Bab 17 : SORGA DAN NERAKA DAJJAL 

Menurut Hadits, tanda Dajjal yang paling besar adalah bahwa ia akan membawa 
sorga 
dan neraka. Apa yang pertama kali harus diingat sehubungan dengan ini ialah, 
apabila 
dalam suatu Hadits, kata-kata jannah dan nar dipakai untuk menunjukkan sorga 
dan 
neraka Dajjal, maka di lain Hadits, sorga dan neraka Dajjal itu dinyatakan 
dengan kata-
kata lain. Misalnya, sebagai pengganti kata-kata sorga dan neraka Dajjal, 
digunakanlah 
kata-kata ma' (air) dan nar (api); dan di lain Hadits digunakan kata-kata nahar 
(sungai) dan 
nar (api). Lalu di lain Hadits digunakan kata-kata dua sungai, sungai air dan 
sungai api. 
 
Kemudian ada Hadits lagi yang menerangkan, bahwa Dajjal akan membawa "Gunung 
roti 
dan sungai air". Bahkan ada Hadits lagi yang sebagai pengganti kata-kata sorga 
dan 
neraka Dajjal, digunakan kata-kata "dua gunung; yang satu penuh dengan 
tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan dan air, sedang yang lain, penuh dengan api dan 
asap. 
 
Dari uraian tersebut, terang sekali bahwa kata jannah dan nar tidaklah berarti 
Sorga dan 
Neraka yang sesungguhnya; demikian pula kata-kata sungai, api , asap, gunung 
roti, dll, 
janganlah diartikan secara harfiyah. Semuanya itu adalah kata ibarat; misalnya 
kata 
jannah, ini mengibaratkan melimpahnya persediaan bahan-makanan, kesenangan dan 
kemewahan, sedang kata nar mengibaratkan kurangnya bahan makanan dan kesenangan 
hidup. Adapun maksud sebenarnya ialah, barangsiapa mengikuti Dajjal, ia akan 
hidup 
mewah, dan barang siapa menentangnya, ia tak akan mempunyai persediaan bahan-
makanan. 
 
Bandingkanlah keadaan kehidupan dua bangsa, yaitu bangsa-bangsa Islam yang 
hidup 
serba kekurangan, dan bangsa-bangsa Nasrani yang hidup serba mewah; dan inilah 
yang 
dimaksud dengan sorga dan neraka Dajjal. Kata-kata sorga dan neraka tidaklah 
berarti 
bahwa Dajjal benar-benar membawa sorga dan neraka seperti pedagang membawa 
barang 
dagangannya. Namun yang sebenarnya dimaksud ialah bahwa Dajjal akan menguasai
sorga dan neraka sebagaimana diterangkan dalam Hadits berikut ini: 
 
"Sungai dan buah-buahan dunia akan tunduk kepadanya".
 
Inilah arti yang sebenarnya dari kata-kata itu, yakni bahwa segala macam 
persediaan 
yang mendatangkan kesenangan, kemewahan dan kenikmatan hidup di dunia, semuanya 
dikuasai oleh Dajjal. Dan inilah yang disebut sorga Dajjal bagi orang yang 
picik 
pandangannya; akan tetapi sebenarnya, ini semua disebut neraka, karena siapa 
saja yang 
tenggelam dalam kesenangan hidup seperti berdansa, bersenang-senang, 
bersukaria, 
melihat theater, bioskop, pergaulan bebas antara pria dan wanita, minum, 
berjudi, 
melacur, pasti tidak ingat kepada Allah. 
 
Akibatnya jiwanya menjadi rusak; dan inilah neraka yang sebenarnya; dan 
sekalipun tidak 
terlihat oleh mata jasmani, tetapi di Akhirat akan nampak dengan terang. 
Sebaliknya apa 
yang disebut neraka Dajjal yang berupa kehidupan yang tidak diliputi oleh 
kesenangan 
duniawi, adalah Sorga yang sebenarnya, karena semakin orang tidak tenggelam 
dalam 
kesenangan duniawi, semakin besar pulalah keuntungan rohaninya, sehingga ia 
dapat 
terus meningkat sampai mencapai hubungan dengan Allah. Jadi sorga Dajjal itu 
terdiri dari 
kesenangan jasmani, yang diperoleh dengan mengorbankan kehidupan rohani. Barang 
siapa tenggelam dalam hidup senang, ia akan kehilangan kesenangan di zaman yang 
akan datang.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
 
Bab 18 : KECEPATAN DAJJAL, KENDARAAN DAJJAL DI DARAT, DI LAUT DAN DI UDARA 
 
Tatkala Nabi SAW ditanya, bagaimanakah kecepatan perjalanan Dajjal, Beliau 
menjawab 
sbb: "Kecepatan Dajjal adalah seperti awan yang ditiup angin". Pada waktu Nabi 
SAW 
mengucapkan kata-kata ini, tampaknya seperti dongeng saja, atau ucapan yang 
berlebih-
lebihan. Akan tetapi pada dewasa ini kapal-udara terbang melebihi kecepatan 
angin. 
 
Selanjutnya Nabi SAW bersabda sbb: "Bumi akan digulung untuknya ". Ini berarti 
Dajjal 
akan bergerak begitu cepat seolah-olah bumi yang luas ini kelihatan ciut. 
Gerakan Dajjal 
melalui udara dikatakan sebagai berikut: "la akan menggenggam awan di tangan 
kanannya". Artinya ia akan terbang menembus dan di atas awan. Selanjutnya Nabi 
Suci 
menerangkan bahwa "Dajjal akan meloncat-loncat di antara bumi dan langit". 
Semua ini 
mengisyaratkan perjalanan Dajjal melalui udara. Lebih lanjut diterangkan bahwa 
Dajjal 
akan bergerak begitu cepat hingga ia:
 
"Mendahului matahari di tempat terbenamnya"
 
Pada dewasa ini kapal-udara terbang lebih cepat dari jalannya matahari; orang 
yang 
berangkat dari Timur pada pagi hari, akan sampai di Barat sebelum matahari 
terbenam. 
Penerbangan dari Calcuta ke Bombay atau dari Lahore ke Karachi, hanya memakan 
waktu beberapa jam saja. Siapa tahu orang akan terbang lebih cepat lagi 
daripada 
keadaan sekarang. Selanjutnya diterangkan bahwa "lautan hanya sedalam mata-kaki 
Dajjal" Hal ini terjadi sungguh-sungguh dengan gerakan kapal selam di bawah 
permukaan 
laut.
 
Kendaraan Dajjal disebut keledai, karena keledai digunakan untuk mengangkut 
orang dari 
sini ke sana, dan pula digunakan untuk mengangkut muatan bagi manusia. Akan 
tetapi 
keledai Dajjal bukanlah keledai sungguh-sungguh, karena keledai ini digambarkan 
mempunyai telinga yang jaraknya tujuh puluh yard dan warnanya putih mengkilat. 
Gambaran ini sebenarnya untuk melukiskan kereta-api. 
 
Adapun Hadits yang menerangkan satu langkah Dajjal akan mencapai jarak 
perjalanan 
sehari semalam, ini berarti bahwa jarak yang diternpuh sehari semalam, itu 
hanyalah satu 
langkah saja bagi Dajjal. Hendaklah diingat bahwa gambaran tentang kemampuan 
Dajjal 
menundukkan alam tidaklah sekali-kali dimaksud untuk mengutuk perbuatan Dajjal, 
tetapi 
untuk menunjukkan bahwa Dajjal mempunyai anggapan sebagai orang yang paling 
kuasa, 
dan lupa akan kedudukannya sebagai hamba Allah yang hina. Jadi yang dikutuk 
ialah 
pengakuan Dajjal bahwa ia mempunyai kekuasaan Ketuhanan.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
Bersambung ke bab 19 
 
Wassalam
 
St. Sinaro

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke