Bab 19 : DAJJAL MENGELUARKAN KEKAYAAN BUMI 

Dalam Hadits diterangkan bahwa kekayaan bumi akan mengikuti Dajjal. Ini 
mengisyaratkan penemuan orang-orang Eropa akan kekayaan bumi yang terpendam. 
Dimana ada kekayaan bumi yang terpendam, baik yang berupa mas, perak, besi, 
batubara, minyak dan bahan-bahan mineral, pasti diketemukan oleh orang-orang 
Eropa. 
 
Semua kekayaan itu, baik di Barat maupun di Timur, diusahakan oleh orang-orang 
Eropa. 
Setelah dikeluarkan dari perut bumi, bahan-bahan itu dibuat barang-barang yang 
oleh 
bangsa Eropa digunakan untuk menjajah bangsa lain di dunia. Selain itu mereka 
mengusahakan daerah padang pasir yang tandus dijadikan daerah yang subur dengan 
memberinya saluran air. 
 
Singkatnya, semua kekayaan bumi baik yang berupa mineral maupun hasil tanaman, 
dikuasai oleh bangsa-bangsa Eropa. Semua kekayaan mengikuti Dajjal, dan 
keuntungan 
bangsa-bangsa Eropa semakin bertambah, sedangkan bangsa-bangsa lain di dunia 
hanya 
dijadikan buruh mereka untuk menghasilkan bahan-bahan mentah guna kepentingan 
industri mereka. 
 
Sejumlah besar mas dan kekayaan dunia baik di India, di Afrika dan 
negara-negara Timur, 
semuanya dikuras habis untuk ditumpuk di Eropa dan Amerika. Alangkah hebatnya 
ru'yah 
Nabi SAW tigabelas abad yang lampau tentang keadaan yang kita alami sekarang 
ini. 
Alangkah baiknya jika ru'yah itu diberitahukan kepada orang-orang yang 
disesatkan oleh 
kekayaan, kemewahan dan kekuasaan bangsa-bangsa Eropa, hingga bertekuk lutut di 
hadapan mereka. Hendaklah mereka suka merenungkan ketajaman penglihatan rohani 
Nabi SAW yang beberapa ratus tahun sebelumnya, dapat melihat gambaran dunia 
sekarang ini dengan segala perinciannya sehingga beliau mampu memberi gambaran 
yang jelas kepada bangsa Arab ketika itu.

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 

 
 Bab 20 : KAWAN-KAWAN DAJJAL HIDUP SENANG, DAN MUSUH DAJJAL SENGSARA. 

Sudah terang bahwa memeluk agama Dajjal adalah cara yang sebaik-baiknya untuk 
menghormati dan bersahabat dengan Dajjal. Hadits yang menerangkan bahwa 
pengikut-
pengikut Dajjal akan senang hidupnya, ini berlaku pula bagi orang-orang yang 
bersumpah 
setia kepadanya. Ambillah misalnya keadaan di lndia. Orang-orang yang sebelum 
masuk 
Kristen termasuk golongan rakyat yang hidup sengsara, kini mereka menjadi 
orang-orang 
kaya dan berkedudukan tinggi. 
 
Kekayaan yang diambil dari segala penjuru dunia dan ditumpuk di Eropa dan 
Amerika; jika 
ini akan diambil sedikit untuk negara-negara lain di dunia; maka pertama-tama, 
bagian itu 
dibagikan kepada negara-negara Timur yang menganut agama Dajjal dengan 
memberikari 
kepada mereka gaji-gaji yang memuaskan. Alangkah benarnya gambaran Hadits 
tentang 
hal ini:
 
"Ia (Dajjal) akan membawa gunung-roti, semua orang menderita kesukaran, kecuali 
orang-
orang yang mengikutinya".
 
Sungguh benar bahwa jaminan yang terbaik bagi keamanan ekonomi sekarang ini 
ialah 
memeluk agama Kristen. Orang-orang yang tak mau mengambil jalan ini dan tak mau 
hidup rukun dengan mereka, pasti akan mengalami kehidupan yang sukar dan 
sengsara. 
Alangkah benarnya gambaran yang diberikan oleh Nabi SAW:
 
"Barang siapa mengikuti Dajjal, ia akan diberi makan, akan tetapi ia dijadikan 
kafir" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, halaman 2104).
 
Lepas dari orang-orang yang sepenuhnya menganut agama Dajjal, ada pula orang 
yang 
bermain-mata dan mengambil muka dengan Dajjal, hanya karena mengejar uang 
semata-
mata. Inilah golongan manusia yang dituju oleh Hadits berikut ini :
 
"Kami bersahabat dengan Dajjal, sekalipun kami tahu bahwa ia kafir. Kami 
bersahabat 
dengan Dajjal agar kami dapat makan dari Persediaannya."
 
Inilah hamba-hamba perut yang menari-nari menurut irama Dajjal. mereka 
mengerjakan 
hal-hal yang bertentangan dengan agama, bangsa dan negara, hanya karena sesuap 
nasi. 
Tujuan Dajjal memberi makan orang-orang ini ialah agar mereka menjadi orang 
yang tak 
beragama, sekalipun Dajjal tak berhasil memasukkan mereka dalam agamanya; 
setidak-
tidaknya Dajjal berhasil membikin mereka acuh-tak acuhterhadap agama mereka 
sendiri. 
Jika tidak demikian, apakah tujuan missi Kristen dan sekolah-sekolah dan 
perguruan 
tinggi? Sebenarnya sistem pendidikan yang diberikan kepada anak-anak kita, itu 
hanya 
bertujuan untuk memisahkan mereka dari agama dan Allah. Dan apakah yang 
dijadikan 
daya-penarik pendidikan ini? Tiada lain hanyalah diberinya mereka hak untuk 
mendapatkan pekerjaan, jadi kembali lagi kepada persoalan perut dan roti.

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 

Bab 21 : PERTEMUAN DAJJAL DENGAN ARWAH ORANG-ORANG YANG SDH MENINGGAL DAN 
PERCAKAPAN DAJJAL DENGAN MEREKA. 

Walaupun Dajjal amat sibuk dalam urusan duniawi, namun Dajjal tak mengabaikan 
bisikan 
kodrat yang membisikkan kehidupan di luar dunia. Maka dari itu Dajjal 
memperlihatkan 
perhatiannya di lapangan ini, yang lazim disebut "Spritisme". Di lapangan ini 
Dajjal 
mengaku mempunyai ilmu bagaimana caranya agar orang dapat berhubungan dengan 
arwah orang-orang yang sudah mati, dan bagaimana bercakap-cakap dengan mereka. 
Hadits berikut ini menerangkan tentang perbuatan yang luar biasa ini:
 
"Bersama-sama Dajjal akan dibangkitkan setan-setan yang rupanya mirip dengan 
orang-
orang yang telah meninggal, apakah itu ayah ataukah saudara mereka".
 
Hadits lain lagi: "Setan-setan akan bercakap-cakap dengan manusia".
 
Selain setan-setan itu mirip rupanya dengan orang-orang yang sudah meninggal, 
mereka 
dapat pula bercakap-cakap dengan manusia. Apa yang dilukiskan oleh Nabi SAW ini 
yang 
dapat disebut gerakan "spiritisme" sungguh-sungguh membuktikan hebatnya ramalan 
beliau. 
 
Orang yang berkecimpung dalam gerakan ini tahu benar bagaimana mengatur ruangan 
yang khusus dipersiapkan untuk ini, dan bagaimana mengatur penerangan lampu 
yang 
digunakan khusus untuk ini. Kemudian bagaimana caranya melaksanakan apa yang 
disebut medium yang dapat mewujudkan bayangan arwah orang-orang yang sudah 
meninggal, yang bercakap-cakap dengan manusia; mereka kelihatan sebentar, lalu 
menghilang lagi. 
 
Dan orang-orang yang menghadiri pertemuan ini kadang-kadang mengalami perubahan 
pikiran, seperti halnya orang-orang India yang diubah pikirannya sehingga 
mereka melihat 
perwujudan arwah, yang asalnya hanya dari angan-angan mereka sendiri. Apakah 
"Spiritisme" itu mengandung kebenaran atau tidak adalah soal lain. Adapun yang 
kami 
persoalkan ialah bahwa Nabi SAW telah memberi gambaran yang benar tentang ilmu 
sihir 
(magi) yang dilakukan oleh Dajjal, yang diramalkan oleh beliau dengan kata-kata 
yang 
terang, lima belas abad yang lampau.
 
Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 
Bersambung ke bab 22
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke