Untuang lai pitih sajo nan diambiaknyo...nan lain lai indak digemainyo

--------------------------------

Sedang Mandi, Wati Dirampok 



Senin, 09 May 2011 02:39 

SORE DI PAYAKUMBUH

PAYAKUMBUH, HALUAN — Aksi pencurian dengan kekerasan lagi-lagi terjadi Kota 
Payakum­buh, Sabtu (7/5) sore. Namun aksi pencurian di Permata Griya Talago, 
Kelurahan Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan ini tergolong aneh dan 
unik. Pasalnya pelaku sebelum membawa kabur uang sejumlah Rp1 juta sempat 
mengikat korban Satria Wati, (31), yang  keluar dari kamar mandi selagi 
membasuh badannya.

Untung bagi si korban, pelaku hanya berhasil membawa kabur uang sejumlah Rp1 
juta dari korban. Padahal, di dalam dompet korban, tempat uang tersebut 
diambil, juga terdapat perhiasan emas sejumlah 15 gram emas. 

“Pelaku hanya membawa kabur uang satu juta rupiah. Jadi, cincin lima emas dan 
gelang 10 emas milik korban selamat,” jelas Kapolresta Payakumbuh AKBP S 
Erlangga, didampingi Kasat Reskrim AKP Basrial pada Haluan, Minggu (8/5) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan dari kepolisian, saat kejadian Sabtu 
sore (7/5) ibu muda yang bernama Wati ini hanya sendirian di rumahnya. Suaminya 
sedang pergi keluar untuk sesuatu keperluan. Karena sudah sore, Wati berniat 
untuk mandi. Maka, Wati pun melangkah ke kamar mandi.

Begitu asyik mengguyur dan menggusuk badannya, Wati mende­ngar pintu rumahnya 
dibuka sese­orang. Mungkin karena reflek dan tidak enak perasaan, Wati 
mengintip dari balik pintu. Alangkah kagetnya, Wati mendapatkan seorang lelaki 
yang tak dikenalnya sudah berada saja di dalam rumahnya.

Lantas Wati ingin berteriak, tapi si pelaku lebih dahulu mengikat Wati dengan 
tali plastik dan menyekap Wati di kamar mandi. Si pelaku dengan sigap 
menggerayangi rumah Wati.  Pelaku berhasil membawa uang di dompet Wati yang 
berjum­lah Rp1 juta. Namun entah mengapa, sejumlah perhiasan emas di dompet 
tersebut justru tidak dibawa pelaku.

Lebih lanjut AKP Basrial menga­takan, berselang dua jam setelah kejadian Wati 
melaporkan kasus pencurian dengan pemberatan tersebut ke kepolisian

“Korban baru melaporkan dua  jam setelah kejadian naas ini menim­panya. Hingga 
saat ini kita masih melakukan penyelidikan yang men­da­lam. Kita sudah 
menurunkan tim ke lokasi kejadian. Di TKP anggota sudah memintai keterangan 
korban dan sejumlah saksi mata. Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) juga sudah kita 
olah. Kami berusaha kasus ini cepat terungkap,” papar AKP Basrial.

Dikatakan Basrial, dari hasil olah TKP sementara, kepolisian sudah mendapatkan 
sejumlah barang bukti. Satu diantara barang bukti tersebut adalah, seulas tali 
plastik yang digunakan tersangka sebagai alat pengikat korban.

Melihat kejadian ini Kapolresta Payakumbuh, AKBP S Erlangga meminta warga untuk 
ekstra hati-hati dengan keamanan lingkungan. Ketika berada di rumah sendirian 
alangkah baiknya pintu rumah dikunci rapat.(h/il)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke