Terima kasih mmawakan Website itu Rina. Disampingnya dalam web itu ada wawancara dengan Pak Hasjim Djalal.
Berikut petikan wawancara Ken Miryam Vivekananda Fadlil dengan Hasyim Djalal, Senin (13/12), yang sedang menghadiri peringatan Hari Nusantara di Balikpapan, Kalimantan Timur. Hasyim Djalal. Foto: Tokohindonesia.com Terakhir, apa harapan Bapak mengenai hal ini terhadap pemerintah? Jangan lupa sejarah. Jangan lupa kepentingan kita. Dan ingat masa depan. Laut itu (memiliki) banyak potensi yang bisa dimanfaatkan. Kalau kita belum ketemu sekarang atau belum tahu, (itu) mungkin saja kita belum menaruh perhatian yang penuh. Kalau kita tidak kuasai laut, kita akan kembali lagi ke masa kolonial. Laut jadi pemecah bangsa lagi. Dan sekarang gejala itu sudah ada. Maka kita harus berpikir besar. Lengkapnya lihat di: http://www.lenteratimur.com/53-tahun-deklarasi-djuanda-laut-masih-menjadi-pemisah/ Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif Sant Cruz, CA,USA April 15, 2011 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
