SURAT DARI RADIO RIMBA RAYA
oleh L.K. Ara <http://www.facebook.com/profile.php?id=1428338401> pada 06
Juni 2011 jam 7:49

*SURAT** DARI RADIO RIMBA RAYA*



               - untuk A.K.Y.



Petang itu

Ada seorang tua singgah

Matanya bernada gundah

Memandang puncak tugu



Kini aku memang hanya sebuah tugu

Sering sepi

Berteman langit sunyi

Di tengah perkebunan kopi



Petang itu

Dalam cahaya tak begitu benderang

Orang tua itu tengadah

Seperti mencari sesuatu

Namun hanya bertemu

Dengan goresan  berdebu

Dan tulisan beku

Di atas  bongkahan batu



Tangannya yang keriput dan tua

Mencoba meraba dinding tugu

Yang juga keriput dan kusut

Seperti mengandung sedih

Gambaran riwayat perjuangan yang pedih



Ketika cahaya senja

Menyorot wajahnya yang  tua

Mulut yang sejak tadi  diam

Seperti gunung Buni Telong selama ini diam

Memuntahkan laharnya

Meluncurlah kata demi kata

Bercerita tentang Radio Rimba Raya saat mengudara

Di tahun sembilan empat puluh delapan

Pada Anggeresi Militer Belanda kedua dilancarkan

Saat itu Republik Indonesia

Mulai  kembali dikuasai Belanda

Jogyakarta, ibunegeri Indonesia jatuh

Presiden Sukarno dan wakil presiden Hatta di tawan

Dr Beel komisaris tinggi yang mewakili Belanda

Juga memerintahkan

Bom dan hancurkan semua lapangan terbang

Angkatan udara Republik Indonesia

Bom dan hancurkan juga

Semua pemancar radio Republik Indonesia

Disetiap kota propinsi

Di seluruh Indonesia



Indonesia sudah kollep, runtuh begitu  terdengar

Siaran radio  Belanda berkoar-koar



Saat itulah Radio Rimba Raya

Yang berdiri di tengah hutan rimba

Di dataran tinggi Gayo letaknya

Perlahan bangkit mengudara

Kemudian  menggelegar  di udara

Bersuara keseluruh dunia

Dalam berbagai bahasa

Mengabarkan bahwa

Republik  Indonesia masih ada

Pemimpin Republik Indonesia masih ada

Wilayah Republik Indonesia masih ada

Dan di sini Aceh masih siaga



Mendengar suara Radio Rimba Raya

Yang demikian terang dan nyata

Provokasi Belanda

Yang mulai merebak ke seantero dunia

Pupus seketika

Dan dunia percaya

Republik Indonesia masih ada

Masih ada





Banda Aceh-Takengon,  2-6  Juni 2011

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke