Wah...naluri politik Iffah mulai menajam, mantap tuh Iffah, asah terus agar 
semakin tajam, 

Tajam paguno untuak Islam dan anak negerinya

So jangan mau juga lagi jadi korban politik 
Tapi kitalah yang akan dan harus mengontrol politik
Politik yang bukan tujuan akhir 
Dan tidak pula se-gala2nya
Tapi politik sebagai alat dan perkakas
Untuk da'wah dan memajukan Islam 

Apa lagi hanya 'tuk kenikmatan duniawi
Kesenangan yang hanya sesaat

Ada dunia lain kok yang lebih kekal
Disanalah kita eksis sebagai jundi2 Allah
Mengibarkan bendera dan marawa 
Payung panji "Tiada Illah selain Allah
Muhammadurrasulullah"

abp58

--- Pada Rab, 6/4/11, Hanifah Damanhuri <[email protected]> menulis:

Dari: Hanifah Damanhuri <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] KORBAN POLITIK
Kepada: "rantaunet" <[email protected]>
Tanggal: Rabu, 6 April, 2011, 4:40 PM



KORBAN
POLITIK

 

Apa
yang terjadi di TIMTENG

Bergejolak
dimana-mana

Ada
campur tangan negara asing

Membawa
pikiranku

Melayang
ke zaman PRRI

Ada
Rusia

Ada
Amerika

Dua
Negara adidaya  waktu itu

Yang
saling unjuk kekeuatan

Dengan
ideologi

Yang
saling bertentangan

 

Kedekatan
Sukarno ke Rusia

Yang
berpaham komunis

 Dan sebagian warga Indonesia sudah komunis

Menimbulkan
kekhawatiran dan gejolak dimana-mana

Amerikapun
tak tinggal diam

 

Strategi
tingkat tinggi para militer

Yang
didukung Amerika

Dengan
memberikan peralatan perang

Telah
membuat sebagian dari elit militer

Memproklamirkan
PRRI di Padang SUMBARPada tanggal 15 Februari 2011


Dengan
susunan kabiner sebagai berikut

Kabinet PRRI

Kabinet PRRI terdiri dari:

Mr.
     Sjafruddin Prawiranegara sebagai
     Perdana Menteri merangkap Menteri Keuangan,Mr.
     Assaat Dt. Mudo
     sebagai Menteri Dalam Negeri, Dahlan Djambek sempat
     memegangnya sebelum Mr. Assaat
     sampai di Padang,Maluddin Simbolon
     sebagai Menteri Luar Negeri,Prof.
     Dr. Soemitro
     Djojohadikoesoemo sebagai Menteri Perhubungan dan Pelayaran,Moh. Syafei 
sebagai
     Menteri PPK dan Kesehatan,J.F. Warouw sebagai
     Menteri Pembangunan,Saladin Sarumpaet
     sebagai Menteri Pertanian dan Perburuhan,Muchtar Lintang
     sebagai Menteri Agama,Saleh Lahade sebagai
     Menteri Penerangan,Ayah Gani Usman
     sebagai Menteri Sosial,Dahlan Djambek sebagai
     Menteri Pos dan Telekomunikasi setelah Mr. Assaat sampai di Padang

Dari
susunan kabinet ini

Terlihat
dengan jelas

Pergolakan
yang terjadi

Merupakan
upaya perebutan kekuasaan

 

Berbalik
arahnya Amerika

Dan
banyaknya korban sipil yang jatuh

Serta
sebagian tentara yang membelot

Kembali
ke NKRI

Akhirnya
PRRI dibubarkan

 

Perang
usai

Tinggallah
rakyat Sumbar

Meratapi
kepedihan

Sebagai
korban politik

 



Padang,
7 April 2011

Hanifah
Damanhuri



http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_Revolusioner_Republik_Indonesia



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke