Mudah-mudahan indak sampai baitu bana, mak Sati. Tapi kalau indak ado api, kan 
indak ado asok? Apolagi modus operandi NII iko sacaro rahasio, saroman intel 
atau biro khusus PKI. Rancak juo kito waspada.
Wassalam,
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: "Sjamsir Alam" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 7 May 2011 06:45:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Siswa di Sumbar Dibaiat NII

Pak Saaf,

Mungkin dek ambo cuma jadi guru honor sajo, iyo lah bodoh sangaik ambo tantang 
iko. Ambo ndak pernah mandanga curito NII ko di kampus ambo, tamasuak IAIN IB. 
Banyak juo konco2 di PT lain, rasonyo alun panah tabatiak tabarito ado 
mahasiswa nan lah dibai'at jadi anggota NII. Kok batua curito ko, iyo sabana 
sabana santiang organisasi mereka di Sumbar ko yo?


     
      mak Sati (L. 74+2+5)

      asa Galuang, Sungai Pua, Agam

      Jl. Sitawa 25, Tabiang

      0812 6600 639 Halo

      0821 70 223 253 Simpati

      0852 63000 868 As

      0857 6652 6776, IM3

      0819 4757 6979, XL
     

  ----- Original Message ----- 
  From: Dr Saafroedin Bahar 
  To: rantaunet, rantaunet 
  Sent: Friday, May 06, 2011 8:34 PM
  Subject: Re: [R@ntau-Net] Siswa di Sumbar Dibaiat NII


  Astaghfirullah, Sanak Fauza, kalau th 1997/1999 ado 500 mhs Unand nan alah 
kanai cuci utak, dan tiok mereka sacaro barantiang malanjuikkan cuci utak ko ka 
nan lain sacaro deret ukur, alah bara ribu mhs di Sumbar nan kanai ? 
  Indak koh ado tokoh-tokoh kito nan mamparatikan dan maambiak tindakan ? 
  Apo indak khawatir kito akan mandapek apo nan disabuik urang kini sbg 
'pepesan kosong' sajo ?
  Tambahkanlah jo kegiatan pemurtadan nan indak hanti-hantinyo ka Minangkabau, 
indak koh kito khawatir taradok maso datang Minangkabau nan berdasar ABS SBK ?
  Wassalam,
  Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.


------------------------------------------------------------------------------

  From: Fauza Umra <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Fri, 6 May 2011 18:00:35 +0700
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [R@ntau-Net] Siswa di Sumbar Dibaiat NII


  Dulu sakitar tahun 1997/1999 ambo pernah dapek informasi lembaran di salah 
satu pesantren di Sumbar, kalau bahwasanyo labiah dari 500 mahasiswa UNAND 
manjadi korban dari pancucian utak ko. Namun pado waktu itu, informasi 
dikhususkan bagi para santri pesantren agar hati-hati dan waspada. 


  Ambo manilai ilmu agamo nan kurang, benteng pemikiran nan lamah, jo jiwa mudo 
nan panuah jo kaingin tauan, ikolah nan manjadi kalamahan manusia pado umumnyo 
jaman kini ko. Allahuakbar..Allahuakbar...


  2011/5/6 Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>

    Ondeh maaak, alah sampai pulo NII ka Minangkabau. Lai kabanyak pulo anak 
mudo nan mangatokan urang lain kapia (tamasuak urang gaeknyo surang), 
maninggaan kuliah, mamanciakan diri, dan mangicuah sarato mancilok pitih urang 
gaeknyo, dan manyetornyo ka NII.
    Baa ko lai ha ? Kadipabiaan sajo ?

    -------Original Email-------
    Subject :[R@ntau-Net] Siswa di Sumbar Dibaiat NII
    From  :mailto:[email protected]
    Date  :Fri May 06 15:30:17 Asia/Bangkok 2011





    Kamis, 05 Mei 2011

    PENGAKUAN DAN PENYESALAN


    Winda

    Waktu itu, Khairani (bukan nama sebenarnya—red) masih duduk di kelas 1, di 
salah satu SMK di Pesisir Selatan. Ilmu agamanya masih benar-benar awam, hanya 
saja semangat untuk memperbaiki diri dan mengenal Islam lebih jauh begitu besar.
    Dia banyak berinteraksi dengan mahasiswa-mahasiswa dari Unand, UNP, ataupun 
IAIN. Mahasiswa yang sering dia temui di acara-acara keislaman di sekolah 
ataupun di masjid-masjid. Sampai akhirnya dia dekat dengan mereka.
    “Kakak-kakak itu begitu memberikan simpati dan empati kepada kami. Mereka 
mempelajari psikologis kami sehingga akhirnya mereka tahu kepribadian kami, 
termasuk permasalahan-permasalahan keluarga,” kenang Khairani.
    Pembentukan pola pikir dilakukan perlahan-lahan. Jadi perekrutan tidak 
langsung dilakukan dengan cuci otak.
    Karena merupakan gerakan bawah tanah, perekrutan NII ini tidak terasa. 
Setelah mulai dekat kami baru dibaiat, ada taslim-taslimnya. “Saya dibaiat 2004 
namun waktu itu saya masih belum tahu kalau ternyata dengan baiat itu saya 
sudah bergabung dengan NII.”
    NII masuk melewati jalur-jalur resmi seperti organisasi-organisasi 
keislaman lainnya yang berada di sekolah ataupun perguruan tinggi. “Mereka 
tidak mengatasnamakan NII melainkan perkumpulan-perkumpulan saja dengan 
materi-materi pengajian,” tuturnya.
    Khairani terus dikuatkan dengan paham kalau Indonesia saat ini merupakan 
negara yang bersistem thagut (setan—red). Hingga sampai pada titik dimana 
mereka mengatakan, negara Islam, satu-satunya solusi dari semua permasalahan 
yang ada di Indonesia. “Barangsiapa berhukum pada selain hukum Allah maka ia 
adalah kafir,” jelasnya.
    Setelah kemudian melanjutkan pendidikan ke IAIN Imam Bonjol pada 2005, 
Khairani mulai merasa tidak nyaman. Dia tetap mengikuti materi-materi yang ada, 
namun dia mulai merasakan kalau ada konsep manhaj dakwah yang salah yang selama 
ini dimasukkan ke kepalanya.
    Awalnya meteri-materi pengajian adalah tentang akidah dan kemudian semua 
berujung pada pendirian negara Islam di Indonesia yang mereka anggap 
satu-satunya solusi. Paham itulah yang didoktrin terus-menerus.
    “Karena saat kuliah saya juga banyak belajar agama dan membaca serta 
berdiskusi dengan teman-teman lain yang aktif di organisasi keislaman kampus, 
saya melihat kalau perkumpulan yang selama ini saya ikuti itu tidak memahami 
Alquran secara komprehensif, namun mengeluarkan ayat-ayat Alquran atau hadist 
ter tentu saja yang mendukung pesan pendirian negara Is lam di Indonesia,” 
tuturnya pada Singgalang, Rabu (4/5).
    Kecamuk di hatinya yang demikian hebat membuat Khairani meminta kejelasan 
pada perkumpulan yang selama ini diikutinya. Dia menanyakan, apa sebenarnya 
perkumpulan ini? Apa yang dituju?
    Pada 2008, setelah diberitahu kalau ternyata perkumpulan yang diikutinya 
selama ini adalah NII, Khairani menyatakan keluar. “Sejak itu, hubungan 
silaturahim dengan orang-orang di sana tak lagi baik,” katanya
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT

    --
    .
    * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
    * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
    ===========================================================
    UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
    - DILARANG:
     1. E-mail besar dari 200KB;
     2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
     3. One Liner.
    - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
    - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
    - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
    - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & 
mengganti subjeknya.
    ===========================================================
    Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


    Saafroedin Bahar  Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.


    --
    .
    * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
    * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
    ===========================================================
    UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
    - DILARANG:
     1. E-mail besar dari 200KB;
     2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
     3. One Liner.
    - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
    - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
    - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
    - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & 
mengganti subjeknya.
    ===========================================================
    Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/




  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

<<clip_image002.jpg>>

Kirim email ke