Besok, 18.730 Peserta Bersaing Rebut Kursi PTN

May 30th, 2011 by idris



Laporan ALFIADI, Pekanbaru [email protected]

Sebanyak 18.730 peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 
besok pagi selama dua hari berturut-turut, Selasa (31/5) dan Rabu (1/6) 
mengikuti ujian tertulis masuk perguruan tinggi negeri (PTN) secara serentak di 
tanah air.

Untuk di Riau, tercatat 18.730 ribu peserta mengikuti, dengan tiga kelompok 
yaitu IPA, IPS dan IPC.

Menurut ketua panitia lokal SNMPTN Unri Prof Dr Aras Mulyadi DEA, persiapan 
ujian tertulis SNMPTN 2011 sudah siap dilaksanakan. Dari hasil rapat bersama 
panitia, semua hal yang berkaitan dengan ujian sudah siap, mulai dari ruangan, 
pengawasan, naskah lembaran jawaban ujian (LJU). ‘’Selasa (31/5) pagi baru soal 
ujian didistribusikan,’’ kata Aras, Ahad (29/5).

Dalam persiapan ujian ini, sebut guru besar Faperika Unri, segala hal yang 
dapat menimbulkan kelancaran peserta ujian sudah diantisipasi, termasuk 
lembaran jawaban, joki dan juga pengamanan.

Hal ini diantisipasi panita mengingat persoalan ini sering muncul pada 
pelaksanaan SNMPTN.

Untuk lembaran soal, panitia menjamin keakuratan dari kebocoran pada publik 
karena dari proses pembuatan, percetakan, sampai

pada distribusi melalui pengamanan.

Di samping itu juga, untuk joki, pengawas yang ditempatkan dalam ruangan 
menggunakan sistem perbandingan 1:10. ”Artinya satu pengawas melakukan 
pengawasan pada sepuluh peserta,” sebutnya.

Pengawas yang mengawasi ujian ini menurutnya, telah mendapat arahan untuk dapat 
bertindak jeli dalam melakukan pengawasan. Apalagi dalam melakukan pengecekan 
data dan juga ijazah peserta ujian. Begitu juga dengan joki yang kerap jadi isu 
selama ujian. ‘’Yang terpenting lagi, peserta di larang membawa alat komunikasi 
di ruang ujian,’’ ujarnya.

Sementara untuk peserta berkebutuhan khusus, panitia juga telah menyiapkan 
pengawas khusus . Namun begitu, kata Aras peserta hendaknya membawa sendiri 
pendampingnya untuk memudahkan dalam mengikuti ujian. Tahun ini, terdapat 13 
peserta yang berkebutuhan khusus.

Pada pelaksanaan ujian nanti, sebutnya materi yang diujiankan waktu dan jam 
berapa dimulai (lihat tabel). Hal ini bagi peserta harus dipahami betul, karena 
jika tidak, peserta yang rugi sendiri. Begitu juga pada sehari sebelum ujian, 
peserta hendaknya melihat langsung lokasi ujiannya agar di saat ujian tak lagi 
bertanya dan mencari-cari.

Yang teramat penting bagi pesera ketahui sebut Pembantu Rektor I Unri ini 
adalah, dalam pengisian biodata peserta ujian harus sama dengan sewaktu 
mendaftar masuk. Sebab, pengalama tahun lalu, 30 persen kegagalan peserta ujian 
adalah akibat tidak cocoknya data yang diisi pada LJU dan formulir pendaftaran.

‘’Ini yang harusnya diingat betul bagi peserta,’’ ujarnya.

Untuk lokasi ujian, kelompok IPA di Kampus UIN Panam, kelompok IPS di Kampus 
Unri Pattimura, Kampus UIN Suska Sukajadi dan beberapa SMA, SMK, serta SMP. 
Sedangkan untuk IPC berada di Kampus Unri Panam.(yls)

--------------------------------------

Waspadai Penipuan SNMPTN

May 30th, 2011 by idris



JAKARTA (RP) – Panitia pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 
(SNMPTN) 2011, optimis ujian tulis SNMPTN bisa dimulai serentak, Selasa (31/5) 
besok.

Dari 551.117 pembeli PIN, yang benar-benar mendaftar mencapai 540.928.

Panitia mengingatkan supaya para pendaftar tak terkecoh upaya penipuan.

Menurut Ketua Panitia SNM PTN 2011 Herry Suhadiyanto, pihaknya sudah dapat 
laporan munculnya modus-modus penipuan.

Untuk kepentingan pendalaman, rektor IPB itu belum bisa membeber lokasi-lokasi 
upaya penipuan.

‘’Intinya harus waspada dan jangan mudah tergiur iming-iming penipu,’’ ujarnya 
di Jakarta, Ahad (29/5).

Dijelaskan, para penipu ini mulai beraksi di daerah-daerah yang memiliki kampus 
dengan jumlah pendaftar besar. Dari catatan panitia SNMPTN, daerah dengan 
kampus yang menyedot pendaftar tinggi diantaranya Surabaya, Malang, Jogjakarta, 
Bandung, Bogor, dan Jakarta.

Modus yang tercium panitia di antaranya adalah, ada penipu yang mulai 
bergerilya di lembaga bimbingan belajar (LBB). Di LBB, mereka pertama mencari 
data-data peserta bimbingan yang bakal ikut ujian tulis SNMPTN.

Selanjutnya, berbekal data tadi, orang yang ingin menipu memberi penawaran 
langsung ke pendaftar SNMPTN. Bisa langsung ke rumah maupun di pelataran LBB.

Menurut Herry, seluruh penipu tadi memberi harapan bisa lulus SNMPTN. Caranya 
di antaranya adalah diberi janji bakal dikirim SMS kunci jawaban saat ujian 
berlangsung. Selain itu, para penipu ini bakal mengkoordinir beberapa pendaftar 
ujian tulis untuk bertemu di sebuah lokasi dengan bekal bocoran soal ujian 
tulis SNMPTN.

‘’Semua ini bohong. Itu adalah upaya penipuan,’’ tegas Herry.

Apalagi, para penipu itu kebanyakan minta imbalan mulai dari Rp5 juta hingga 
Rp10 juta ke mahasiswa setelah dinyatakan lulus ujian. Menurut Herry, siswa 
tadi bisa jadi lulus karena memang dirinya mampu.

‘’Jadi rugi kan kalau sampai menyetor uang sebesar itu ke penipu,’’ tuturnya. 
Dia berharap, para pendaftar tak terkecoh sama sekali dengan bujuk rayu para 
penipu. Herry paham jika kini para pendaftar memiliki tekanan psikologi yang 
tinggi jelang ujian.

Terkait penyaluran logistik ujian, Herry mengatakan sudah di masing-masing 
panitia lokal (Panlok). Per Ahad (29/5) Panlok sudah mulai memasang nomor ujian 
di lokasi ujian tulis. Ia juga menyangkal jika telah terjadi kebocoran soal 
ujian tulis SNMPTN.

‘’Selama ini, semua proses persiapan berjalan lancar,’’ ujarnya.

Hambatan yang masih mengganjal panitia hingga kini adalah belum bisa mencetak 
lembar soal dan jawaban untuk tuna netra. Menurut Herry, panitia belum bisa 
mencetak soal dengan huruf Braille. Sebagai solusinya, panitia akan mendikte 
pendaftar tuna netra.

Di bagian lain, Bendahara SNM PTN 2011 Rohmat Wahab menuturkan hingga kemarin 
belum dapat laporan keadaan darurat dari Panlok. Dengan kondisi ini, rektor UNY 
itu optimis ujian tulis SNMPTN bisa diadakan serentak 31 Mei dan 1 Juni depan. 
‘’Jika muncul kondisi darurat, Panlok segera lapor supaya segera diatasi,’’ 
terangnya.

Di antara kondisi darurat itu adalah banjir, longsor, dan angin puting beliung 
yang berpotensi merusak lokasi ujian. Untuk tahun ini, panitia mencatat ujian 
tulis diadakan di 22.660 kelas. Dia juga berpesan, seluruh peserta harus sudah 
melihat lokasi ujian sehari sebelum ujian berlangsung.

Terkait kondisi ruangan, Rohmat mengakui sempat dapat keluhan dari beberapa 
Panlok yang mengalami kondisi melebihi kapasitas. Seperti yang dialami Panlok 
Malang. ‘’Tapi bisa segera di atasi. Dan tak sampai menyulitkan pendaftar,’’ 
ujarnya.

Rohmat menuturkan, tahun ini pendapatan dari pembelian PIN mencapai Rp81 miliar 
lebih. Nilai melambung dari pendapatan tahun lalu yang tercatat Rp70-an miliar. 
Tahun ini, panitia SNMPTN juga dapat cucuran bantuan dari Kemendiknas sebesar 
Rp50 miliar.

Guru besar pendidikan anak usia dini (PAUD) itu menjelaskan, seluruh pemasukan 
digunakan untuk keberlanjutan proses SNMPTN selanjutnya. Di antaranya, 
digunakan untuk beli peralatan-peralatan pengelolaan data base calon mahasiswa. 
‘’Peralatan ini mulai dari di tingkat Panlok hingga pusat (Ditjen Pendidikan 
Tinggi, red),’’ jelasnya.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Musliar Kasim 
menjelaskan, selain konsentrasi pada ujian tulis SNMPTN, panitia juga bersiap 
mengadakan ujian keterampilan SNMPTN. Total pesertanya 25.177. Di antaranya 
untuk program studi olahraga, seni rupa, tari, dan musik.

Ujian keterampilan ini diadakan 3-4 Juni. Rohmat menjelaskan, meski pemerintah 
menetapkan 3 Juni sebagai cuti bersama, tak berpengaruh pada pelaksanaan ujian 
keterampilan.

‘’Ujian tetap dijalankan sesuai jadwal yang sudah ditentukan,’’ terang rektor 
Universitas Andalan Padang itu.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke