Soal Mundur iko ... Dek ambo singkek sajo
Dulu memang Cadiak Pandai kito mendominasi Republik ini Kini tampaknyo angin alah bakisa, hanyo beberapa gelintir sajo nan masih mamacik di Pusat Di level menengah, untuk penegak hukum. Anak2 awak baru saketek nan baminat kasitu. Disiko Rang Batak, nampak labiah banyak dari kito Untuak PKLpun Rang Batak lah masuak pulo, sampai nan manjua sayua di Kiktenggi lah banyak Inang2 dari pado Amai2 Samo jo di Pakan Sinayan Jarkata --TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: yasrul <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 28 May 2011 02:50:22 To: RantauNet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [R@ntau-Net] Re: Apo bana nan jadi penyebab gejala mundurnyo kitourang Minang ? Assalamualiakum, Bapak Cerdik-Cendikia Terpancing juga hasrat saya merespon perbincangan sebab kemunduran orang Minang. 1. Saya tidak sependapat orang Minang dikatakan mundur. Tapi saya mengerti kenapa ada orang minang merasa berada pada era kemunduran. Karena sudah kecenderungan umum suatu kaum, etnis, bangsa selalu merasa mundur dibanding masa sebelumnya. Menurut saya, faktanya orang minang telah menguasai asia tenggara dengan cara orang minang, dari dulu hingga sekarang! Perasaan mundur itu menurut saya adalah efek dari terlalu kuatnya sentralisasi kekuasaan ordebaru dan sering dijadikan indikator kemunduran itu adalah jumlah elit. 2. Kalaupun dikatakan mundur, dengan indikator jajaran elit itu, adalah akibat kemunduran pendidikan orang Minang. Pendidikan yang saya maksud bukan hanya lembaga pendidikan yang ada di Minang, tapi tempat mereka belajar di luar Minang! Tanah minang adalah negeri yang dihuni orang-orang terdidik. Karena keterdidikan mereka itulah mereka "menguasai" asia tenggara sampai sekarang. Kalau ada agak 10% orang minang hidupnya terkatung-katung, biasa saja. Toh masih ada 90% lagi yang sukses. dari pertapaan dipojokan Eropa, putra lembah gunung kelabu, yasrul -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
