*........sebuah harapan dari masyarakat Nagari Tambang Kampung Salido Kecil dan Koto Rawang, ...., daerah ini adalah kawasan hutan lindung, jadi untuk perkembangan ekonomi guna mencapai pendidikan yang memadai adalah cukup sulit-sulit sekali, maka dari itu harapan.....agar dapat membangun sebuah sekolah setingkat SLTA.. * -----------
Dunsanak di palanta nan ambo hormati Satantangan rimbo di Pesisir Selatan, iko ada beritanyo kapatang sbb: ***PENEBANGAN LIAR Pembalak Rambah TNKS di Pesisir Selatan Padang, Kompas - Penebangan kayu secara ilegal diduga dilakukan warga dengan dimodali pengusaha. Mereka kini merambah kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Salah seorang tokoh Nagari Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, Amir Durin (54), mengatakan itu saat melaporkan kasusnya kepada LBH Padang, Senin (11/4). Ia mengatakan, pembalakan liar dilakukan dengan mamanfaatkan kondisi kemiskinan sebagian besar warga. Sejumlah pengusaha kayu yang diidentifikasi berasal dari daerah lain seperti Jambi, memodali sebagian warga. Upaya razia atau pemberantasan pembalakan liar yang dilakukan polisi, menurut Amir, sejauh ini juga tidak efektif. Amir mengemukakan, akibat pembalakan liar di TNKS itu, kelangsungan tujuh wilayah nagari dari delapan wilayah nagari yang ada kini terancam. ”Jaringan irigasi kami rusak, dan jalan di kampung yang dibangun dari program PNPM Mandiri kini sudah rusak,” katanya. Kerusakan irigasi, kata Amir, hal paling mengkhawatirkan. Banyak warga yang bergantung pada hasil sawah dan kebun. Amir menambahkan, saat ini setidaknya terdapat tiga lokasi penampungan kayu hasil pembalakan liar itu sebelum dikirim ke Jambi, Bengkulu, dan Padang. Tiga lokasi itu adalah Anggar Alang Rambah, Sungai Rumbai Air Batu, dan Kampung Pasar Malintang. Ia menambahkan, modus lain yang juga biasa dipergunakan adalah menggunakan surat keterangan asal usul (SKAU), untuk pengangkutan hasil hutan kayu yang berasal dari hutan hak. * -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
