Khairus, dkk
 
Salam persahabatan, 
Assww,
 
     Kalau semua itu dibawakan ke Islam, jelas bahwa setiap kita ini, lk maupun 
pr, adalah pemimpin. "Kullukum ra'in wakullu ra'in mas'ulun 'an ra'iyyatih" 
(Hadith). Setiap kamu itu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung akan 
yang dipimpinnya.  
Artinya juga, sebagai subyek kita sekaligus adalah juga obyek dalam sebuah 
sistem sosial yang saling berkaitan dan saling tergantung satu sama lain. 
Tinggal kita melihat, who is doing what in which capacity dalam sebuah sistem 
sosial yang integral dan holistik itu. 
     Sebagai wanita sudah barang tentu ada hal-hal yang dia yang bertanggung 
jawab yang tidak mungkin dilakukan oleh pria, baik karena nalurinya maupun 
natur fisiknya. Begitu juga dengan pria. Karena itu pula pemimpin dalam 
keluarga, pemimpin dalam shalat, pemimpin dalam masyarakat dalam artian 
totalitasnya sewajarnya adalah laki2. Tapi betapa banyak yang lain2nya 
yang wanita juga bisa jadi pemimpin. Dan wanta bisa memasuki sekian banyak 
bidang kegiatan yang juga dimasuki oleh lk2 asal sesuai dengan naluri dan natur 
fisiknya itu.
     Terbayangkankah oleh kita yang pr juga harus dan boleh membawa traktor, 
menjadi kuli tambang, mengangkat barang2 yang berat2, jadi kuli kasar, jadi 
kapten atau kelasi kapal, dsb? Tentu tidak. Itu pekerjaan lk karena naluri dan 
natur fisiknya itu. Begitu juga, mungkinkah tugas keibuan dan kewanitaan itu 
sendiri dilakukan oleh pria? Tidak, kan.
     Nah, Islam adalah agama yang sangat rasional, naluriyah dan thabi'iyah, 
yang melihat permasalahan tidak satu-satu tapi secara integral dan holistik 
itu. Untuk hal2 yang abu-abu, tinggal membawakannya ke dalam musyawarah.
     Itu dari saya. Bagaimana pula pendapat dari Khairus, dkk?
 
Wass,
 
MN
120411
 
 
 
 


--- On Mon, 4/11/11, Khairus Yanti <[email protected]> wrote:


From: Khairus Yanti <[email protected]>
Subject: [LAPAU KOFI (KOMUNITAS FISIP)] bagaimana perspektif islam dalam 
memandang...
To: "Mochtar Naim" <[email protected]>
Date: Monday, April 11, 2011, 7:03 AM



#yiv1531386525 a.yiv1531386525thumb:link, #yiv1531386525 
a.yiv1531386525thumb:visited {border:1px #CCCCCC solid 
!important;}#yiv1531386525 a.yiv1531386525thumb:active, #yiv1531386525 
a.yiv1531386525thumb:hover {border:1px #3B5998 solid !important;}













Khairus Yanti mengirimkan sesuatu di LAPAU KOFI (KOMUNITAS FISIP)









Khairus Yanti
11 April 21:03 
bagaimana perspektif islam dalam memandang kepemimpinan seorang perempuan dalam 
sebuah organisasi kemasyarakatan? adakah manfaat bagi dirinya maupun 
keluarganya?


Lihat Kiriman di Facebook · Sunting Pengaturan Email · Balas email ini untuk 
menambahkan komentar.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke