Bu Hanifah, sungguh menyentuh tulisannya, ambo ingat amak ambo Luar biasa mama ibu Ifah, 100 porsen anak baliau btmbah namo. Salam Elthaf Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: Hanifah Damanhuri <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 29 Apr 2011 09:21:09 To: rantaunet<[email protected]>; ricky avenzora<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] MAMAKU PAHLAWAN KAMI MAMAKU PAHLAWAN KAMI Setiap melihat foto rumahku dikampung Terbayang perjuangan seorang ibu Menghantarkan 6 orang anaknya Menyonsong masa depan masing-masing Bagi yang mengenalku Tetapi tak mengenal mamaku Pastilah tak akan percaya Aku dilahirkan dan dibesarkan Oleh mama yang cantik jelita Terpelajar, lembut Sangat penyayang Aku senang ikut menyisir rambut mama Yang bergelombang panjang Aku suka menatap mata mama yang besar Dengan bola mata mama Yang colklat terang Dengan alis mata yang sangat indah Muka oval, hidung mancung Kulit putih Mamaku seperti bule Kecantikan yang tak diwariskannya Sudah piatu sejak kecil Tetapi sangat disayang kakak dan ayahnya Ayahnya mengirim mama Menjadi pelajar Diniyah Putri Walau waktu itu belum ada NKRI Papaku adalah suami keduanya Setelah suami pertamanya meninggal dunia Bersama papa Mama menghadapi kenyataan Hidup seperti roda pedati Pernah di atas Lama di bawah Saat yang paling sulit Ketika dua kakak kuliah Yang lain bersekolah Mama berhabis-habisan Dan sampai tekor “Kalau harta yang kami tinggalkan Kalian akan bertengkar Sekolahlah baik-baik Tambah nama kalian Kalau tidak di depan Ya dibelakang”, kata mama Begitu sulitnya Kehidupan yang dijalani mama Tetap saja mama memanjakan anak-anaknya Kasih sayang mama Kasih yang tak tergantikan Sepanjang masa Alhamdulillah berkat perjuangan dan doa mama 5 dari 6 anak-anaknya Berhasil menambah nama Sementara kakak lelakiku telah menghadapNya Di usia masih muda Kalau kuingat-ingat perjuangan mamaku Kalau kubandingkan dengan perjuanganku Baru aku menyadari Jangankan melebihi Menyamainya saja Aku belum tentu bisa Mamaku perempuan yang luar biasa Mamakulah pahlawan kami Padang, 28 April 2011-04-28 Hanifah Damanhuri -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
