Dunsanak Afrijon,jo Duta,Armen n nan sadang kuliliang nagari.Ambo numpang pancaliek an apo lai nan unik2.Ambo masih kasawah jadi yobana indak bisa ikuik.Mudah2an lain wakatu ambo dapek kasampatan pai kuliliang nagari jo RN ko. Hilman Mahyuddin, MD
-----Original Message----- From: Afrijon Afrijon <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 12 Apr 2011 13:48:10 To: rantaunet<[email protected]>; ajo duta<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] D1: Kuliliang Nagari Perjalanan kuliliang nagari sangat mengasyikkan sekali, erjalanan kami mulai dengan menfaki Sitinjau Lauik dengan latar belakang sebelah kanan hamparan kota padang dan Samudera Hindia, sementara disebelah kiri bukit-bukit dan hutan lindung yang masih menghijau. Ketika berkoordinasi dengan Dinad Pariwisata Solok kami mendapatkan informasi yang banyak tentang potensi pariwisata desa desa di Kabupaten Solok, hanya saja dati Dinas Patiwisata tidak dapat mengikuti rombongan dikarenakan jauhnya rute yang akan ditempuh tim. Perjalanan kami kami lanjutkan menuju Danau kembar melalui perkebunan teh yang hijau di kiri kanan jalan yang sebelah kiri dijaga kokoh oleh Gunung Talang dan disebalah kanan sesekali tedapat jurang-jurang yang dalam yang hijau dialiri sungai kecil yang jernih. Sebelum masuk ke Panorama Danau Kembar yang indah itu Tim singgah dulu di Kantor Wali Nagari untuk berkoordinasi dimana para Wali Nagari dan Pak Sek nya (panggilan sekretari wali nagari di Sumbar) di faerah ini sudah pada kenal dan akrap dengan Sanak Atmen Zulkarnain. Sebelumnya tim berencana mau melihat Danau Talang namun katena akses jalan kesana yang tidak dapat dilalui kenfaraan maka kami tidak jadi sampai kesana, disinilah batu kami tau kalau didaetah ini sebenarnya ada 3 danau yaitu Danau Diatas, Danau Dibawah dan Danau Talang yang letaknya tidaklah terlalu betjauhan di lereng Gunung Talang. Pemandangan di Panorama Danau Kembar masih sangat menawan 2 danau yang dikelilingi bukit-bukit barisan dan dikawal kokoh oleh Gunung Talang, udara yang sejuk menambah nikmat suasana kuliling nagari, namun sangat disayangkan tempat ini tidak terawat sama sekali, samapah-sampah berserakan rumput-rumput menyemak mengganggu pandangan mata ketika menukikkan pandangan mata kesekitar lokasi, SANGAT DISAYANGKAN MEMANG !!! Perjalanan kami lanjutkan menuju Hiliran Lembah Gumanti menuju Desa Talang Babungo, kendaraan kami meluncur menuruni jalan yang cukup bagus walau agak kecil mengikuli aliran Sungai Batang Gumanti, panorama indak menawan dikiri kanan jalan yang sangay menakjupkan mata, tanaman hultikiltira dan padi disawah yang menghijau menghiasi infahnya lekukan jalan uang kami lewati yang di temani jernihnya air sungai yang mengalir membuat kiat akan serasa turun untuk berendam mandi. Sesampai di Nagari Talang Babungo kami di sambut oleh Perangkap Nagari yang penuh keramahan menjelaskan berbagai potensi Nagari mulai dari penghidupan masyarakat sampai kepada kesenian tradisional yang masih dijaga dan diwariskan secara titun temurun kepafa generasi muda. Di nagari ini kami sempat melihat langsung proses pembuatan gula tebu secara tradisional dengan memanfaatkan yenaga kuda, selaon itu di nagari ini masih banyak kesenian tradisional yang masih original dipelihara seperti silat tuo, silat harimau, permainan lukah gilo, lomba tangkap belut, randai, saluang dll. Di Nagari Talang Babungo ini kami dikenalkan dengan seorang anaka muda usia 36 tahun yang menguasai adat istaiadat Minang Kabau serta agama Islam melalui Shalat tahajut yang dia lakukan secara rutin, dulunya orang-orang dikampung ini menganggap dia ini sdh gila dan malah sempat dipasung, namun setelah diketahui kalau dia itu benar batulah masyarakat sadar kalau dia bukan gila dan apa yang disampaikannya iti adalah benar. Setelah puas berkeliling Nagari Talang Babungo ini kami dilepas oleh Pak Wali nagari dan stafnya dengan penuk keaktapan. Bersambung. . . . . . . Tks Afrijon Ponggok 44,sdg di Sulit Air Sent from Yahoo! Mail on Android -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
