Kanda Zultan

Janganlah kita coba makan durian ketan  dengan cara seperti itu disana, kita 
hanya menumpang duduk saja dan kita tawar pula ketannya 


Nanti panas hatinya melihat kita bawa durian dari luar, di catuknya kita sama 
lading pembuka durian dia itu.

Biar senang sama senang serancaknya kita berhitung dengan penjual itu, jika 
terasa pas dan sepakat harga baru kita makan

Kan sudah saya tunjukan pada kanda seperti itu, walau kita baru jumpa pertama 
kali saya tidak ada gengsi gengsi menawarnya karena saya sudah pernah kena 
sekali sama dia

Akhirnya sangkek sari kita makan durian selepas shalat tarawih itu dulu tidak 
dipakuknya kita kan karena harganya sudah saya tawar dulu sebelum kita duduk 
memakannya bersama-sama dengan keluarga saya

Jaman sekarang suka sekali orang main 
pakuk dikuduk 
jika kita main masuk main duduk.    saja pesan ini itu apalagi jika kita datang 
berombongan ditandain   pedagang ini kita, dalam hatinya "wah si bapak ini bawa 
tamu dan relasinya tentu tidak berhitung benar dia dengan harga"

Akhirnya ya begitulah keluar jurus mautnya "catuk lading tiba dikuduk" 


Wass-Jepe
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "ZulTan" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 27 May 2011 17:00:01 
To: RN<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: Bls: Bls: [R@ntau-Net] Hati-hati belanja Online banyak 
penipuan.


Dinda Jepe,

Ambo khawatir kalau barangnyo iyo tibo, tantu Sanak Afrijon bisa kanai 
perbuatan tidak menyenangkan beko.

Satantang durian tu, sakali-kali cubo ba durian monthong ka sinan. Nan diago 
katannyo se lai. Baa kiro-kiro? Tentu habis termenung tukang pekuk itu.  Sukak 
hatinya sajalah.

Pendeknya, jangan dipediarkan orang-orang macam itu.  Teraniaya orang banyak 
dibuatnya.

Lain pula kalau di Beijing serupa kata Angku Jon.  Harga barang 20 Yuan 
ditawarkan 200 Yuan, berapa mau kita harga lagi? Sekali saja kita mengharga 
barang yang dijajakannya tu, pastilah terkenak kita.  Kalo kita tidak membeli, 
kemana pergi ikut pula dia.  Lama-lama kalau sudah tidak mangkus dia merayu 
kita, keluar senjata pamungkas dia.  Minta tukar uang besar dia sama kita.  
Akhirnya terpaksalah kita tukar dengan uang kecil.  Masak sudah tidak membeli 
tidak pula mau menolong dia.
Setelah uang berpindah, langsung dia menghilang.  Uang asli dibawa lari, yang 
palsu di kantong sendiri.
Jadi belum mengapa-mengapa lah cara tipu-tipu kita di bandingkan dengan orang 
asli Peking tu.

Setentangan Matematika, entah karena sudah terlalu acap, atau dosisnya 
ketinggian, sudah dua seri OOTM tak ada lagi yang menjawab.

Selamat kembali ke lapau Dinda JP.

Salam
ZulTan, L, 50, Bogor


~ A clever person turns great problems into little ones and little ones into 
none at all ~

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke