Bab 12 : TEMPAT TINGGAL DAJJAL PADA ZAMAN NABI 

Sebuah Hadits menerangkan, bahwa pada suatu hari sehabis salat berjama'ah, Nabi 
Muhammad SAW menahan para Sahabat dan berkata sbb : "Tamim Dari, seorang 
Kristen 
yang memeluk Islam, ia menceritakan kepadaku tentang Dajjal, yang cocok dengan 
apa 
yang pernah aku ceritakan kepada kamu". Lalu beliau menceritakan ceritera Tamim 
Dari 
sbb :
 
"Pada suatu hari ia berlayar dengan beberapa orang dari kabilah Lakhm dan 
Judham. 
Setelah berlayar sebulan lamanya, mereka mendarat di sebuah pulau, dimana 
mereka 
berjumpa untuk pertama kali dengan seekor makhluk yang aneh, yang menamakan 
dirinya Jassassh (makna aslinya mata-mata). Jassasah memberitahukan kepada 
mereka 
tentang seorang laki-laki yang tinggal dalam Gereja. Kemudian mereka 
mengunjungi orang 
itu dalam Gereja, yang nampak seperti raksasa, yang tangannya diikat pada 
lehernya, 
dan kakinya diikat dengan rantai, dari lutut hingga mata-kaki. Mereka 
bercakap-cakap 
dengan orang ini, yang tiba-tiba ia bertanya kepada mereka tentang Nabi SAW, 
dan ia 
mengakhiri percakapannya dengan ucapan: 'Aku adalah Masihid Dajjal, dan aku 
berharap 
semoga aku segera dibebaskan, lalu aku dapat menjelajahi seluruh dunia, kecuali 
Makkah 
dan Madinah".
 
Satu hal yang sudah pasti ialah bahwa seluruh ceritera ini bukanlah kejadian 
biasa, 
melainkan sebuah visiun (ru'yah). Adapun bukti bahwa kejadian itu terjadi dalam 
ru'yah 
ialah adanya kenyataan bahwa Dajjal bertanya kepada mereka sbb: "Ceriterakanlah 
kepadaku tentang Nabi bangsa Ummi (bangsa Arab), apakah yang ia kerjakan". 
 
Pertanyaan mereka dijawab sbb: "Beliau meninggalkan Makkah dan sampai di 
Madinah". 
Dalam Hadits lain, Dajjal diriwayatkan bertanya sbb: "Orang ini yang muncul di 
antara 
kamu, apakah yang ia kerjakan?" (Kanzul-Ummal jilid VII, hal 2024).

Bagaimana mungkin Dajjal tahu bahwa Nabi bangsa Arab telah muncul? Apakah 
Dajjal 
telah menerima wahyu? Sudah barang tentu tidak. Dan pula tak mungkin bahwa ini 
adalah 
perkara terkaan.
 
Kejadian-kejadian lain yang diceriterakan dalam Hadits ini, semuanya menguatkan 
pendapat bahwa ini terjadi dalam ru'yah. Misalnya, siapakah yang mengikat 
tangan Dajjal 
pada lehernya? Siapakah yang mengikat kakinya dengan rantai? Bolehkah kami 
mengira 
bahwa Dajjal dilahirkan dalam keadaan demikian? Mengapa jassasah tidak melepas 
rantai 
Dajjal? Segala persoalan yang rumit ini hanya dapat dipecahkan apabila kami 
menganggap ceritera ini berasal dari ru'yah Tamim Dari. 
 
Segala sesuatu yang diketahui oleh Nabi Suci yang berhubungan dengan masalah 
ini juga 
berlandaskan ru'yah. Allah tak pernah membawa beliau ke sebuah pulau, dan 
menyuruh 
beliau melihat Dajjal dengan mata-kepala sendiri. Sebaliknya, hanya melalui 
ru'yah 
sajalah, beliau melihat sifat-sifat Dajjal. Beliau menyajikan ru'yah Tamim Dari 
ini, sekedar 
untuk memperkuat apa yang diketahui oleh beliau dalam ru'yah sebagaimana beliau 
menceriterakan juga impian para Sahabat lainnya. Hadits ini memberi petunjuk 
kepada 
kita, di mana tempat-tinggal Dajjal :
 
1. Ia bertinggal di sebuah pulau.

2. Letak pulau ini sejauh satu bulan pelayaran dari Syria.
 
Masih ada satu lagi yang orang dapat ketahui dari Hadits ini, yakni, bahwa pada 
zaman 
Nabi, Dajjal sudah ada, tetapi ia belum diizinkan keluar. Hal ini akan kami 
uraikan nanti 
dengan panjang-lebar.
 
Dua catatan tersebut di atas memberi petunjuk seterang-terangnya akan 
tempat-tinggal 
Dajjal. Sudah terang bahwa Eropa didiami pula oleh bangsa-bangsa lain, tetapi 
bangsa 
Inggris mempunyai kekuasaan dan kebesaran yang tak pernah jatuh di tangan 
bangsa lain 
di benua itu. Itulah sebabnya mengapa benua Barat disebutkan secara khusus 
sebagai 
tempat-tinggal Dajjal.

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 
Bab 13 : AGAMA DAJJAL 

Ada sebuah Hadits yang menerangkan bahwa kaum Yahudi akan menyertai Dajjal. 
Dari 
Hadits ini orang menyangka bahwa Dajjal akan memeluk agama Yahudi. Akan tetapi 
Al-
Qur'an menerangkan seterang-terangnya bahwa bangsa Dajjal mengakukan Allah 
mempunyai anak laki-laki. Oleh sebab itu tak ragu-ragu lagi bahwa bangsa Dajjal 
adalah 
bangsa Nasrani. 
 
Kelak akan kami terangkan apakah yang dimaksud kaum Yahudi menyertai Dajjal. 
Bahkan kaum Yahudi akan menyertai Dajjal tidaklah berarti bahwa Dajjal adalah 
kaum 
Yahudi. Karena jika berarti demikian, bagaimanakah arti Hadits lain yang 
menerangkan 
bahwa sebagian ummat Nabi Muhammad akan mengikuti Dajjal dan menjadi korban 
tipu-
muslihatnya. Adapun Hadits itu berbunyi sbb :
 
"Tujuh puluh ribu ummatku akan mengikuti Dajjal" (Misykat, ha1.477)
 
Sebagaimana telah kami terangkan, julukan Masihid-Dajjal itu menunjukkan, bahwa 
bangsa Dajjal akan mengaku sebagai pengikut Masih-'Isa. Hal ini diterangkan 
sejelas-
jelasnya dalam Hadits Tamim Dari tersebut di atas. Isyarat supaya mengunjungi 
orang 
yang berada di dalam Gereja itu seperti yang diterangkan dalam Hadits Tamim 
Dari, 
adalah penting sekali artinya. 
 
Sudah terang bahwa Gereja adalah simbul agama Nasrani, dan raksasa yang 
menyimbulkan ummat yang terdapat dalam Gereja itu tiada lain ialah ummat 
Nasrani. 
Adapun Jassasah (mata-mata Dajjal) hanya mempunyai satu tugas, yaitu, 
menganjurkan 
supaya orang-orang pergi ke Gereja, artinya, supaya menjadi orang Kristen. 
Berikut ini 
adalah ucapan Jassasah yang sebenarnya: "Gereja yang kamu lihat itu, masuklah 
ke 
dalam".
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
Bersambung ke bab 14
 
Wassalam
 
St. Sinaro

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke