Kalau baitu ...baa pulo payuak tampek kuah sate Piaman itu Jo ? Mungkin indak pernah bacuci juo ? Cuma ditambah tapuang jo bumbu sajo
---TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: ajo duta <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 26 May 2011 09:49:13 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Coto Makasar dan Ketupat , By : Jepe Tarimokasih Jepe, laporan kulinernyo. Ambo sajak jaman kuliah banyak bakawan jo orang Bugis. Jadi Coto jo Konro alah jadi makanan favorit juo. Salah satu rahasia kenikmatan Coto adolah payuak babantuak seperti guci nan tabuek dari tanah liek. Nah guci ko sajak mulai dipakai sampai batahun tahun, indak pernah dicuci. Jadi kalau coto alah bakurang, cuckuik ditambah dan tambah taruih. Tambah balahak guci tu, tambah maknyuss raso coto tu. Cubo cek kebenaran carito kawan mamaktu. 2011/5/26 jupardi andi <[email protected]>: > Coto Makasar dan Ketupat > > By : Jepe > > Dua bulan sudah saya berada ditempat kerja yang baru tepatnya saya > berkantor (Head Office) Balikpapan tapi hari-hari saya melalui tugas untuk > saat ini banyak berada di Sendawar ibu kota Kabupaten Kutai Barat sebuah > Kabupaten baru hasil pemekaran Kabupaten Kutai Kartanegara di Propinsi > Kalimantan Timur. Sudah menjadi “makanan” saya sehari-hari menempuh > perjalanan yang cukup jauh dari Balikpapan ke Sendawar melalui jalan darat > yang ditempuh selama 8-9 Jam vi Samarinda, Tenggarong, Kota Bangun, Camp > Baru masuk daerah Barong Tongkok (kantor perwakilan saya) di dekat pusat > pemerintahan yang bernama Kota Sendawar. Tentunya sepanjang perjalanan > tersebut saya tidak lepas dalam urusan “kampung tengah” atau “los lambung” > > Bersyukur saya mempunyai sopir yang bernama Slamet, Selamat, Selamet atau > apa sajalah yang penting saya dibawahnya selamat sampai tujuan dalam > perjalanan yang panjang. bersyukurnya saya punya sopir yang bernama Slamet > orang jawa tapi lahir dan besar di Samarinda serta menetap di Balikpapan ini > adalah karena Slamet orangnya sangat mumpuni dan tahu seluk beluk setiap > sudut kota Balikpapan, Samarinda dan Tenggarong dalam urusan kuliner, Slamet > mengenal tempat-tempat atau rumah makan yang enak, murah, bercita rasa dan > “nganeni ‘ (recommended) salah satunya Coto Makasar dipinggiran Kota > Tenggarong yang terletak ditepian sungai Mahakam yang membelah ibu Kota > Kabupaten Kutai Kartenegara ini. > > Sebuah cerita ringan dan santai ketika saya menikmati semangkok Coto Makasar > yang “ngangeni” itu dengan Slamet di rumah makan sederhana berdinding papan. > Coto Makasar tentu tidak asing lagi para penikmat kuliner sejati sebuah > masakan khas suku Bugis sebagaimana layaknya soto-soto didaerah lain yang > pada intinya masakan ini berkuah apakah dari kuah kaldu berasal dari rebusan > air ayam atau daging sapi baik yang bersantan maupun tanpa santan, coto > makasar dengan rasa sedikit kuat dengan bumbu, gurih dan bersantan cukup > membuat lidah bergoyang ketika saya bersantap siang dengan Slamet. Sepintas > Coto Makasar hampir sama “genre” nya dengan soto Betawi dengan isinya > berupa potongan daging sapi serta aneka jeroan sebut saja paru,usus,limpa > dan hati dengan kuah santan yang cukup kental ditaburi bawang goreng. > > Lazimnya soto kebanyak di daerah lain yang dimakan bersama nasi maka coto > makasar di hidangkan dengan ketupat (buras). Saya lihat para pelanggan Coto > Makasar yang lagi makan siang di warung ini kebanyak mereka memadu serasikan > makan Coto dengan ketupat begitu juga dengan Slamet sopir saya ketika makan > siang semangkok Coto dimakannya dengan beberapa buah ketupat bukan dengan > sepiring nasi sebagaimana saya yang juga memesan semangkok Coto. Ketika kami > lagi makan lalu Slamet “nyeletuk” disamping saya > > > > “Pak Jepe, biasanya jika saya dan teman-teman makan Coto Makasar di > Balikpapan siapa yang banyak menghabiskan ketupat maka akan gratis yang > bayar adalah yang paling sedikit makan ketupatnya” ujar Slamet sambil > membelah setiap ketupat yang diambilnya lalu merendamkan kedalam mangkok > cotonya > > > > “ahh..gitu ya..ya deh..saya sama nasi saja, berarti saya yang bayar dong > Met” > > Slamet tidak menjawab hanya tersipu malu saja, selesai kami makan Coto > Makasar dan terakhir ditutup dengan semangkok Es Pisang Hijau yang manis > legit ketika saya hendak membayar lalu saya berkata kepada Slamet yang > menghabiskan semangkok Coto Makasar dengan 4 buah ketupat > > > > “Met..met..seandainya saya bisa menghabiskan 5 ketupat, tetap saya toh yang > akan bayar” > > “he he ya nggak dong Pak..saya siap membayar kok” Slamet belagak konsisten > dengan ucapannya > > “Oke deh kalo gitu..ini uang tolong kamu bayar ke kasir ya” > > > > Salam Kuliner, Barong Tongkok, 26 Mei 2011 > > Saya dan Slamet di Coto Makasar-Tenggarong silahkan klik > > http://www.facebook.com/update_security_info.php?wizard=1#!/photo.php?fbid=10150186187245912&set=a.133783575911.108921.693775911&type=1&theater > > > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "Kepedulian sanak terhadap anak-anak nagari ditunggu. Mari sisihkan rejeki kita Rp.250.000 untuk satu paket baju seragam bagi anak-anak yang tak bersekolah, hanya karena tak sanggup beli baju seragam". Transfer infaq sanak ke rek YPRN No. 0221919932 Bank BNI -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
