Sasuai ajo Sur Leiden! Memang dari dulu ambo kecek'an..musuh no 1 negara bukan Narkoba, tapi korupsi!
Kini nan jadi koruptor2 ulung nyo sia? Kalau gejala korupsi ado dimano2, berarti musuh negara ado di seluruh pelosok. Mangkonyo negara lambek maju...Nagari???..samo sen nyo.. Akirul kalam, sia nan ndak makan lado..ndak taraso padeh doh.. Wassalam Ryan 44 ipoh Ndak baguntiang, untuak mangurangi salah faham..peacee.. Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone -----Original Message----- From: Lies Suryadi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 8 May 2011 14:04:24 To: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: [R@ntau-Net] GANJA HARUS TETAP DILARANG! Duo kalimat terakhir di bawah kuncinyo: pola pikir beda, lain lubuak lain bilalangnyo: di Balando ganjo bebas, untuak korupsi sampik ruang gerak; di nagari ko sabaliaknyo tajadi. Bahayo ganjo jo bahayo korupsi ka rakyaik badarai antah nan ma nan gadang. Kalau ambo danga dari berita media, nan acok mangganjo di nagari ko yo...urang hebat2...artis/selebritis, anggota legislatif, dll., hehe. Rakyaik badarai acok jadi 'ganja oto' juo baru. Wassalam, Suryadi --- Pada Ming, 8/5/11, Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> menulis: Dari: Jacky Mardono Tjokrodiredjo <[email protected]> Judul: [R@ntau-Net] GANJA HARUS TETAP DILARANG! Kepada: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Tanggal: Minggu, 8 Mei, 2011, 6:27 AM Legalisasi Ganja Dinilai Berbahaya Minggu, 08 Mei 2011 | 05:40 WIB Besar Kecil Normal TEMPO Interaktif, Jakarta - Psikiater yang kerap merawat pemakai psikotropika, Profesor Dr dr Dadang Hawari, menolak tegas gagasan legalisasi ganja di Indonesia. Menurut dia, ganja sangat berbahaya bagi kesehatan psikis. "Memang tidak membunuh, tapi membuat orang sakit jiwa," kata Dadang kepada Tempo kemarin. Berita terkait "Tapi pola pikir masyarakat Belanda dan Indonesia berbeda, jadi tidak bisa disamaratakan," dia menambahkan. Sumirat mengingatkan di Belanda pun saat ini legalisasi ganja akan dikaji ulang. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
