Kanakan Sri Yansen nn dihormati n sanak palanta.

   Tahun2 1966-1968,JB mengenal Gunawan Muhammad(GM) selain sebagai salah 
seorang aktifis Angkatan 66 juga sebagai Pimred Harian KAMI.Cara pandang n 
berfikir GM dalam rapat2 Presidium KAMI(Pusat n Jaya),sangat kental berfikir 
kearah Sosialis St Sjahrir.
Sangat jarang dalam alur pikirannya n tulisannya berbau Islam katakanlah mem 
bela Islam.
    Dalam perkembangan selanjutnya GM semacam bersebrangan dengan Islam 
tegasnya gerakan2 Islam moderat apalagi nn keras.GM kemudian bergabung dengan 
sdr DR n UAA n membentuk jaringan Islam Utan Kayu(Jaringan Islam Liberal) 
sampai kini.
   Sebagai penulis nn jurnalis, GM boleh diacungkan Ibu Jari,Rubrik2 sastra 
dalam kolom Tempo masih menghiasi wajah hr Tempo sampai kini.

     Sekarang ada prakarsa dari Bapak DR Syadrudin Bahar n pak Sjamsir 
Alam(kedua Beliau Rang Minangkabau) nn sarat n terikat dengan filosofi ABS-SBK, 
mengusulkan ka saurang Guru Besar PT di Sumbar untuk mengusahokan pemberian 
gala DR(HC) dibidang Sastra? kepada sdr GM nn rang Jawa.
  
    JB bukan anti Jawa tapi nn agak merisaukan adalah GM ko kan urang JIL,lai 
katapek tu awak rang Minang nn konsekwen manjalankan ABS-SBK(patang2ko pak 
Syafrudin Bahar "babak belur") via KKM kudian SKM,menjadikan ABS- SBKsebagai 
jati diri rang Minang;mangusulkan GM diberikan gala akademis(DR-HC).

   Dengan sagalo penghormtan n penghargaan nn tinggi kepada jiwa besar pak 
Syafrudin Bahar memprakarsai pemberiam gala ini kepada GM,ado baiknyo pak Syaf 
mangkaji pribadi n intelektualitas n cara pandang ybs terhadap Islam n seluk 
beluk adat Minang.

   Banyak maaf Da Syaf n selamat sore.

   Zubir Amin,Dt Rajo Jambi,72 thn,sk Mandahiliang,Piaman, kini di 
Bonjer,Betawi. 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Sri Yansen <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 18 Apr 2011 01:04:00 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Re: Dr h.c untuk Gunawan Muhammad.

Assalamualaikum,

Mamanda Syaaf jo dunsanak kasadonyo, klo lai buliah ambo nan mantah ko 
manyumbang saran.......klo diliek dari kaco mato jurnalis/sastra...kito harus 
memberi appresiasi terhadap beliau akan tetapi ado nila agak saketek yaitu 
beliau juga salah seorang nan punyo andil dalam pedirian Jaringan Islam 
Liberal.... untuak itu mungkin hal iko bisa dipertimbangkan kembali.....


wassalam
Yansen/39/lk/tanjung



http://id.wikipedia.org/wiki/Goenawan_Mohamad
Karya Sastra
Selama kurang lebih 30 tahun menekuni dunia pers, Goenawan menghasilkan 
berbagai 
karya yang sudah diterbitkan, diantaranya kumpulan puisi dalam Parikesit(1969) 
dan Interlude (1971), yang diterjemahkan ke bahasa Belanda, Inggris, Jepang, 
dan 
Prancis. Sebagian eseinya terhimpun dalam Potret Seorang Penyair Muda  Sebagai 
Si Malin Kundang (1972), Seks, Sastra, dan Kita (1980). Tetapi lebih dari itu, 
tulisannya yang paling terkenal dan populer adalah Catatan Pinggir, sebuah 
artikel pendek yang dimuat secara mingguan di halaman paling belakang 
dari Majalah Tempo. Konsep dari Catatan Pinggir adalah sekedar sebagai sebuah 
komentar ataupun kritik terhadap batang tubuh yang utama. Artinya, Catatan 
Pinggir mengambil posisi di tepi, bukan posisi sentral. Sejak kemunculannya di 
akhir tahun 1970-an, Catatan  Pinggir telah menjadi ekspresi oposisi terhadap 
pemikiran yang picik, fanatik, dan kolot.
Catatan Pinggir, esei pendeknya tiap minggu untuk Majalah Tempo, (kini terbit 
jilid ke-6 dan ke-7) di antaranya terbit dalam terjemahan Inggris oleh Jennifer 
Lindsay, dalam Sidelines (Lontar Foundation, 1994) dan Conversations with 
Difference (19….). . Kritiknya diwarnai keyakinan Goenawan bahwa tak pernah ada 
yang final dalam  manusia. Kritik yang, meminjam satu bait dalam sajaknya, 
“dengan raung yang tak terserap karang”.
Kumpulan esainya berturut turut: Potret Seorang Peyair Muda Sebagai Malin 
Kundang (1972), Seks, Sastra, Kita (1980), Kesusastraan dan Kekuasaan (1993), 
Setelah Revolusi Tak Ada Lagi (2001), Kata, Waktu (2001), Eksotopi (2002).
Sajak-sajaknya dibukukan dalam Parikesit (1971), Interlude (1973), Asmaradana 
(1992), Misalkan Kita di Sarajevo (1998), dan Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 
(2001). Terjemahan sajak-sajak pilihannya ke dalam bahasa Inggris, oleh Laksmi 
Pamuntjak, terbit dengan judul Goenawan Mohamad: Selected Poems (2004).
Setelah pembredelan Tempo pada 1994, ia mendirikan ISAI (Institut Studi Arus 
Informasi), sebuah organisasi yang dibentuk bersama rekan-rekan dari Tempo dan 
Aliansi Jurnalis Independen, serta sejumlah cendekiawan yang memperjuangkan 
kebebasan ekspresi. Secara sembunyi-sembunyi, antara lain di Jalan Utan Kayu 
68H, ISAI menerbitkan serangkaian media dan buku perlawanan terhadap Orde Baru. 
Sebab itu di Utan Kayu 68H bertemu banyak elemen: aktivis pro-demokrasi, 
seniman, dan cendekiawan, yang bekerja bahu membahu dalam perlawanan itu.
Dari ikatan inilah lahir Teater Utan Kayu, Radio 68H, Galeri Lontar, Kedai 
Tempo, Jaringan Islam Liberal, dan terakhir Sekolah Jurnalisme Penyiaran, yang 
meskipun tak tergabung dalam satu badan, bersama-sama disebut “Komunitas Utan 
Kayu”. Semuanya meneruskan cita-cita yang tumbuh dalam perlawanan  terhadap 
pemberangusan ekspresi.
Goenawan Mohamad juga punya andil dalam pendirian Jaringan Islam Liberal.
Tahun 2006, Goenawan dapat anugerah sastra Dan David Prize, bersama antara lain 
eseis & pejuang kemerdekaan Polandia, .Adam Michnik, dan musikus Amerika, 
Yo-yo-Ma. Tahun 2005 ia bersama wartawan Joesoef Ishak dapat Wertheim Award.
Karya terbaru Goenawan Mohamad adalah buku berjudul Tuhan dan Hal Hal yang Tak 
Selesai (2007), berisi 99 esai liris pendek. Yang edisi bahasa Inggrisnya 
berjudul On God and Other Unfinished Things diterjemahkan oleh Laksmi Pamuntjak.





________________________________

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke