Mak Ngah, Pak Darul dan Sanak palanta 

Sabananyo banyak makan Indonesia berkeliaran di Manca negara.

Di siko(Houston) ko, makanan ringan karupuak ubi kayu, kacang garuda permen 
kopi 
ko  serta santan basah dan kering sangat mudah didapat. Itu baru nan ambo tahu 
dek acok mambali.

Bahkan jariang dan patai pun ado pulo sayang nan iko masuak dari Thailand. 
Sabananyo cukup banyak potensi produk Indonesia nan lain yang bisa mengisi 
pasar 
disiko.

Kembali lagi pada seberapa agresive para pejabat KBRI melakukan lobi,  
Dulu rokok kretek pun mudah didapat disini, sekarang terkena larangan karena 
negeri ini melarang rokok yang mengandung aroma. Padahal kalau gigih para 
pejabat kita berargumentasi bahwa aroma itu adalah aroma cengkeh bukan bukan 
aroma buatan. "Lobi disini perlu pulus pula".

Ayo siapa yang mau jualan jariang/ patai/  nan alah dikubak dan diawetkan lewat 
internet.

Wassalam
Zulkarnain Kahar

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke