Mamak Zultan Tambah pangana ambo dek email iko. Rancak bukak kulik tampak isi se..
Salam andiko ----- Original Message ----- From: "ZulTan" <[email protected]> To: "RN" <[email protected]> Sent: Sunday, April 10, 2011 2:56:42 PM GMT +07:00 Bangkok, Hanoi, Jakarta Subject: Re: [R@ntau-Net] Hukuman Cambuik [OOT] @Arman Bahar: Menerapkan hukum Islam dinegeri termasuk potong tangan tersebut sangat sangat bisa dilakukan yaitu dengan memenangkan partai yang mendukung hukum potong tangan (baca hukum Islam) ------ Kalo PKS yang dimaksud, mereka sudah terbuka untuk semua aliran dan agama. Senin (28/3/2011), dalam pandangan umum fraksi-fraksi di Komisi Hukum DPR terhadap RUU Peradilan Anak, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dibacakan oleh jurubicaranya, Nasir Djamil, PKS mengutip beberapa perintah agama dalam Injil Matius yang berasal dari Bibel. PKS menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak dengan mengutip Matius 18 ayat 5, "Perlakuan terhadap anak-anak menjadi cerminan kesetiaan umat Kristiani terhadap Tuhan." Jumat kemaren ditambah lagi seorang dewan terhormat dari partai ini berasyik-masyuk dengan video porno dalam waktu 2 menit belasan detik, yang diakui hanya beberapa detik oleh ybs. Iman, sang fotografer Media Indonesia yang mantan office boy memiliki 60 shot untuk membuktikan perilaku bejat ini. "Jenuh," alasan ybs apalagi saat itu sudah siang dan menjelang shalat Jumat. "Na'udzubillahi min dzalik!" sembari menunggu tiba waktu shalat kelakuan itulah yang dia pilih. Belakangan ybs menduga jangan-jangan ada yang menjebak saya. "Aduuuuuuhhh.... PKS hancur lagi," kata Nasir Djamil sambil menggeleng-gelengkan kepala dan memegang jidatnya ketika diperlihatkan foto-foto anggota fraksi PKS si penikmat porno. Lain lagi kata Tifatul, "Saya akan segera perintahkan staff untuk melacak asal-usul gambar porno itu. Dari mana sumber asal-usulnya, kita bisa lacak itu", (VIVAnews.com, Jum'at 8 April 2011). Dengan ucapan menteri PKS tersebut seakan-akan yang salah si penyedia layanan porno. Mirip sepert video porno mirip artis merebak, yang dikejar adalah siapa yang menyebarkan. Kalau tidak ada yang menyebarkan kan tidak akan terjadi pelanggaran hukum. "Sabana mangka hati Den!" Kalau saya jadi presiden: 1. Tidak usah digaji 5 tahun pertama 2. Semua menteri hanya digaji 50% (apakah masih ada yang mau) 3. Ganti mobil presiden dengan kijang innova. 4. Gunakan mobil kecil seperti avanzan, xenia dan sebangsanya. 5. Lakukan hal yang sama untuk legislatif (potong 50% cost) 6. Pilih team pemburu pajak yang siap dihukum mati tapi dengan reward yang sangat tinggi. Menurut Fuad Bawazir, masih ada 50% dari Rp. 700 triliun lagi nilai pajak yang hilang. Artinya ada Rp. 350 T yang perlu diuber oleh Tax Hunter setiap tahun. Bagi rata nilai ini kepada semua provinsi sehingga memperoleh dana Rp 10 T/tahun. Dst, dst, dst... Hitung potensi pendapatan dari poin-poin di atas. Gratiskan biaya sekolah (tanpa kecuali seperti pengayaan, ekskul, dll) semua strata hingga S1. Biaya kuliah S1 akan ditagih secara mencicil bila si sarjana sudah bekerja kelak. Tidak ada lagi biaya rumah sakit untuk kelas standar yang layak. VIP room hanya tersedia bagi yang mampu. Beri poin reward bagi PNS yang berprestasi untuk ditukar dengan uang! Beri pin hukuman bagi PNS yang melanggar yang disematkan di dadanya, "Saya sedang dihukum!" hingga batas waktu tertentu. Pajak kendaraan bermotor hanya sekali pada saat pembelian pertama (baru). Efisienkan administrasi kependudukan. KTP/Paspor berlaku untuk seumur hidup, kecuali ada perubahan data. Percepat ijin pendirian perusahan, bila perlu cukup dengan drive thru tanpa turun dari mobil, asal persyaratan lengkap, tanpa biaya. Besok bisa mulai usaha. Belajar dari Dahlan Iskan, yang membebaskan biaya penambahan daya yang selama ini memerlukan biaya ratusan ribu hingga juataan. Ini terobosan yang berani dimana pada awal kepemimpinannya pasokan listrik masih biar-pet alias masih kurang. Turunkan setoran awal ibadah haji menjadi hanya 10% (dari Rp 30 juta) mengambil cara Malaysia, dengan hanya membayar RM1.000 (dari RM10.000) sudah mendapatkan nomor porsi. Di M'sia masa tunggu 12-13 tahun, sistem ini membuat kesempatan terbuka lebar. PBB gratis bagi pensiunan. Siarkan secara langsung Rapat Rutin Kabinet agar masyarakat tau, menteri yang bekerja untuk rakyat, untuk partai, atau yang tidak bekerja untuk siapa-siapa kecuali hanya untuk anak bininya. Efektifkan KPI dengan melarang tayangan kriminal yang malah mencetak para pelaku baru. Manfaatkan teknologi kamera, HP, smart tool, dll untuk membuktikan ketidak-benaran. Dan ada insentif bagi si pelapor sekian persen dari dana yang terselamatkan. Ganti petinggi bank yang menempatkan dominan dana di SBI, karena membuat sektor riil mandek. Kurangi jumlah partai secara ilmiah dengan mengunakan batas minimum Parliament Treshold (PT) 100%/jumlah partai. Misal: 50 partai ~ 100/50 = 2% PT < 2% partai bubar dan tidak ada penambahan partai Sisa 20 partai ~ 5% PT Sisa 10 partai ~ 10% PT Sisa 4 Partai, terakhir "mungkin" cukup 2 partai. Berantas korupsi dengan cara mengganti uang yang dicuri dikalikan lama masa kerja di posisi tersebut. Misal: Ketangkap tangan menerima uang Rp 1.000.000 dan ybs sudah setahun di posisi yang sekarang maka nilainya menjadi Rp 1.000.000 x 250 hari = Rp 250 juta yang harus dikembalikan ke negara. (Asumsi setiap hari ia mencuri). Ahaa....damam paja ko mah! Paisi wakatu Mak, Bundo, Uda, Uni, adiak, kamanakan. Banyak maaf! You may say I'm a dreamer But I'm not the only one I hope someday you will join us And the world will be as one Salam, ZulTan, L, 50, Bogor *** To increase your chances of success, you have to do many things you don't want to do *** -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
