PADANG, HALUAN – Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik 
mengajak perantau untuk melakukan investasi di Sumbar dalam upaya membangun dan 
memajukan dunia pariwisata di daerah ini. 

Ketika membuka Tour de Singkarak (TdS) 2011, di depan Taman  Budaya Padang, 
Senin (6/6), Menbudpar Jero Wacik mengungkapkan  bahwa dirinya banyak ditelepon 
perantau Minang yang menyampaikan pujian dan terimakasih atas kesuksesan 
penyelenggaraan TdS tahun-tahun sebelumnya.

“Berkat kehebatan pak Sapta (Dirjen Pemasaran Kembudpar Sapta Nirwandar-red) 
berpromosi,  saya sering ditelepon perantau Minang. Mereka menyampaikan ucapan 
terima kasih dan pujian kepada saya atas kesuksesan penyelenggaraan Tour de 
Singkarak di Sumbar,” ungkap Jero Wacik.

Namun Jero Wacik menyatakan bahwa tidak membutuhkan pujian dan ucapan 
terimakasih, tetapi dia meminta partisipasi konkrit perantau dalam membangun 
dan memajukan dunia pariwisara di daerah Sumbar dengan membangun hotel, 
terutama di daerah yang menjadi route TdS.

“Saya tidak butuh pujian dan juga tidak cukup hanya dengan berterimakasih. Saya 
mengajak para perantau Minang yang sudah banyak yang sukses untuk melakukan 
investasi dalam memajukan dunia pariwisata dengan membangun hotel-hotel di 
daerah – daerah yang menjadi route TdS, seperti di Sawahlunto, Solok dan kota 
lainnya,” ajak Jero Wacik.

Kesejahteraan Rakyat

Jero Wacik juga menegaskan, tujuan pelaksanaan TdS adalah untuk kesejahteraan 
rakyat Sumbar. “Cuma satu tujuan dari penyelenggaran TdS ini, yaitu untuk 
kesejahteraan rakyat Sumbar,” tegas Jero Wacik.

Sebab kata Jero Wacik, melalaui penyelenggaraan TdS, Sumbar yang mempunyai alam 
yang indah akan terkenal di dunia internasional dan dikunjungi wisatawan. “Saya 
yakin, melalui kegiatan TdS ini, potensi budaya dan keindahan alam Sumbar 
terpromosikan. Sumbar akan terkenal di dunia internasional dan akan dikunjungi 
wisatawan asing,” kata Jero Wacik dengan nada optimis.

Memang diakui Jero Wacik, dampak penyelenggaraan TdS tidak secara instan bisa 
menoongkrak perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbar 
karena sasarannya lebih untuk jangka menengah dan jangka panjang.

Namun dia tidak memungkiri, penyelenggaraan TdS juga dirasakan dampaknya secara 
langsung bagi masyarakat Sumbar. “Semua hotel-hotel terisi penuh dan 
sovenir-sovenir laku terjual. Inilah dampak jangka pendek yang dirasakan secara 
langsung bagi masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Datangkan Presiden

Pada kesempatan tersebut, Jero Wacik  juga berjanji bahwa selama dia masih 
menjadi Menbudpar sampai tahun 2014 mendatang, TdS terus digelar setiap tahun. 
Bahkan dia berjanji akan mendatangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 
untuk membukanya.

“Saya berusaha mendatangkan bapak presiden untuk Tour de Singkarak yang akan 
datang. Sampai tahun 2014 masih ada tiga kali lagi.  Kalau tidak bisa 
penyelenggaraan yang keempat tahun depan, ya penyelenggaraan ke lima tahu 2013 
nanti,” janji Jero Wacik. (tim) 


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke