Dunsanak palanta, ambo copy paste artikel nan ambo tulih duo tahun lalu tentang teori sejumlah akademisi internasional bahwa sesungguhnya Usamah bin Ladin (nan dalam lidah urang Barat manjadi "Osama bin Laden") alah bapulang sajak 13 Desember 2001.
Salam, Akmal Nasery Basral * * * Edisi 14 September 2009 <http://www.korantempo.com/> English Edition <http://www.tempointeractive.com/> | Tempo Interaktif <http://www.tempointeraktif.com/> | Majalah Tempo <http://majalah.tempointeraktif.com/> | PDAT <http://www.pdat.co.id/> | Photostock <http://www.tempophoto.com/> | U-Mag | Ruang Baca <http://www.ruangbaca.com/> | Blog <http://blog.tempointeraktif.com/> | Jurnalisme Publik | iTempo | Video | Audio | Infografis | Arsip <http://www.korantempo.com/korantempo/navigasi> * Halaman utama <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14> * Nasional <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Nasional/index.ht\ ml> * Ekonomi dan Bisnis <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Ekonomi_dan_Bisni\ s/index.html> * Nusa <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Nusa/index.html> * Metro <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Metro/index.html> * Internasional <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Internasional/ind\ ex.html> * Ilmu dan Teknologi <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Ilmu_dan_Teknolog\ i/index.html> * Opini <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Opini/index.html> * Gaya Hidup <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Gaya_Hidup/index.\ html> * Olah Raga <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Olah_Raga/index.h\ tml> * Teknologi Informasi <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Teknologi_Informa\ si/index.html> * Editorial <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Editorial/index.h\ tml> * Berita Utama - Jatim <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Berita_Utama_-_Ja\ tim/index.html> * Berita Utama-Jateng <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Berita_Utama-Jate\ ng/index.html> * Info Ramadhan <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Info_Ramadhan/ind\ ex.html> Internasional * * * <http://www.korantempo.com/korantempo/comment/2009/09/14/Internasional/k\ rn.20090914.176663.id.html> * <http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Internasional/krn\ .20090914.176663.id.html#> * Digg <http://digg.com/submit?phase=2&url=%7BURL%7D&title=%7BTITLE%7D> * Google Bookmarks <http://www.google.com/bookmarks/mark?op=edit&bkmk=%7BURL%7D&title=%7BTI\ TLE%7D> * Yahoo! My Web <http://myweb2.search.yahoo.com/myresults/bookmarklet?u=%7BURL%7D&t=%7BT\ ITLE%7D> * del.icio.us <http://del.icio.us/post?url=%7BURL%7D&title=%7BTITLE%7D> * StumbleUpon <http://www.stumbleupon.com/submit?url=%7BURL%7D&title=%7BTITLE%7D> * Facebook <http://www.facebook.com/share.php?u=%7BURL%7D> MISTERI KEMATIAN USAMAH BIN LADIN Profesor teologi David Griffin menyatakan musuh nomor satu Amerika Serikat itu meninggal sejak delapan tahun silam. Amerika terus "menghidupkan"-nya sebagai legalisasi program "war on terror". SANTA BARBARA -- Delapan tahun setelah tragedi 11 September 2001, sebuah penjelasan baru yang sangat mengejutkan muncul dari Profesor David Ray Griffin, bahwa kemungkinan besar Usamah bin Ladin wafat pada 13 Desember 2001 akibat penyakit gagal ginjal. Teori ini diungkapkan Griffin, profesor agama dan teologi di Claremont School of Theology, California, dalam buku terbarunya, Osama bin Laden, Dead or Alive?, yang menganalisis banyak bahan berupa teks, file suara, tayangan video, dan pernyataan-pernyataan pemerintah Amerika Serikat yang sudah disiarkan kepada publik. Sebelum ini, teori-teori yang berasal dari para akademisi yang skeptis atas penjelasan pemerintah Amerika Serikat tentang Usamah biasanya menyangkut ketidakpercayaan mereka tentang sosok yang berada dalam video "pengakuan", yang memiliki ciri fisik berbeda dengan video Usamah saat pertama kali muncul sehari setelah kejadian. Dalam empat pengakuan awal--yang keempat pada 28 September 2001--yang dilakukan Usamah kepada negara-negara Arab, dia selalu konsisten menyatakan tidak terlibat dalam aksi itu. "Dan sebagai muslim, saya mencoba untuk tidak berbohong. Saya tidak meyakini, apalagi sampai mempertimbangkan, bahwa membunuh para perempuan tak berdosa, anak-anak, atau bentuk kehidupan lain sebagai tindakan terpuji." Menurut Griffin, Usamah meninggal di kawasan Pegunungan Tora Bora, yang berada di daerah perbatasan Waziristan. "Pemakamannya berlangsung dalam 24 jam sesuai dengan tradisi muslim, dan dengan nisan tak bernama seperti kebiasaan Wahabi yang dianut Usamah," tulis Griffin. Griffin menunjukkan bukti pertama, 19 Januari 2002, ketika mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf yang diwawancarai CNN menyatakan bahwa, "Menurut saya, terus terang saja, dia sudah meninggal sekarang karena penyakit ginjal. Gambar-gambar Usamah sebelum ini menunjukkan kondisi fisiknya yang sangat lemah." Bukti kedua, menurut Griffin, Usamah menderita penyakit saluran kencing yang berkaitan dengan ginjal jauh sebelum peristiwa 11 September terjadi. "Bahkan dia menjadi pasien rumah sakit Amerika Serikat di Dubai pada Juli 2001," ujar Griffin. Pada saat itu Usamah sudah memesan mesin dialisis (cuci darah) yang mobile untuk dibawa pulang ke Afganistan. "Bagaimana mungkin seorang buron kakap di pegunungan bersalju yang berat, berpindah-pindah dengan mesin dialisis yang membantu keberlangsungan hidupnya?" ujar Griffin mengutip seorang dokter yang menyatakan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi. Bukti ketiga adalah artikel kecil di koran Mesir, Al-Wafid, pada 26 Desember 2001 yang mengutip pernyataan seorang pejabat Taliban senior bahwa Usamah telah meninggal dan dikuburkan pada 13 Desember 2001. "Pemakamannya dihadiri sekitar 30 anggota Al-Qaidah," tulis Al-Wafid. Yang juga menunjang tiga kondisi di atas adalah karena sebulan setelah pengeboman, pada Oktober 2001 pemerintah Amerika dan Inggris secara intensif membombardir Pegunungan Tora Bora, yang dianggap tempat persembunyian Usamah. Menurut Griffin, alasan selama ini pemerintah Amerika terus "menghidupkan" Usamah adalah sebagai legitimasi terhadap program "war on terror" yang dihela pemerintahan Bush.The Daily Mail | World Tribune.com | Akmal Nasery Basral PARA SKEPTIK ITU... David Ray Griffin adalah salah satu dari sederet panjang akademisi yang ragu Usamah bin Ladin masih hidup, atau bukti-bukti video yang disodorkan pemerintah Amerika Serikat selama ini benar-benar wajah Bin Ladin. Keraguan paling nyata muncul awal tahun ini di majalah American Spectator ketika mantan intelijen luar negeri dan editor senior Angelo M. Codevilla, yang juga profesor hubungan internasional di Universitas Boston, menyatakan secara tegas, "Kalau masalahnya adalah bukti (video), segala bukti yang ada saat ini menunjukkan Elvis Presley lebih hidup dibandingkan dengan Usamah bin Ladin." Pernyataannya tersebut sekaligus menyindir kehebatan teknologi audio-visual, yang terus membuat raja rock 'n' roll itu terlihat melahirkan album "baru", meski sebenarnya Elvis meninggal pada 1977. Menurut Codevilla, "Video dan rekaman suara yang dinyatakan sebagai Usamah itu tak pernah meyakinkan para ahli independen. Lelaki itu sama sekali tak mirip Usamah. Beberapa video menunjukkan bentuk hidung Usamah yang khas Semitik, mancung dan ramping, sedangkan video-video lain menunjukkan hidungnya yang lebih panjang dan lebar. Itu belum termasuk bentuk dan warna janggut lebatnya yang memiliki perbedaan." Akademisi yang skeptis lainnya adalah Profesor Bruce Lawrence, Dekan Jurusan Telaah Agama pada Universitas Duke, Inggris. "Makin banyaknya ekspresi sekuler dalam ucapan-ucapan pada video dan rekaman suara (yang dinyatakan pemerintah Amerika Serikat sebagai suara Usamah) sama sekali tidak konsisten dengan ketaatan Bin Ladin pada mazhab Wahabi." Menurut Lawrence, bahasa dalam video-video awal Usamah "sangat santun dan dipenuhi kata-kata yang selalu menyebut nama Allah dan Nabi Muhammad". Sedangkan dalam video-video selanjutnya, ekspresi keagamaan itu menurun jauh. Bahkan, di salah satu video, Lawrence melihat Usamah memakai cincin emas di jari manis tangan kanannya. "Itu hal yang tak mungkin dilakukan oleh seorang Wahabi seperti Usamah," ujar Lawrence. ANB --- In [email protected], "Akmal N. Basral" <anb99@...> wrote: > > http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/09/14/Internasional/krn.\ 20090914.176663.id.html > > salam, > > Akmal Nasery Basral > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
