima penghormatan itu karena dia selalu menolong orang susah dimanapun dia berada, dan aku senantiasa berharap agar cucuran atap jatuh ke palambahan jua hendaknya. Tentang Yoga, Adikku yang satu itu, sudah satu bulan lebih aku tak bertemu dengannya, dia jarang pulang sejak meneruskan pendidikannya di Perguruan Tinggi Negeri, beruntung adikku itu bisa kuliah sesuai dengan yang diharapkannya, dia sekarang adalah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Aku bangga padanya bu, dia banyak sekali mendapatkan beasiswa karena prestasinya, dia tampil dengan nilai terbaik di Fakultas Hukum pada semester lalu,ya.. anak ibu itulah yang paling tinggi nilainya disana, dia membawa pulang IP 3,9 , tapi entahlah bu, aku sendiri tak mengerti apa itu IP yang sering diobral teman-teman sebayaku, aku cuma bisa menyebutkannya saja, aku belum mendapatkan cukup rezki untuk meneruskan pendidikan seperti adik, bodoh sekali aku. Sudah sangat panjang perjalannanku bu, aku hampir lelah, dua tahun terakhir ini saja aku sudah merantau ke berbagai daerah, Bangkinang, Palembang, Bekasi, Makasar, dan aku sempat tinggal dua bulan di sebuah desa kecil yang berada di Kepulauan Aru Propinsi Maluku nun jauh di bagian Timur Negara kita walau akhirnya harus ditakdirkan untuk menghuni kampung lagi. Tapi aku bahagia disini bu, aku punya banyak teman yang sangat baik. Om Muhammad Jujur, kakak angkatku Mevi Rosdian, seorang teman lamaku bernama Silvia, Salim, Hendra, dan aku juga punya sahabat seorang penulis hebat bernama Muhammad Subhan, dan banyak lagi teman-temanku yang tidak bisa aku tuliskan disini satu persatu, mereka selalu memberiku dorongan untuk selalu bertahan menerima kenyataan pahit dalam hidupku. Dan dikesempatan ini ingin kusampaikan pada Ibu, Mungkin kecemasan Ibu sama seperti kecemasan nenek dan Mak Adang yang selalu rusuh dengan apa yang aku kerjakan di Padang Panjang. Narkoba, minuman keras, preman, pergaulan bebas, tetapi tidak ibu, tidak, Anak sulungmu ini sangat jauh dari itu. Ibuku tersayang, Sembah sujudku di kaki Ibu, Aku masih terkenang perjuangan Ibu dulu membesarkan kami bertiga tanpa ayah, tentu Ibu bisa ingat saat itu kita makan nasi berempat beranak cuma dengan cabe giling mentah yang dibubuhi sedikit minyak goreng bekas, atau dengan satu buah mie instant yang kita bagi empat, ya.. dibanyak-banyakkan saja kuahnya dan ditambah sedikit garam agar banyak kesannya, tetapi kita tetap lahap memakannya, Indah sekali hidupku waktu itu bisa berkumpul bersama Ibu walaupun kita bergelut dengan kemiskinan. Ampun beribu ampun Ibu. Bukan maksud hatiku membuat luka hati Ibu saat mengenang kisah ini, semata hanya agar Ibu tahu bahwa aku tidak akan pernah bisa lupa dengan tiap tetes keringat Ibu untuk membesarkan kami, dan kutandai beberapa orang temanku dalam surat elektronik ini, semata agar mereka mengerti betapa berharganya Ibuku untukku. Ibuku yang terindah, Surga ditelapak kaki engkau. Dan tentang pekerjaanku sekarang, aku mohon doa restu Ibu, Aku akan memimpin sebuat produksi Album Video Klip yang dinyanyikan oleh seniman asli daerah Padang Panjang, lagu-lagunya terinspirasi dari Novel “Rinai Kabut Singgalang” karya Bg Muhammad Subhan, sahabat dan kakak angkatku yang gagah itu, kisah-kisah novelnya sangat mengharukan, puluhan kali aku dibuat meratap saat membaca novel ini karena cerita didalamnya yang kebetulan mirip dengan perjalanan hidupku, Aku mohon dukungan Ibu, berhasil jualah hendaknya tugas beratku ini, agar Ibu bisa bangga, agar Ibu tak sia-sia mengasuhku, seiring dengan itu semoga Allah meridhoi agar rizki ku terbuka nanti, agar aku bisa melunasi hutang-hutang Ibu pada pihak-pihak yang ada di Padang Panjang, dan Ibu bisa kembali bertemu kami disini, berkumpul bersamaku dan adik-adik, semoga waktu yang kita tunggu cepat datangnya ya bu, kuniatkan kerja ini untuk menyicil jasa-jasa Ibu, walaupun aku tahu, seumur hidup aku menyicilnya, tak kan sanggup aku melunasinya. Ibuku, Salsabilaku.. Sesuai dengan nama Ibu yang diberikan kakek, “Nurni” yang berarti Cahaya Surga, memang begitulah adanya arti keberadaan Ibu bagiku. Tapi maaf Ibu, tak sanggup lagu aku teruskan membuat surat ini, pedih hatiku tiap kali teringat masa lalu itu, hanya sepucuk surat dan ribuan doa yang baru sanggup aku kirimkan kepada Ibu. Sujud Mohon Ampun dari Anakmu yang belum bisa dibanggakan ini. Wassalam RIFKI NANDA M (Selasa, 5 4 11’ 03.00) Renny Accounting & Finance APX WORLDWIDE EXPRESS [email protected] 021 88863360 ext. 214 081806966391 (gsm) 021 95578396 (cdma) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
