PANDAI SIKEK
Tahun tujuh puluhan Begitu Pemancar Televisi Dibangun di Pandai Sikek Pandai Sikek menjadi tujuan wisata Para remaja Sumbar Terbayang kembali Rombonganku yang kedinginan dan kelaparan Ketika sampai di Pemancar Pandai Sikek Supermi menjadi santapan yang laris manis Sebungkus terasa tak mengenyangkan Lokasi ini Menjadi pesanggrahan Bagi pendaki puncak Singgalang Menunggu waktu yang tepat Untuk mendaki kepuncak Singgalang Rasa dipelupuk mata Disaat orang tidur lelap Di hawa sejuk pergunungan Kami yang berdarah muda Dengan semangat membara Berpakaian tebal dan menyandang ransel Berkumpul bersama di Pandai Sikek Siap menerobos hutan belantara Mendaki puncak Singgalang Mendatangi Telaga Dewi Ukiran kayu Kain Songket Karya yang terkenal Dari Pandai Sikek Padang, 25 Mei 2011 Hanifah Damanhuri -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
