Assalamu'alaikum. w.w.
 
dek penasaran, kito taruihkan mambaconyo.

Bab 6 : Operasi Ular Berbisa di Indonesia 
 
Bung Karno, sebuah nama legendaris di Indonesia. Kebesaran namanya telah 
melampaui 
jasa-jasanya. Di mata pengagumnya, Bung Karno, presiden RI pertama, 
hampir-hampir 
tidak memiliki sisi negatif. Bahkan sebagian besar rakyat muslim pernah 
mengangkatnya 
sebagai Ulil Amri Ad-Dharury bis Syaukah. 
 
Seorang sejarawan Arab, bernama Dr. Abdullah Tal, mencoba meneropong sisi 
kehidupan 
Soekarno dari presfektif yang sama sekali berbeda dengan yang kita kenal selama 
ini. 
Selengkapnya, ikutilah tulisan beliau di bawah ini yang kami terjemahkan dari 
kitab Al-
’Afal Yahudiyah fi Ma’aqilil Islami (Operasi Ular Berbisa di negara-negara 
Islam). Kitab ini 
menyoroti sepak terjang pemimpin- pemimpin negara yang menjadi agen-agen Zionis 
dan 
beroperasi di negara-negara Islam. 
 
INDONESIA merupakan negara dengan penduduk terbesar kelima setelah Cina, India, 
Uni 
Sovyet dan Amerika Serikat. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri 
dari 
3000 pulau lebih, yang terbesar adalah Irian, Kalimantan, Sumatera, dan Jawa. 
Luas 
wilayahnya mencapai 735.865 mil persegi8) dan termasuk negeri terkaya di dunia. 
Dalam 
pembahasan ini kami hendak mengetengahkan bahaya yang dihadapi negeri besar 
ini, 
karena sepak terjang Zionisme Internasional dan Komunis yang mencengkeram 
negeri 
tersebut. 
 
Sembilan puluh persen dari penduduknya beragama Islam. Islam tidak pernah 
menghadapi 
suatu tempat yang begitu dipenuhi oleh pemikiran dan keyakinan yang berlawanan 
dengan 
Islam seperti yang terjadi di Indonesia. Yaitu perintang dari agama Hindhu dan 
Budha , 
pada masa-masa takhayul dan khurafat dahulu. Islam menghadapi keadaan ini 
dengan 
penuh semangat ketenangan dan maju dengan langkah damai, jauh dari senjata, 
tentara, 
dan armada tempur; tetapi hanya dengan mengandalkan kekuatan yang terkandung 
dalam 
ajaran Islam yang bersifat toleran, sederhana, dan utuh. Ketika benteng-benteng 
perintang 
yang begitu kokoh mengalami serbuan dakwah, tiba-tiba hati dan pikiran 
penduduknya 
terbuka untuk menerima kebenaran. Dengan begitu Islam tersiar, berkembang dan 
mendapatkan ribuan pemeluk tanpa kekerasan dan paksaan. Tiba-tiba mayoritas 
dari 
penduduk kepulauan ini beriman kepada Allah dan Muhammad rasulullah saw. dengan 
suatu cara yang hampir-hampir merupakan muk-jizat. Para pedagang Muslim yang 
datang 
menye-barkan Islam ke negeri ini melakukannya tidak sebagaimana badan-badan 
kristenisasi yang dilengkapi dengan ilmu, kemampuan, dan dana organisasi yang 
teratur, 
tetapi mereka mela-kukannya secara individual yang ditopang oleh keimanan yang 
mendalam, dan semangat yang tinggi di dalam diri mereka, sehingga berhasillah 
mereka 
mewujudkan keajaiban tersebut, sehingga Allah memberikan balasan yang baik 
kepada 
mereka. Dengan demikian menjadi jelaslah secara ilmiah, bahwa Islam tidak 
disebarkan 
melalui pedang. 
 
Penyebaran Islam di kepulauan Indonesia (dahulu disebut kepulauan Melayu) telah 
tuntas 
sebelum datangnya penjajah Belanda yang meram-pas negeri ini sejak abad 
ke-16.9) 
Kolonial Belanda baru keluar dari negeri ini setelah serbuan Jerman dan Jepang 
pada 
tahun 1942, dan angkatan perang Jepang berhasil menduduki seluruh kepulauan 
Melayu, 
kemudian hengkang dari negeri ini pada tahun 1945 setelah Amerika menjatuhkan 
bom 
atomnya di Hiroshima, sehingga mempercepat kemenangan Amerika dalam Perang 
Dunia 
ke II ini. 
 
Setengah abad pertama dari masa penjajahan Belanda selama 3,5 abad di 
Indonesia, 
Belanda mendapatkan perlawanan sengit dari puluhan juta rakyat Muslim Indonesia 
yang 
miskin atas kekejaman kolonialisme yang keji. Dalam masa perla-wanan baik yang 
dilakukan di bawah tanah maupun terang-terangan, muncullah tokoh-tokoh pejuang 
Indonesia seperti Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, Mohammad Roem, Soekarno, 
Ahmad Soebardjo, Sjahrir, dan Kasman Singodimedjo. 
 
Sewaktu penjajahan Jepang, para tokoh di atas dan lain-lainnya melakukan 
perlawanan 
secara rahasia terhadap Jepang, tetapi Soekarno adalah salah satu tokoh yang 
mengajak 
bekerja sama dengan angkatan perang penjajah Jepang, karena itu dia dianggap 
sebagai 
tokoh yang moderat 10). Penjajah Belanda dan Jepang memaksa Soekarno untuk 
menjadi 
juru bicaranya, dengan imbalan, Soekarno diangkat sebagai tokoh utama lantaran 
kemampuannya yang luar biasa dalam mem-pengaruhi pikiran publik. Ia dicintai 
oleh 
rakyat, dan di depan namanya mereka tambahkan kata Ahmad, sehingga nama 
lengkapnya menjadi Ahmad Soekarno. Hubungan Soekarno dengan Islam sama persis 
sebagaimana Kemal Attaturk di Turki dengan Islam, yang secara lahiriah 
menam-pakkan 
perhatiannya kepada Islam, tetapi di balik itu, ia melakukan tipu daya terhadap 
rakyat dan 
ulama guna memantapkan kekuasaan seperti yang diperbuat oleh Kemal Attaturk. 
Begitulah yang dilakukan oleh Soekarno sejak ia memegang kekuasaan di Indonesia 
sebagai presiden pada 23 Agustus 1945.11) Soekarno dengan terang-terangan tidak 
mengacuhkan Islam dan menyatakan perang terhadap partai-partai Islam dan 
menggalakkan kemajuan partai Komunis serta badan-badan penyebaran Kristen 
dengan 
biaya negara. Ringkas-nya tindakan-tindakan Soekarno yang busuk itu, telah 
menjerumuskan Indonesia ke dalam suasana kacau dan kemelut yang terjadi dewasa 
ini, 
yaitu : 
 
Sejak ia memegang kekuasaan telah meng-umumkan strategi tipu dayanya yang 
pertama 
dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar dan filsafat negara bangsa Indonesia. 
Pancasila ini terdiri dari ke-Tuhan-an yang Maha Esa, Kema-nusiaan, Kebangsaan, 
Kedaulatan Rakyat, dan Keadilan Sosial. Kata-kata Pancasila ini selalu 
diucapkan 
berulang-ulang oleh orang Indonesia yang secara sepintas terlihat baik dan 
membawa 
“rahmat” tetapi pada hakikatnya adalah racun yang ditebarkan oleh Soekarno 
untuk tujuan 
menggalang kerja sama antara rakyat Indonesia yang 90% Muslim dengan golongan-
golongan lain, terutama sekali dengan golongan Komunis dalam kedudukan yang 
sama. 
 
Alasannya adalah, untuk menyatukan barisan nasional dalam menghadapi kekuatan 
kolonial. 

Soekarno memecah belah kekuatan revolusioner yang sebenarnya, terutama sekali 
partai 
Masyumi dan Syarikat Islam yang merupakan kekuatan penentang penjajah Belanda 
dan 
Jepang. Bahkan para tokoh utama dari pejuang-pejuang tersebut dipenjarakan oleh 
Soekarno seperti Mohammad Natsir, mantan Perdana Menteri setelah Prok-lamasi, 
Dr. 
Sjahrir, Ahmad Soebardjo, mantan Menteri Luar Negeri, Burhanuddin Harahap, 
mantan 
Perdana Menteri tahun 1955, Mohammad Roem, mantan ketua delegasi perundingan 
Konferensi Meja Bundar tahun 1949 dan Menteri Pendidikan, karena Kementerian 
ini 
melarang penerbitan buku dan selebaran-selebaran anti Komunis yang begitu 
gencar di 
negeri ini. Beberapa tahun setelah Soekarno memegang kekuasaan, teman-temannya 
yang dahulu berjuang bersamanya, dijebloskan ke dalam penjara atau dikenai 
tahanan 
rumah atau tahanan rumah sakit, karena mereka menghalangi langkah Soekarno 
untuk 
menghancurkan Islam dan menyerahkan Indonesia ke tangan Komunis serta golongan 
Kristen. 
 
Soekarno menggalakkan para misionaris untuk menyebarkan Kristen dalam bentuk 
yang 
belum pernah terjadi sebelumnya, sekalipun pada masa penjajahan Belanda yang 
berlangsung 300 tahun lebih. Pemerintah Soekarno turut mendanai badan-badan 
misionaris Kristen bahkan ia mengijinkan Kristenisasi di kalangan militer 
Indonesia atas 
biaya negara. Ada sebanyak 260 tokoh-tokoh Pendeta Kristen Protestan yang 
bekerja di 
lingkungan militer dengan gaji negara.12) Pada masa Soekarno dan dalam sejarah 
Islam 
pertama di Indonesia terjadi ribuan orang Islam pindah ke agama Kristen dengan 
sepenge-
tahuan pemerintah Soekarno. Akibat dari politik ini, maka dengan cepat jumlah 
orang 
Kristen mencapai lebih dari 5 Juta orang yang berarti berlipat ganda sekian 
kali jumlahnya 
dibandingkan masa penjajahan Belanda. 
 
Soekarno menggalakkan Komunis dan menge-labui rakyat Indonesia dengan doktrin 
Nasakom-nya guna menggalang kerja sama antara kaum Muslimin dan golongan 
Komunis 
untuk mela-wan penjajah. Rakyat menerima ajakan pemim-pin besarnya, karena 
mereka 
menganggap munculnya kolonialis baru yang mengancam negeri mereka dan untuk 
menghadapi bahaya penjajahan yang fatamorgana ini hanya bisa dilakukan dengan 
cara 
bekerja sama antara golongan Islam dan golongan Komunis.13) Dengan demikian 
golongan Komunis menjadi kuat berkat bantuan pemerintah sendiri dan paham 
Komunis 
meresap ke seluruh penjuru negeri, bahkan ke dalam tubuh militer Indonesia 
sendiri. Para 
perwira yang Komunis memberikan latihan militer kepada ribuan teman-teman 
Komunisnya untuk menghadapi hari H.14) Kerja sama antara Soekarno dan golongan 
Komunis tidak lagi menjadi rahasia bagi setiap orang di Indonesia maupun di 
luar negeri, 
kecuali mereka yang terbuai oleh kelicikan Soekarno pada masa-masa perjuangan 
bawah 
tanah dan terang-terangan di masa lalu. Patut diketahui bahwa jumlah kaum 
Komunis 
telah berkembang menjadi 3 Juta lebih di masa Soekarno padahal di zaman 
penjajahan 
Belanda hanya beberapa ribu orang saja.15) 
 
Soekarno melicinkan jalan bagi kolega-kolega Cina Komunis untuk menguasai 
perekonomian negeri ini sehingga jumlah orang-orang Cina yang menonjol semakin 
besar. 
Begitu juga penyebaran majalah Yahudi yang dicetak di India dengan beraninya 
disalurkan 
melalui Kedutaan India di Jakarta. Soekarno melayani kepentingan Yahudi tidak 
secara 
langsung, tetapi melalui partai Komunis yang menjadi kepanjangan tangan dari 
gerakan 
Zionisme Yahudi Internasional. Adakah pelayanan yang lebih besar bagi 
kepentingan 
Yahudi lebih dari upaya menyerahkan negeri yang besar ini ke tangan golongan 
Komunis 
dan menempatkan negeri ini di bawah pengaruh Komunis RRC ataupun Komunis Rusia 
?. 

Hari H 
 
Soekarno merasa bahwa ajalnya sudah hampir tiba, maka dia tidak ingin mati 
sebelum 
dapat memberikan pelayanan terakhir yang berharga kepada kolega Komunisnya. Ia 
menyadari bahwa sangat sulit menjebol akar Islam bila dia telah mati. Karena 
itu dia ingin 
menyelesaikan urusan ini dan menyerahkan kekuasaan negara kepada Partai 
Komunis, 
baru kemudian dia bisa dengan tenang menutup mata untuk selamanya. Soekarno 
tidak 
perlu berpikir keras mencari solusi, karena kolega-koleganya yang berpengalaman 
cukup 
lihai untuk mencari solusi dan dalih sebagai justifikasi (pembenar). Mereka 
adalah 
intelijen-intelijen yang pandai menciptakan kebohongan dan membuat fitnah 
kepada tokoh-
tokoh yang baik. Oleh karena itu, Soekarno bersepakat dengan mereka untuk 
mengadakan revolusi sehingga kelak kekuasaan pemerintah jatuh ke tangan mereka. 
Mereka lalu mengadakan komplotan dan fitnah dengan menyebarkan tuduhan bahwa 
ada 
beberapa jenderal Muslim yang berniat untuk menggulingkan Soekarno. Komplotan 
yang 
palsu ini mendorong perwira-perwira Komunis untuk melakukan tindakan dan 
menghabisi 
sejumlah Jenderal serta teman dan pendukung mereka. Operasi pemban-taian yang 
keji 
ini telah berlangsung dengan cara-cara yang sangat mengerikan pada awal Oktober 
1965. 
Bahkan salah seorang puteri dari Jenderal tersebut mati ditembus oleh peluru 
kaum 
Komunis, karena bapaknya yang Jenderal bersembunyi di belakang tembok taman dan 
lepas dari maut. 
 
Kaum Komunis membantai 6 orang Jenderal dalam satu waktu dan mereka dapat 
menguasai angkatan udara serta sejumlah besar kelompok militer. Mereka 
mengumumkan, bahwa mereka telah melakukan pembunuhan tersebut demi 
menyelamatkan pemimpin besar Soekarno dari usaha kudeta yang telah disiapkan 
oleh 
beberapa Jenderal. Allah masih berkehendak untuk menye-lamatkan Negeri ini 
dengan 
munculnya perlawanan yang dipimpin oleh Nasution, seorang Jenderal beragama 
Islam 
dan Soeharto sebagai koleganya. Komplotan ini dapat dibasmi dan terungkap tipu 
daya 
serta kebohongannya. Cara-cara komplotan ini melakukan pembasmian, teror, dan 
pembunuhan massal yang tidak mengenal belas kasihan atau adab sopan dan adat-
istiadat. Pada akhirnya terungkap apa yang sebebnarnya terjadi dan membuat 
Soekarno 
jatuh dari kekuasaannya karena telah berkomplot dengan Partai Komunis. Kemudian 
muncullah pemerintahan baru untuk melakukan penertiban dan pemulihan keamanan. 
Peran Soekarno di Indonesia akhirnya terungkap, dan ia tidak sanggup lagi 
melindungi 
Partai Komunis untuk menutup kesalahannya yaitu pengkhianatan dan tipu daya. 
Soekarno hanya dapat melakukan pembelaan melalui pidato guna menyelamatkan apa 
yang masih dapat diselamat-kan dari reruntuhan komplotan Komunis dengan 
dirinya. 

Suatu saat dia berpidato : ”Bahwa golongan-golongan yang berusaha untuk 
menghabisi 
Partai Komunis di Indonesia ibaratnya seperti orang yang berusaha mematahkan 
besi”. 
Saat yang lain dia berpidato untuk meminta didirikan monumen bagi kaum Komunis 
yang 
telah memberikan pengor-banan besar dalam perjuangan kemerdekaan negeri ini 
.16) 
Soekarno hari ini telah berada di ambang sakaratul maut politiknya, yang kelak 
waktulah 
akan mengungkapkannya sebelum ajalnya datang, apakah dia termasuk dalam barisan 
pahlawan atau penghianat.17) Soekarno bukan orang bodoh atau dungu jika kita 
ingin 
mengatakan, bahwa kebi-jakan-kebijakan yang dilakukannya adalah dilan-dasi oleh 
niat 
baik, tetapi telah terjadi kesalahan di sana-sini. Sesungguhnya dia adalah 
seorang yang 
amat lihai karena ia mampu memainkan peran rahasia dan melayani kepentingan 
Yahudi 
Inter-nasional sepenuh hati, dan rasa tanggung jawab sekalipun dengan 
mengorbankan 
masa lalunya dan masa kininya serta menghadapi bahaya dalam hidupnya demi 
mensukseskan peran yang diletak-kan di atas pundaknya, dan menjalankan 
sandiwara di 
atas panggung sejarah Indonesia. Karena sesungguhnya Soekarno adalah seorang 
keturunan Yahudi suku Dunamah.18)Allah telah melindungi Indonesia dan rakyatnya 
yang 
Muslim dan pem-berani dan militernya yang ksatria yang telah berhasil 
menghancurkan 
kekuatan Komunis terbesar di luar negara-negara Komunis. (Diter-jemahkan dari “ 
Al Af’al 
Yahudiyah fii Ma’aqilil Islami, Dr, Abdullah Tal, bab V, hal. 128-133, terbitan 
Al Maktab Al 
Islamy, Beirut, 26 Agustus 1971). ? 
 
Bersambung ke Bab 07 
 
...kito sambuang beko...
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke